Pilihan Air Radiator Mobil yang Bagus dan Murah

28/06/2020

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
Pilihan Air Radiator Mobil yang Bagus dan Murah
Berikut ini Cintamobil.com akan memberikan pilihan air radiator mobil yang bagus sesuai spesifikasi kendaraan Anda. Ingat, jangan pakai air biasa untuk radiator ya!

Radiator memiliki peranan penting dalam menjaga suhu mesin mobil tetap ideal. Apabila komponen ini rusak atau tidak berfungsi, suhu pada mesin akan meningkat tajam serta mesin bakal mengalami overheat. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus, maka beberapa komponen di dalam mesin juga akan ikut rusak.

Dalam menjalankan fungsinya, radiator dibantu dengan cairan yang kemudian disebut air radiator atau radiator coolant. Cairan khusus radiator ini dianggap paling baik untuk menjamin mesin tidak mengalami overheat dibandingkan Anda menggunakan air biasa atau air mineral. Hal tersebut lantaran air biasa atau air mineral memiliki titik didih rendah (100 derajat celcius) dan memiliki kadar penguapan yang tinggi. Sehingga air jenis ini akan kewalahan menjaga suhu mesin manakala panas terlalu tinggi misalnya saat mobil terjebak kemacetan.

>>> Inilah 5 Tindakan yang Wajib Dilakukan Ketika Terjebak Kemacetan

Selain itu air mineral atau air keran ini juga rentan sekali memicu timbulnya karat dan kerak jika disimpan dalam waktu lama. Mengingat dinding-dinding radiator mobil umumnya terbuat dari logam yang mudah terserang karat. Apabila karat sudah bertumpuk, maka bisa menyumbat pipa-pipa radiator yang menyebabkan komponen tersebut tidak dapat bekerja maksimal.

Karena itulah sebaiknya Anda menggunakan radiator coolant untuk sistem pendingin mesin mobil. Namun pertanyaan yang sering muncul adalah, manakah air radiator mobil yang bagus? Berapa harga air radiator mobil 5 liter atau ukuran lainnya? Nah demi menjawab rasa penasaran tersebut, baca artikel Cintamobil.com kali ini sampai habis ya...

1. Jenis Air Radiator

Isi radiator pakai air biasa

Menggunakan air mineral atau air keran untuk radiator akan menumbulkan karat

Saat mempertimbangkan air radiator mobil yang bagus, pada dasarnya ada tiga jenis air radiator yang tersedia dipasaran. Pertama Radiator Coolant, lalu Radiator Super Coolant, dan terakhir Antifreeze Coolant. Baik mari kita bahas satu persatu.

Pertama Radiator Coolant. Air radiator jenis ini paling umum Anda dengar karena amat mudah ditemukan di toko-toko penjual perlengkapan suku cadang mobil. Hal tersebut dikarenakan radiator coolant adalah jenis air radiator mobil yang paling cocok digunakan pada kendaraan di iklim tropis seperti Indonesia. Radiator Coolant memiliki titik didih 110 derajat celcius, punya zat anti beku propylene glycol, serta zat pencegah karat.

Kedua Radiator Super Coolant. Air radiator mobil jenis ini memiliki titik didih lebih tinggi dari radiator coolant, yaitu 130 derajat celcius. Umumnya air radiator ini dipakai untuk kendaraan yang berlokasi di iklim sub tropis. Jika air radiator ini dipakai pada kendaraan di iklim tropis maka perlu dicampur dengan air biasa dengan perbandingan 50:50.

Ketiga Antifreeze Coolant. Air radiator mobil tipe ini memiliki titik didih 128 derajat celcius. Penggunaannya juga bisa dipakai pada mobil-mobil di negara beriklim sub tropis. Namun air radaitor ini direkomendasikan untuk mobil yang berada pada negara-negara yang memiliki empat musim dengan perubahan iklim yang cukup ekstrim.

>>> Ini Komponen yang Harus Diperhatikan Saat Merawat Radiator Mobil

2. Spesifikasi Air Radiator

Air radiator dituang

Perhatikan spesifikasi air radiator disesuaikan dengan mobilnya

Saat hendak memilih air radiator mobil yang bagus Anda juga wajib memperhatikan spesifikasi dari cairan pendingin mesin tersebut. Di pasar aftermarket, air radaitor memiliki beberapa spesifikasi yang dibedakan berdasarkan waktu interval penggantiannya.

Pertama ada air radiator dengan Inorganic Additive Technology (IAT). Air radaitor dengan spesifikasi IAT sebaiknya digunakan untuk mobil-mobil dengan usia produksi lebih dari 10 tahun. Dan air radiator ini wajib diganti setiap 2 tahun sekali atau maksimal 38.000 kilometer (km).

Kedua ada air radiator yang memiliki spesifikasi Organic Acid Technology (OAT). Air radiator ini biasanya dipakai untuk kendaraan produksi General Motors (GM) dan wajib diganti setiap 5 tahun sekali atau maksimum 80.000 km. Terakhir ada air radiator yang memiliki spesifikasi Hybrid Organic Acid Technology (HOAT). Karakternya serupa dengan spesifikasi OAT namun dapat direkomendasikan untuk mobil merk apa pun.

