Cara Aman Mengendarai Mobil Matik di Turunan Biar Nggak Nyelonong

14/07/2021

Pengemudian

3 menit

Mengendarai mobil matik tak bisa sembarangan terlebih ketika melintas di turunan. Berikut cara aman mengendarai mobil bertransmisi otomatis di turunan.

Mengendarai mobil matik diklaim lebih mudah ketimbang manual. Jumlah pedal yang lebih sedikit tentu memudahkan pengendara terlebih ketika melintas di jalanan macet. Tapi tak berarti mengendarai mobil matik tak memerlukan keahlian lho!

Anda tetap harus menguasai teknik mengendarai mobil matik agar keamanan dan keselamatan di jalan tetap bisa terjaga. Apalagi kalau tengah melintas di turunan. Salah-salah teknik bisa membahayakan keselamatan pengendara. 

Transmisi mobil matik

Mengendarai mobil bertransmisi otomatis juga perlu tahu tekniknya

Mengutip laman Dunlop Indonesia, ada sederet hal yang bisa Anda lakukan ketika mengendarai mobil matik di turunan supaya bisa tetap aman berikut ini. 

>>> Meramal Nasib Mobil Manual di Masa Depan

1. Engine Brake

Pernahkah Anda mendengar istilah engine brake? Engine brake adalah teknik memperlambat kecepatan mobil dengan cara mengandalkan putaran mesin ketika transmisi diturunkan ke gigi yang lebih rendah. Dengan engine brake, Anda bisa meringankan kerja rem dalam mengurangi kecepatan dan membuat pengereman lebih efektif. 

Engine brake kerap dilakukan pada mobil manual dengan cara menurunkan gigi transmisi. Lalu bagaimana dengan mobil bertransmisi otomatis? Apabila mobil matik bertransmisi konvensional, maka Anda bisa menurunkan tuas dari posisi D ke 2. 

Foto mode pada transmisi matik

Pemindahan tuas transmisi dilakukan secara bertahap

Dengan begitu, laju mobil akan lebih lambat sekaligus membantu pengenreman. Kemudian Anda juga bisa melakukan engine brake tambahan ke posisi L. Tapi perpindahan gigi tersebut tak bisa dilakukan langsung melainkan dari D ke 2 baru kemudian ke L. 
 
Anda juga bisa melakukan engine brake dengan cara mengaktifkan tombol Over Drive. Tombol over drive ini bisa memantu memindahkan transmisi ke gigi rendah. Namun demikian, bila permukaan jalan sudah normal lagi sebaiknya tombol over drive dinon-aktifkan. 

Perlu diingat, pemindahan gigi sebaiknya dilakukan pada RPM rendah. Ini dilakukan agar mesin tak gampang jebol. 

>>> Awas, Ini Bahaya Injak Pedal Rem Mobil Matic Pakai Kaki Kiri

2. Jangan Terlalu Mengandalkan Rem

Keuntungan mobil matik

Teknik pengereman bisa dipadukan dengan engine brake

Saat mobil melintas di turunan tentu laju mobil akan menjadi lebih cepat. Anda perlu mengendalikan kecepatan dengan baik. Mengerem adalah merupakan cara paling jitu. Meski begitu, sebaiknya rem jangan diinjak terus-terusan. Rem yang diinjak terus-menerus dapat menimbulkan risiko vapor lock atau kondisi saat rem menjadi panas sehingga minyak rem mendidih. Ketika itu terjadi, minyak rem akan menimbulkan uap air yang bisa membuat rem blong.  

Maka dari itu, untuk menghindari celaka saat perjalanan Anda bisa mengkombinasikan penggunaan rem dan juga engine brake. 

>>> Ini Sebabnya Mobil Matic Punya Harga Lebih Mahal dari Manual

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top