Fungsi Lampu Hazard dan Cara Tepat Penggunaannya

05/10/2021

Pengemudian

4 menit

Share this post:
Perhatikan fungsi lampu hazard dan kesalahan yang sering dilakukan oleh pengendara yang mengaktifkan lampu darurat ini pada situasi yang tidak seharusnya.

Sebagai salah satu komponen penting dalam keselamatan di jalan, tak heran masih banyak pengguna jalan yang masih belum paham betul mengenai fungsi lampu hazard maupun waktu yang tepat untuk menggunakannya. Agar tidak salah, mari kita simak apa saja fungsi serta berbagai kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna kendaraan.

Arti dan fungsi lampu hazard?

Bagi Anda yang belum tahu, lampu hazard merupakan salah satu tanda peringatan yang ada pada kendaraan, yaitu ketika lampu sein kanan dan kiri berkedip-kedip secara bersamaan. Untuk mengaktifkan lampu hazard, Anda bisa menekan tombol dengan simbol segitiga merah yang biasanya terletak pada bagian tengah dashboard.

Namun sayangnya masih banyak yang belum mengetahui atau sadar mengenai pentingnya penggunaan lampu hazard secara benar. Penggunaan lampu ini harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi berkendara tertentu, berikut beberapa fungsi lampu hazard sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang di Indonesia.

tombol untuk mengaktifkan lampu hazard di dashboard
Tombol lampu hazard bisa ditemukan pada bagian tengah dashboard

Peraturan mengenai fungsi lampu hazard tercantum dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang menyebutkan bahwa "Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan".

“Isyarat lain” yang dimaksudkan dalam UU di atas antara lain lampu darurat atau lampu hazard. Agar tidak salah, berikut fungsi lampu hazard mobil.

1. Untuk penggunaan darurat

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pengaturan lampu hazard diaktifkan sebagai isyarat peringatan kepada pengguna jalan lain bahwa kendaraan sedang berhenti karena keadaan darurat. Keadaan darurat ini bisa diterjemahkan menjadi berbagai hal, seperti mobil yang mogok, terjadi kecelakaan, atau masalah pada ban yang membuat mobil harus menepi ke pinggir jalan.

2. Sebagai tanda peringatan

Selain ketika mobil berhenti, Anda juga bisa mengaktifkan lampu hazard ketika menemukan situasi yang mengancam keselamatan. Salah satunya ketika Anda menemukan ada kecelakaan lalu lintas atau pejalan kaki yang tiba-tiba menyeberang jalan. Untuk itu, Anda bisa mengaktifkan lampu darurat agar bisa memperingatkan pengemudi di belakang.

mobil di jalan pada saat malam hari
Lampu hazard juga bisa digunakan untuk memperingati pengemudi di belakang

Dengan hal ini, maka Anda bisa meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan di jalan bagi pengemudi di belakang yang tidak mengetahui apa yang terjadi di depan mobil Anda. Pengaktifan lampu darurat bisa membuat pengemudi di belakang minimal menurunkan kecepatan berkendara.

>>> Jangan Sampai Salah! Ini Aturan Penggunaan Lampu Hazard pada Mobil

Kesalahan penggunaan lampu hazard

Setelah mengetahui fungsi lampu hazard di atas, perlu diperhatikan pula apa saja kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh pengemudi dalam penggunaan lampu darurat ini. Berikut beberapa kesalahan yang masih banyak ditemukan di jalanan Tanah Air.

1. Digunakan ketika hujan

Walaupun banyak yang beranggapan bahwa penggunaan lampu hazard ketika hujan bisa membantu pengendara jalan lainnya, ternyata anggapan ini sangat berbeda dengan fungsi utama lampu hazard tersebut. Penggunaan ketika hujan akan membingungkan pengendara lainnya, termasuk dengan kemungkinan lampu sein menjadi tidak terlihat karena kalah bersinar dibandingkan lampu hazard.

fungsi lampu hazard bukan untuk digunakan ketika hujan
Jangan menghidupkan lampu hazard ketika berkendara pada saat hujan deras

Selain penggunaan ketika hujan, salah satu yang perlu dihindari adalah menggunakan lampu hazard ketika sedang berkendara pada saat kabut. Untuk itulah fungsi lampu kabut tersedia; memberikan pencahayaan dan membantu Anda ketika berkendara melewati kabut tebal di jalanan.

