10 Cara Menghemat Konsumsi BBM

31/03/2019

Pengemudian

4 menit

Share this post:
10 Cara Menghemat Konsumsi BBM
Membeli mobil yang irit BBM tentunya jadi sebuah langkah smart kaum urban yang kekinian. Karena cara ini akan menghemat biaya operasional alias pengeluaran Anda. Tapi, ada cara sederhana untuk memperpanjang jarak tempuh mobil Anda saat ini. Berikut ini kami rangkumkan 10 cara menghemat konsumsi BBM.

Menghemat biaya pengeluaran di masa krisis seperti ini pastinya banyak memberikan manfaat. Termasuk diantaranya adalah dengan menghemat biaya pembelian BBM (Bahan Bakar Minyak) untuk mobil Anda. Dengan menghemat konsumsi BBM, sudah tentu biaya pengeluaran akan semakin rendah. Sehingga saldo tabungan Anda menjadi undercontrol. Lantas bagaimana cara menghemat konsumsi BBM, sekaligus memperpanjang jarak tempuh mobil? 

Tampak All New Honda Brio Satya E CVT 2018

Yuk, ubah perilaku berkendara agar konsumsi BBM mobil Anda makin irit

Tentunya ada banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi BBM sebuah mobil. Seperti kapasitas mesin, jenis transmisi, bobot kendaraan, dan tekanan angin ban. Belum lagi faktor eksternal diluar mobil itu sendiri, seperti kondisi cuaca, hingga kelembaban (humidity) yang turut andil dalam mempengaruhi konsumsi BBM mobil. Selain itu tingkat kepadatan lalu lintas, hingga pola mengemudi serta kondisi mobil juga dapat memberikan pengaruh mobil dalam mengolah bahan bakar.

>>> Baca juga: Ini Cara Mudah Mengemudi Irit BBM Di Dalam Kota Dengan New Honda Mobilio CVT 2019

Tampak Konsumsi BBM All New Honda Brio Satya E CVT 2018

Dengan menerapkan 10 cara menghemat konsumsi BBM ini, akan menghemat konsumsi BBM mobil Anda

So, untuk mempermudah Anda memahami cara menghemat konsumsi BBM, berikut ini kami sajikan 10 cara mengemat konsumsi BBM yang tidak sulit untuk Anda terapkan dalam pola mengemudi sehari-hari.

1. Menjaga Putaran Mesin Dan Kecepatan Konstan

Tampak Spidometer Mitsubishi Xpander GLX

Jaga kecepatan konstan, dan lakukan perpindahan gigi sesuai karakter mobil Anda

Pada umumnya, torsi maksimum dari sebuah mesin mobil berjenis bensin berada pada rentang 2.500 hingga 4.400 rpm sementara mesin diesel ada pada kisaran 1.200 hingga 2.200 rpm. Maka, jika mobil yang Anda miliki bertransmisi manual, lakukanlah perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Apabila putaran mesin terlampau tinggi, maka otomatis suplai bensin akan makin banyak, dan tentunya ini akan membuat mobil Anda jadi boros BBM. Sebaliknya, apabila putaran mesin terlalu rendah, maka mobil akan terasa underpower sehingga Anda butuh injakan pedal gas yang lebih untuk menambah kecepatan.

>>> Baca juga: Jarang Diketahui, Mengapa Tenaga Kuda Jadi Patokan Dari Performa Mesin?

2. Gunakan AC Dengan Bijak

Tampak Panel AC All New Honda Brio

Pakailah AC secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur suhu jangan terlalu dingin

Kami sudah pernah membahas, mengapa berkendara tanpa AC itu lebih irit BBM dibandingkan mengemudi dengan kondisi AC menyala. Hal ini disebabkan lantaran AC memberi beban besar kepada mesin dan meningkatkan konsumsi BBM. Untuk itu, aturlah suhu AC secukupnya saja, bahkan, ketika udara mulai dingin seperti pada malam hari, Anda dapat non-aktifkan AC apabila udara luar cukup untuk menyejukkan kabin mobil. Juga, saat hendak parkir di cuaca panas terik, usahakan agar cari parkir di tempat teduh, dan buka kaca terlebih dahulu agar udara panas keluar, sehingga AC tidak terlalu bekerja keras menyita tenaga mesin.

