Kenali Penyebab Mobil Mogok dan Cara Mengatasinya

12/11/2020

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
Kenali Penyebab Mobil Mogok dan Cara Mengatasinya
Mobil mogok pastinya menjengkelkan pengendara. Tapi di balik mobil mogok itu tentu ada penyebabnya. Berikut 5 penyebab mobil mogok yang bisa Anda ketahui.

Mengalami mobil mogok memang cukup menjengkelkan. Apalagi jika Anda mengalaminya saat sedang berada di jalan. Kalau tak mengerti banyak tentang mobil, yang ada malah kebingungan. 

Ya, Permasalahan mobil mogok masih kerap menghantui para pengendara. Tak sedikit dari mereka yang bingung penyebab mobil mogok saat hendak dikendarai. Mengutip laman Garda Oto, Kamis (12/11/2020), penyebab mobil mogok sendiri cukup beragam. Umumnya, ada lima penyebab mobil mogok yang patut Anda ketahui denegan rincian sebagai berikut. 

>>> Bengkel Mobil 24 Jam Penolong Kala Dibutuhkan

1. Overheat

Penyebab mobil mogok yang pertama adalah suhu mesin yang berlebihan atau yang kerap disebut overheat. Overheat biasanya terjadi karena air radiator yang habis. Air radiator merupakan pendingin suhu mesin mobil.

penyebab mobil mogok

Overheat kerap menyebabkan mobil mogok

Mesin mobil yang panasnya sudah melebihi batas, akan membuat mesin langsung mati. Hal ini untuk mencegah masalah besar yang timbul saat suhu mesin sudah melebihi batasnya namun tetap digunakan untuk berkendara. Bila mobil mogok disebabkan oleh mesin overheat, sebaiknya Anda menunggu suhu mesin mendingin dan tambahkan air radiator sebelum melanjutkan perjalanan.

2. Catalytic Converter Rusak

Alat pengatur kadar emisi buang atau yang juga dikenal sebagai Catalytic Converter merupakan bagian mobil yang berperan penting dalam menekan kadar racun dari gas polutan. Karena berhubungan erat dengan sistem pembuangan gas polutan, tidak mengherankan jika kerusakan yang terjadi pada alat ini akan menyebabkan mesin mobil mati dan akhirnya mobil pun mogok.

penyebab mobil mogok

Catalytic converter juga suka sebabkan mobil mogok

>>> Jangan Asal Derek Mobil Matik yang Mogok di Jalan!

3. Permasalahan Sistem Kelistrikan

Kebanyakan mobil zaman sekarang sudah menggunakan sistem elektronik canggih pada bagian mesin. Karena pengoperasian mobil dilakukan dengan bantuan komponen listrik, dapat dipastikan bahwa mobil akan mengalami masalah jika komponen listrik tersebut bermasalah.

Salah satu masalah terburuk yang disebabkan oleh gangguan pada komponen listrik adalah matinya mesin. Komponen listrik yang perlu mendapat perhatian lebih terkait masalah ini adalah alternator.

Alternator merupakan salah satu komponen listrik yang berperan penting dalam menyuplai arus listrik pada aki. Dengan adanya suplai listrik tersebut, aki mobil akan terus terisi dan mengoptimalkan performa mobil.

4. Baut Mesin Tak Terpasang Sempurna

Baut yang terpasang pada mesin harus terpasang dengan sempurna, tidak terlalu kencang dan tidak terlalu longgar. Jika baut pada mesin tidak dipasang dengan benar, maka mesin akan mengalami kebocoran. Jika terjadi kebocoran kompresi, maka secara otomatis mesin mobil akan mati.

5. Habisnya Oli Gearbox

penyebab mobil mogok

Disarankan untuk melakukan perawatan secara berkala untuk mencegah mogok

Bagi Anda yang memiliki mobil matic, gearbox tentu tidak asing lagi. Keberadaan gearbox sangat penting bagi mobil matic karena dapat mempermudah pengendara dalam melakukan manuver dan perpindahan gigi. Karena berperan vital dalam manuver dan pergerakan kendaraan, gearbox harus selalu dalam keadaan yang baik. Jika tidak, maka kendaraan akan mengalami masalah.

Sama seperti kendaraan lainnya, penyebab mobil sering mogok tidak jauh dari buruknya perawatan. Maka dari itu Anda dianjurkan untuk melakukan servis berkala sesuai dengan petunjuk di buku manual. 

>>> Waspadalah, Ini Gejala Mobil Mogok Yang Harus Anda Ketahui

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top