>>> Hati-hati Memperlakukan Selang Radiator Mobil, Kalau Salah Bisa Fatal!

3. Warna Air Radiator

Warna air radiator

Air radiator memiliki warna cerah demi memudahkan saat terjadi kebocoran

Hal selanjutnya yang sering membuat kebingungan ketika memilih air radiator mobil yang bagus adalah mempertimbangkan perbedaan warnanya. Hal ini karena air radiator mobil umumnya ada yang berwarna hijau muda, merah muda, atau biru muda.

>>> Jika Anda Belum Tahu Cara Memilih Air Radiator yang Sesuai Jenis Mobil, Klik di sini untuk simak panduan terlengkap

Untuk air radiator warna hijau muda biasanya digunakan oleh produsen mobil merk DFSK, Mazda, Suzuki, dan Wuling. Sementara untuk air radiator warna merah mudah dipakai oleh Toyota dan Daihatsu. Sedangkan untuk air radiator warna biru muda dipakai untuk Datsun, Honda, Mitsubishi, serta Nissan.

Namun pemakaian ini tidak berpatok pada mobil-mobil tersebut saja. Ada baiknya Anda melihat terlebih dulu warna air radiator yang dipakai pada kendaraan Anda. Atau bisa juga konsultasikan dengan bengkel yang terpecaya.

>>> Jangan lupa klik sini untuk lanjut simak tips dan trik merawat mobil yang berguna lainnya

4. Harga Air Radiator Mobil

Ketika memilih air radiator mobil yang bagus, pertimbangkan pula untuk memilih yang kemasan 4 liter atau 1 liter. Umumnya air radiator mobil dijual dalam kemasan 4 liter atau 1 galon, walau ada juga yang kemasan 1 liter. Jika Anda baru menguras air radiator mobil maka butuh air radiator kemasan 4 liter. Namun kalau sekedar menambahkan air pada tabung reservoir, maka cukup yang kemasan 1 liter. Nah berikut ini beberapa harga air radiator mobil 5 liter, kemasan 4 liter, atau kemasan 1 liter:

a. Prestone

Air radiator Prestone

Tipenya ada yang Radaitor Coolant, Super Coolant, dan Antifreeze

Cairan radiator dengan warna hijau muda ini diklaim juga mampu melindungi lapisan radiator berbahan aluminium. Tipenya ada yang Radiator Coolant, Super Coolant, dan Antifreeze Coolant. Harga untuk kemasan 1 liter mulai dari Rp38.000, sementara untuk yang kemasan 4 liter harganya mulai dari Rp90.000.

b. TOP 1

Air radiator TOP 1

Diklaim formulanya dari Amerika

Air radiator mobil ini diklaim memiliki kandungan zat organic carboxylate rush inhibitors yang bisa mencegah karat. Harganya untuk yang kemasan 1 liter mulai dari Rp50.000, sedangkan yang kemasan 4 liter Rp100.000-an.

>>> 3 Jenis Air Radiator yang Perlu Anda Ketahui, Mana yang Terbaik?

c. Master

Air radiator Master

Kemasan 1 liternya tanpa botol

Air radiator mobil ini memiliki titik didih 126 derajat celcius dan tidak mengandung konsentrant. Uniknya, untuk yang kemasan 1 liter air radiator ini tidak menggunakan kemasan botol tapi berbentuk kemasan isi ulang, sehingga harganya lebih hemat. Jika ingin membeli, yang kemasan 1 liter dijual mulai dari Rp25.000, sementara yang kemasan 4 liter harganya Rp70.000.

d. Carrera

Air radiator Carrera

Mudah ditemukan dan harganya terjangkau

Air radiator mobil ini juga cukup mudah ditemui dan harganya terjangkau. Diklaim dapat menjaga suhu mesin agar selalu stabil, cairan ini mengandung konsentrat sekitar -3. Harganya sekitar Rp100.000-an untuk kemasan 4 liter.

>>> Tips dan trik menarik lainnya seputar mobil ada disini

Pertanyaan Sering Diajukan

Berapa harga air radiator mobil?
Harga air radiator mobil beragam tergantung mereknya, namun harganya mulai dari Rp 50 ribuan.
Kapan waktu yang tepat untuk ganti air radiator?
Biasanya Anda bisa ganti air radiator mobil ketika sudah menempuh 20.000 km dan kelipatannya atau ketika air radiator sudah terlihat keruh.
Apa penyebab air radiator berkurang?
Salah satu penyebab air radiator berkurang yaitu tekanan tutup pada radiator yang melemah.
Apa yang terjadi ketika air radiator berkurang?
Air radiator berkurang bisa mengakibatkan terjadinya overheat pada mesin atau terdengar suara aneh ketika mobil sedang dijalankan.
Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top