DFSK Pamer Teknologi Mobil Listrik di IEMS 2021, Cuma Butuh Rp 200/km

25/11/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
DFSK memamerkan teknologi mobil listrik pada kendaraan niaganya yakni Gelora E. Mobil niaga itu diklaim hemat karena untuk menempuh 1 km hanya butuh Rp 200.

Sejauh ini, belum banyak pabrikan yang berani untuk menjual mobil listrik murni di Indonesia. Apalagi di segmen kendaraan komersial. Tapi hal itu tak menyurutkan niat produsen mobil asal China DFSK untuk meluncurkan mobil listrik di segmen komersial lewat Gelora E. 

DFSK Gelora E

Gelora E unjuk gigi di IEMS 2021

Gelora E merupakan kendaraan listrik komersial ringan pertama di Indonesia yang dikembangkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat modern dan ramah lingkungan karena nol emisi gas buang.

>>> Review DFSK Gelora E 2020: Mobil Listrik Serbaguna Pertama Di Kelasnya

Mobil Listrik DFSK Unjuk Gigi di IEMS 2021

Moeldoko IEMS 2021

Moeldoko saat mengunjungi booth DFSK di IEMS 2021

Berbekal teknologi yang dimiliki, DFSK pun ingin khalayak ramai mengetahui lebih dalam dengan berpartisipasi pada ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021. 

Ya, Anda bisa melihat langsung mobil niaga bertenaga listrik tersebut dengan mengunjungi pameran yang digelar di Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang pada 24-26 November 2021. 

Sekadar informasi, mobil listrik DFSK Gelora E tersedia dalam model Minibus yang cocok untuk digunakan sebagai sarana transportasi wisatawan dengan dukungan kabin yang lega dan nyaman. Ada juga model blind van yang sangat tepat digunakan sebagai kendaraan angkutan barang atau logistik dengan panjang ruang bagasi hingga 2,63 m dan mampu menampung banyak barang bawaan.

Gambar menunjukkan DFSK Gelora E di GIICOMVEC 2020

Ada dua model yang ditawarkan, minibus dan Blind Van

Selain itu, DFSK Gelora E yang tidak memiliki mesin sehingga suasana kabin lebih senyap, dan tidak meninggalkan bau kurang sedap akibat pembakaran bahan bakar minyak (BBM).

DFSK Gelora E dapat mendukung bisnis melalui biaya operasional harian yang terbilang rendah dan memungkinkan para pengusaha untuk meningkatkan margin keuntungan bisnis.

>>> Ini Dia Mobil Listrik Termurah di Indonesia

Biaya Operasional Rendah, 1 km Cuma Butuh Rp 200

Baik model minibus dan blind van hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 200 per kilometer, dan angka yang ditawarkan ini lebih rendah 1/3 dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional, sampai memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.

DFSK Gelora E

Biaya operasional diklaim hemat

Soal jarak tempuh pun tidak usah risau karena DFSK Gelora E memiliki jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle).

Pengisian daya baterai juga mudah berkat sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A, atau fitur fast charging di mana kapasitas 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit.

“DFSK sudah mengembangkan kendaraan listrik sejak lama dan ini sudah terwujud melalui kehadiran DFSK Gelora E yang ramah lingkungan, efisien, dan siap memenuhi berbagai kebutuhan. Kehadiran kedua kendaraan ini menjadi bentuk komitmen DFSK terhadap perkembangan industri otomotif yang mengarah kepada kendaraan tanpa emisi gas buang, sehingga bisa menghasilkan lingkungan yang lebih sehat dan segar,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi dalam siaran persnya yang diterima Cintamobil.  

 >>> GIICOMVEC 2020: DFSK Gelora E 2020, Kendaraan Komersial Listrik Pertama di Indonesia

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top