>>> Bahaya Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan, Sebaiknya Aktifkan Fitur Ini

2. Melewati terowongan

Hal ini sepertinya juga sering dilakukan oleh sebagian pengemudi. Padahal menggunakan lampu hazard ketika sedang melewati terowongan bisa dibilang sia-sia, sama seperti ketika mengaktifkan lampu hazard pada saat hujan. Anda bisa menghidupkan lampu kota maupun lampu utama.

mobil yang sedang menghidupkan lampu hazard di terowongan
Fungsi lampu hazard bukan untuk diaktifkan di terowongan

3. Melaju lurus di persimpangan

Banyak pula terlihat pengemudi yang mengaktifkan lampu darurat ini ketika sedang berada di persimpangan. Padahal Anda bisa melaju lurus di persimpangan tanpa harus mengaktifkan lampu hazard. Berkendara tanpa menghidupkan lampu sein sendiri sudah menjadi pertanda bahwa Anda akan berkendara lurus ke depan.

4. Sebagai lampu atret

Lampu atret berbeda dengan lampu hazard. Sesuai dengan Namanya, fungsi lampu atret atau lampu mundur digunakan sebagai penanda mobil berada dalam posisi mundur. Tentu saja penggunaan lampu hazard dalam posisi ini menyalahi penanda hazard sebagai lampu darurat.

mobil mundur yang menghidupkan lampu hazard
Gunakan lampu atret atau lampu mundur ketika sedang dalam posisi mundur

5. Untuk iring-ringan

Tak jarang pula kita menemukan lampu hazard digunakan pada kendaraan yang sedang melakukan konvoi atau iring-iringan. Anda tidak perlu mengaktifkan lampu darurat ketika sedang mengikuti iring-iringan. Cukup dengan mengikuti di belakang dengan jarak aman agar tidak tertinggal dari kendaraan di depan.

>>> Konvoi Dilarang Pakai Hazard, Ini Alasannya

Kapan menggunakan lampu hazard?

Dengan melihat cara penggunaan dan fungsi lampu hazard di atas, jangan lupa untuk memperhatikan kondisi yang mengharuskan pengendara untuk menyalakan lampu hazard. Berikut beberapa diantaranya:

1. Mobil berhenti ketika mogok

Tak sedikit pengendara yang mengalami mobil mogok ketika sedang berkendara di jalanan. Peristiwa yang terjadi tiba-tiba ini akan memaksa pengendara untuk memberhentikan mobil dan menepi di pinggir jalan. Agar tidak berpotensi membahayakan pengendara jalan lainnya, Anda perlu menghidupkan lampu hazard sebagai sinyal bahaya.

fungsi lampu hazard ketika dihidupkan di dalam mobil
Hidupkan lampu hazard ketika mobil sedang berhenti di pinggir jalan

2. Ketika terjadi kecelakaan

Kecelakaan bisa terjadi mana saja, termasuk ketika sedang berkendara. Dan ketika mobil mengalami benturan maupun kecelakaan, maka hal pertama yang perlu dilakukan akan memeriksa mobil untuk mengetahui apakah ada kerusakan. Karena itu, Anda bisa menghidupkan lampu hazard, baik ketika mobil dibawa ke pinggir jalan atau tidak sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Untuk meminimalisir kejadian tidak terduga di jalanan, maka sebaiknya pengendara mengecek kelengkapan kendaraan, terlebih ketika sedang bersiap-siap untuk perjalanan jauh. Misalnya memeriksa apakah lampu hazard atau lampu sein berfungsi dengan sempurna, sehingga mempermudah dan membantu perjalanan lebih aman dan nyaman sampai tujuan.

Itulah beberapa pengetahuan tentang fungsi lampu hazard yang Cintamobil.com hendak bagikan untuk Anda. Habis membaca artikel ini, semoga Anda akan mengemudi dengan aman dan nyaman. Semoga perjalanan Anda selalu menyenangkan dan aman.

Pertanyaan Sering Diajukan

Apa fungsi lampu kabut dan kapan menyalakan lampu kabut?
Sesuai namanya, lampu kabut digunakan ketika sedang melewati jalanan berkabut atau pada saat hujan deras.
Apa fungsi lampu kota?
Digunakan untuk membantu pengendaraan di perkotaan, lampu kota berfungsi sebagai penanda status kendaraan.
Bagaimana cara menghidupkan lampu hazard?
Anda bisa menekan tombol dengan simbol segitiga berwarna merah yang biasanya berada di bagian tengah dashboard. Untuk mematikannya, Anda bisa menekan tombol yang sama sekali lagi.

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top