Ini Sebabnya Mobil Matik Punya Harga Lebih Mahal dari Manual

22/06/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Ini Sebabnya Mobil Matik Punya Harga Lebih Mahal dari Manual
Bila diperhatikan, harga mobil matik lebih mahal daripada mobil manual dengan selisih hingga Rp 10 juta lebih. Apa ya yang membuat mobil matik lebih mahal?

Popularitas mobil matik tengah naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Dibandingkan mobil manual, pengoperasiannya memang lebih mudah. Mobil bisa dijalankan dengan cara digas dan direm untuk berhenti. Berbeda dengan mobil manual dimana pengendara juga harus menyeimbangkan dengan pedal kopling.

Ini tentu sangat berguna bila jalanan yang dilintasi pengendara macet. Pengendara tak perlu repot untuk mengganti-ganti gigi saat jalanan berhenti dan berjalan kembali.  

>>> Cari Low MPV Baru di Bawah Rp 200 Juta? Simak Nih Pilihannya

Komponennya Kompleks

Pengoperasian yang cenderung mudah ini harus dibayar dengan harga mahal. Jika dibandingkan dengan mobil manual, harga mobil bertransmisi otomatis memang lebih mahal. Biasanya antara mobil manual dan matik selisih harganya berada di kisaran Rp 10 juta atau lebih.  

Tak cuma model baru, mobil bekas bertransmisi matik juga biasanya punya selisih harga lebih mahal dibandingkan manual.

Transmisi mobil matik

Tuas transmisi mobil matik

Mengambil contoh beberapa model yang dijual di Indonesia, seperti Xpander Sport M/T dibanderol Rp 261,2 juta sementara Sport A/T punya harga Rp 271,2 juta. Atau pada model Xenia pada tipe R MT 1.3 STD harganya Rp 205,65 juta dan juga R AT 1.3 STD dengan banderol Rp 216,55 juta.

>>> Daihatsu Akui Tak Sanggup Kejar Toyota di Indonesia

Mengutip situs Budgets Direct, alasan utama harga mobil bertransmisi matik lebih mahal adalah karena dibekali dengan komponen yang lebih kompleks dibandingkan manual. Komponen bergeraknya juga lebih banyak sehingga cenderung biaya servis akan lebih mahal. 

Transmisi mobil manual

Mobil manual diklaim lebih hemat bensin

Berbeda halnya dengan mobil matik. Komponennya tak sebanyak mobil manual. Pun demikian dari sisi perawatannya. Perawatan mobil manual lebih mudah dan tidak menguras kantong Anda. Apalagi bila kerusakan terjadi pada transmisi. 

>>> Meramal Nasib Mobil Manual di Masa Depan

Mobil Manual Tak Jamin Hemat Bensin

Mobil manual juga disebut-sebut lebih hemat dari sisi bahan bakar. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan penemuan teknologi, maka efisiensi dalam penggunaan bahan bakar di mobil matik juga perlahan sudah mulai menyamai pencapaian mobil manual. 

Perlu diingat saat mengendarai mobil, perilaku si pengendara juga turut berperan dalam hematnya penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu hemat atau tidaknya penggunaan bahan bakar tak bisa sepenuhnya ditentukan dari transmisi mobil tersebut. 

Pro kontra soal transmisi pada mobil ini memang masih terus menjadi perdebatan. Tapi kembali lagi, pilihan mobil dapat disesuaikan dengan selera, kebutuhan, dan juga kondisi keuangan yang Anda miliki. 

>>> Jangan lupa klik sini untuk membaca berita terkini dari Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top