Tanda-tanda Mobil Perlu Spooring dan Balancing

24/05/2021

Perawatan dan service

3 menit

Demi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, Anda harus memeriksa kondisi kaki-kaki dan roda mobil melalui perawatan spooring dan balancing secara berkala.

Demi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, Anda sebagai pengemudi harus rutin melakukan perawatan terhadap mobil. Jika tidak begitu, kendaraan akan cepat mengalami kerusakan. Salah satu komponen penting dan utama kendaraan yang harus selalu dijaga kondisinya adalah bagian kaki-kaki mobil beserta roda. Pasalnya, intensitas pemakaian kendaraan yang tinggi dapat menyebabkan setelan roda berubah, yang berujung pada ketidakstabilan laju mobil. Salah satu bentuk perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah pemeriksaan spooring dan balancing secara berkala.

Spooring mobil dapat didefinisikan sebagai alignment, yakni proses untuk meluruskan posisi ban atau roda mobil dengan permukaan jalan seperti semula sesuai dengan setelan pabrik. Sementara balancing mobil merupakan upaya untuk menyeimbangkan distribusi berat yang tidak merata pada keempat roda termasuk ban dan pelek, baik di bagian atas bawah maupun kiri kanan. Jika kendaraan Anda sudah mulai sulit dikendarai dan terasa tidak pas, maka spooring dan balancing wajib dilakukan agar kondisi kaki dan roda mobil tetap prima.

Tanda-Tanda Mobil Perlu Spooring dan Balancing

Sebenarnya tidak ada patokan khusus terkait kapan tepatnya Anda harus melakukan perawatan spooring dan balancing pada mobil. Pabrikan merekomendasikan spooring dan balancing sebaiknya dilakukan setidaknya enam bulan sekali atau ketika kendaraan sudah mencapai jarak tempuh 10.000 km hingga 15.000 km. Namun, ada juga beberapa tanda-tanda yang bisa Anda jadikan acuan untuk melakukan perawatan spooring dan balancing, seperti berikut.

1. Setir Sudah Bergetar

Tanda yang pertama adalah setir terasa bergetar mengingat roda mobil bagian depan langsung terhubung dengan mekanisme kemudi. Biasanya, saat berjalan lurus, Anda akan merasa bahwa setir mobil Anda bergetar pada kecepatan tertentu. Biasanya gejala ini akan terlihat jelas ketika mobil dikemudikan di atas kecepatan 60 km/jam di jalan yang lurus. Semakin tinggi kecepatannya, maka getarannya akan semakin besar. Jika setir sudah bergetar, maka Anda harus segera memeriksa kaki-kaki mobil Anda.

>>> Cara Spooring Mobil dan Balancing Itu Berbeda, Ini Penjelasannya

saat setir sudah bergetar, harus melakukan spooring

Setir mobil yang bergetar pada kecepatan tertentu menjadi salah satu tanda harus dilakukannya spooring dan balancing

2. Mobil Berbelok Sendiri

Jika sedang bergerak lurus ke depan namun tiba-tiba mobil Anda seolah berbelok sendiri ke kanan atau ke kiri,  bahkan melaju ke arah tertentu, maka mobil Anda sudah harus segera melakukan perawatan spooring dan balancing.

 Setir Tidak Mau Kembali ke Posisi Semula

Normalnya, ketika Anda berbelok, setir mobil rata-rata akan kembali ke posisi semula saat dilepaskan. Namun, apabila setir tidak mau kembali ke posisi semula secara otomatis, maka ada yang salah dan harus segera dilakukan pengecekan.

3. Permukaan Ban Tidak Rata 

Permukaan ban yang tidak rata atau aus, baik hanya salah satu atau semuanya, kerap terjadi pada sebagian besar pemilik mobil. Biasanya, hal ini disebabkan karena medan atau kondisi jalanan yang dihadapi oleh keempat roda mobil berbeda dan tidak selalu mulus.

>>> Bukan Sekedar Motif, Pahami Fungsi Pola Tapak Ban Mobil

permukaan ban harus diperhatikan secara berkala

Berbagai medan jalan yang dilintasi kendaraan terkadang menyebabkan kondisi permukaan ban tidak rata

>>> Garansi Beli Ban Goodyear Eagle F1 Sport, Jika Rusak Ganti Baru

4. Mobil Berjalan Miring

Tanda mobil perlu spooring dan balancing adalah mobil yang berjalan miring. Umumnya, mobil yang berjalan miring disebabkan oleh sudut pada roda depan mobil yang berubah seiring pemakaian. Kemiringan ini menandakan gejala kerusakan yang cukup parah dan sangat berisiko jika dibiarkan begitu saja.

5. Ban Miring Saat Diparkir

Selanjutnya, mobil akan wajib di-spooring dan balancing apabila saat diparkir di tempat yang datar dan lurus, salah satu bannya, yang seringnya bagian depan, akan terlihat miring. Untuk memastikan hal ini, Anda bisa memeriksa apakah tekanan angin pada ban mobil sama atau tidak.

6. Bagian Kaki Mobil Rusak

Kaki mobil merupakan bagian yang penting pada kendaraan, oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan secara berkala. Bagian komponen kaki mobil yang harus selalu diperhatikan di antaranya adalah stabilizer, karet support, shockbreaker, tierod, dan bushing arm. Pasalnya, jika salah satu ada yang rusak, maka kaki mobil tidak dapat berfungsi dengan baik.

kaki mobil merupakan bagian penting

Kerusakan pada kaki mobil dapat menghambat kenyamanan berkendara

7. Posisi Ban Tidak Sejajar atau Bergeser

Tanda mobil perlu spooring dan balancing yang terakhir adalah posisi ban belakang tidak sejajar dengan ban depan atau posisi ban mengalami pergeseran dari tempat semula. Untuk kesejajaran bisa Anda pastikan dengan melihat posisi ban dari jarak beberapa meter. Sementara ban yang bergeser akan terasa saat mobil dikendarai.

Jika terjadi tanda-tanda seperti yang disebutkan di atas, Anda harus segera memeriksa bagian kaki-kaki mobil dan roda demi kenyamanan berkendara. Rutin melakukan perawatan spooring dan balancing, mobil Anda dapat tahan lama dan aman saat digunakan, serta meminimalisir terjadinya kerusakan.

>>> Tidak Bocor, Tapi Kok Lama-lama Tekanan Angin Ban Berkurang?

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.

 
back to top