>>> Tips mengemudi lebih lanjut bisa Anda dapatkan di sini

3. Cermati Tekanan Dan Keselarasan Ban

Cermati tekanan ban mobil Anda

Cermati tekanan ban mobil, jangan sampai berkurang, karena bikin boros BBM

Salah satu biang kerok mobil Anda boros dalam hal konsumsi BBM adalah kurangnya tekanan angin. Selain berbahaya, kondisi ini dapat menambah hambatan mobil ketika hendak melaju. Bayangkan, dalam kondisi ban kempis atau tekanan udaranya tidak sebagaimana mestinya, untuk mencapai kecepatan tertentu mesin akan bekerja lebih keras ketimbang normal. Tentu saja ini membuat konsumsi BBM mobil menjadi boros. Selain itu, ban kurang angin juga dapat meningkatkan keausan ban yang tidak merata. Efeknya keselarasan ban, keausan bearing roda dan rem yang menyangkut dapat menambah konsumsi BBM.

>>> Baca juga: Bukan Kondisi Jalan, Ini Yang Bisa Bikin Ban Meletus Di Jalan Tol

4. Hindari Akselerasi Dan Pengereman Mendadak

Akselerasi mendadak All New Toyota Fortuner VRZ 2016

Akselerasi, manuver, maupun pengereman mendadak akan memperburuk konsumsi BBM

Menekan pedal gas secara konstan juga akan membuat suplai bahan bakar menjadi konstan. Makanya, menekan pedal gas secara konstan sangat direkomendasikan untuk menghemat BBM. Melakukan akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal. Sedangkan mengerem secara berlebihan dan cenderung mendadak di jalan umum, secara natural akan memaksa Anda untuk menekan pedal gas lebih dalam guna memperoleh kecepatan semula. So, ini akan membuat konsumsi BBM jadi boros. Jadi, sebaiiknya injak pedal gas dan pedal rem secara halus ya...

>>> Mungkin Anda tertarik: Review Suzuki Ertiga Suzuki Sport 2019 : Varian Baru Dengan Tampilan Sporty

5. Servis Mobil Secara Berkala

Toyota Rush TRD Sportivo 2013 Servis berkala

Lakukan servis berkala agar performa mesin senantiasa terjaga dan terus pada kondisi optimum

Kebersihan adalah sebagian dari iman itu bukan isapan jempol semata. Begitu juga mobil Anda, dengan mobil yang servis rutin dan berkala akan membuat peranti seperti saringan udara, oli, bahkan busi lebih terkontrol kebersihannya. Saringan udara dan oli yang kotor, serta busi yang sudah aus akan membuat pembacaan sensor menjadi kacau. Alhasil, kondisi ini akan membuat masalah pada sistem kontrol emisi, sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan konsumsi BBM mobil Anda. Jadi, salah satu tips dari 10 cara menghemat konsumsi BBM adalah servis mobil secara berkala. 

6. Pakai BBM Sesuai Oktan Yang Direkomendasikan

Mitsubishi Outlander Sport GLS 2012 isi BBM Premium

Kalau rekomendasi pabrikan harus pakai BBM oktan 92, jangan isi BBM dengan oktan 88 dong!

Oktan tinggi itu lebih tahan saat 'dikompres' serta lebih sulit terbakar. Maka tak heran, mesin modern nan kekinian banyak yang menggunakan kompresi tinggi serta teknologi terkini dengan tujuan agar pembakaran mesin menjadi optimal. Memang sih, dengan adanya knock sensor banyak mesin mobil saat ini tetap dapat bekerja baik meski menggunakan BBM dengan nilai oktan lebih rendah dari rekomendasi pabrik. Namun, performa mesin baik akselerasi maupun kehematan BBM akan lebih baik jika menggunakan BBM sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

>>> Baca juga: Mau Hemat Bahan Bakar, Terapkan Teknik Eco Driving Saat Mengemudi

7. Kurangi Beban

Tampak Bagasi Skoda Karoq 2018

Jangan bawa semua 'perabot rumah tangga' di bagasi, itu akan membuat boros konsumsi BBM mobil Anda

Jangan gunakan bagasi mobil sebagai lemari kedua Anda atau memanfaatkan mobil sebagai rumah berjalan Anda. Semua 'perabotan lenong' dimasukkan kedalam mobil Anda. Karena penambahan beban ini akan membuat kinerja mesin menjadi lebih berat. Sama seperti menggunakan AC dengan tidak bijak, mesin akan bekerja lebih berat dari kondisi normal dan secara otomatis akan membuat konsumsi BBM pada mobil Anda menjadi lebih boros. Pasalnya, Anda harus menginjak pedal gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan yang diinginkan. 

>>> Punya rencana membeli mobil baru? Coba lihat harga mobil yang dijual terjangkau di lapak Cintamobil.com

8. Hindari Macet

Tampak kemacetan lalu lintas

Berkendara di kota besar seperti Jakarta, kemacetan lalu lintas hampir mustahil dihindari, namun bukan berarti tidak dapat di antisipasi

Well, memang di kondisi saat ini menghindari kemacetan saat berkendara di kota besar merupakan suatu kemustahilan. Nyaris, tiap sudut jalanan ibukota stuck pada jam berapa pun! Tentunya kita sebagai warga negara yang baik tidak bisa mengeluh terus. Kondisi stop and go begitu cepat mengurangi isi tangki BBM mobil Anda. Maka, ketika berkendara sebisa mungkin hindari mengemudi pada jam-jam sibuk untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Hindari pula membiarkan mesin idle pada waktu yang lama, karena saat mesin stasioner dalam waktu lama, konsumsi BBM mobil adalah 0 Km/l. 

>>> Ingin tahu mobil-mobil apa saja yang baru dirilis di Indonesia? Klik di sini untuk informasi selengkapnya

9. Rencanakan Perjalanan

Rute pada Google Maps

Rencanakan perjalanan Anda dan jangan ragu gunakan bantuan peta digital atau GPS

Adanya gadget tentunya akan makin mempermudah hidup kita, bayangkan untuk peta digital saja kini sudah ada Google Maps dan Waze. Kedua peta digital tersebut memiliki kemampuan untuk memprediksi, mengkalkulasi waktu, dan memprediksi waktu tempuh perjalanan. Meski, harus diakui, secanggih-canggihnya alat buatan manusia, akan kalah dengan otak manusia itu sendiri dalam mengingat dan memprediksi waktu tempuh. Namun, untuk dapat memprediksi waktu tempuh dan mengambil keputusan mengenai rute perjalanan yang efektif dan terhindar dari macet memang membutuhkan pengalaman Anda. So, gunakan GPS aja ya.

>>> Baca juga: Mana yang Terbaik Saat Tak Tahu Jalan, Tanya Orang atau Buka Google Map?

10. Mengemudi Smart

Mengemudi smart dengan All New Honda Brio RS 2018

Mengemudilah secara smart, tidak tergesa-gesa dan nikmati perjalanan, kondisi enjoy drive akan membantu memperirit konsumsi BBM

Mengemudi smart lekat hubungannya dengan kecerdasaan emosi dan kecerdasan lingkungan Anda. Mengemudi tidak terburu-buru dan tidak ngebut adalah salah satu cara mengemudi smart. Mengurangi kecepatan yang biasa Anda gunakan dapat pula menghemat BBM, misal Anda melaju 100 km/jam, itu menggunakan BBM sekitar 15% lebih banyak ketimbang melaju dengan kecepatan 80 km/jam. Jangan lupa juga, untuk manfaatkan momentum saat melaju, sehingga dari kondisi hendak berhenti ketika mau jalan lagi tidak terlalu menginjak dalam pedal gas yang membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros.

>>> Ikuti juga informasi menarik seputar mobil lainnya hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi andalan Cintamobil dalam menguji mobil baru di Indonesia
 
back to top