Sejarah Toyota Avanza di Indonesia dari Masa ke Masa

18/10/2021

Pasar mobil

8 menit

Share this post:
Sebentar lagi, Toyota Avanza akan mengalami pembaruan terbesar sejak diperkenalkan pada tahun 2003. Simak sejarah MPV 'sejuta umat' ini dari masa ke masa.

Tahun ini, Toyota Avanza akan menginjak usia 18 tahun. Low MPV ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2003 dan menjadi pintu masuk bagi masyarakat middle class untuk memiliki mobil baru sekaligus membuka era tingginya populasi mobil di Tanah Air.

Bagaimana tidak, saat itu Avanza ditawarkan dengan harga Rp 89,5 juta untuk tipe E dan Rp 99,5 untuk tipe G, tepat di bawah angka psikologis mobil baru bagi mayoritas masyarakat Indonesia.

Gambar Debut Avanza dan Xenia

Debut Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia

Toyota Avanza dan saudaranya, Daihatsu Xenia pun laku bak kacang goreng. Kedua pabrikan asal Jepang tersebut bahkan kewalahan untuk memenuhi permintaan dari para konsumen. Saat itu, inden untuk Avanza bisa lebih dari 6 bulan bahkan 1 tahun!

Di pasar mobil bekas, Low MPV sejuta umat ini pun mengalami apresiasi harga. Bak Suzuki Jimny, mobil ini begitu didamba yang membuat calon pembeli rela untuk membayar lebih demi melihat Avanza di garansi rumah mereka.

>>> Ada Apa dengan Daihatsu Xenia?

Debut Gemilang di Awal Milenial

11 Desember 2003, Toyota Avanza pertama kali diperkenalkan ke dunia. Nama Avanza sendiri diambil dari bahasa Italia, Avanzato yang artinya terus tumbuh dan berkembang. Jika nama adalah do'a, sudah jelas bahwa mobil ini mampu mewujudkan keinginan penciptanya.

Meski diplot sebagai mobil terjangkau, Avanza tidak perhitungan soal fitur di awal kemunculannya. Dengan harga di bawah Rp 100 juta, Anda dapat menikmati power steering, power window, bahkan spion elektrik dan AC double blower di tipe G.

Mesin yang digunakan berkode K3-DE dengan kapasitas 1.300 cc yang belum mengusung teknologi VVT-i. Tenaga maksimalnya adalah 87 HP dengan torsi 116 Nm. Berbeda dengan Xenia yang punya varian 1.000 cc 3-silinder, Avanza hanya tersedia satu varian mesin saja.

Setelah 1 tahun berselang, barulah hadir tipe 1.3 S yang dibekali dengan transmisi otomatis 4-percepatan lansiran Aisin Warner. Sementara mesinnya menggunakan kode K3-VE, huruf 'V' menandakan ia pakai teknologi katup variabel VVT-i yang mampu menghasilkan tenaga lebih besar yakni 89 HP.

Gambar Toyota Avanza

Menggebrak pasar dengan harga di bawah Rp 100 juta

Di tipe ini, Avanza juga menambah fitur keselamatan baru yaitu Anti-lock Braking System (ABS). Fitur rem ABS merupakan sebuah kemewahan kala itu di mobil kelas people carrier (sekarang disebut kelas Low MPV).

Masuk ke tahun 2006, Toyota Avanza mendapatkan facelift pertamanya. Desain yang dahulu membulat kini sedikit mengotak dengan kehadiran main grille dan bumper depan baru.

Kini semua tipe juga sudah mengusung mesin K3-VE berteknologi VVT-i. PT Toyota Astra Motor (TAM) pun memperkenalkan varian mesin 1.5 liter pada bulan Oktober, yaitu Toyota Avanza 1.5 S dengan opsi transmisi otomatis dan manual.

Mesin yang digunakan adalah unit 4-silinder dengan kode 3SZ-VE berkapasitas 1.500 cc VVT-i yang mampu menghasilkan tenaga 109 HP dan torsi 141 nm pada kitiran 4400 rpm. Ada beberapa perbedaan khusus di varian flagship ini.

Gambar Toyota Avanza

Facelift di tahun 2008 membawa tampilan yang lebih segar dan modern

Di antaranya grill yang lebih besar, velg alloy 15 inchi, radio/tape bertipe dual din, dan bumper depan sporty yang membuat tampilan Avanza kian tampan. Hebatnya, hingga kini bumper depan 'Avanza S' ini sering diburu pemilik Avanza & Xenia generasi pertama untuk dijadikan bahan modifikasi.

Di tahun 2008, Avanza mengalami perubahan minor. Di eksterior, Toyota menyematkan grille baru dengan desain yang lebih dewasa. Di bagian bumper juga kini ada cover foglamp yang membuat Low MPV ini sedikit lebih berkelas.

Toyota juga meningkatkan kenyamanan Avanza dengan penerapan atap model beralur gelombang. Selain membuat tampilan berbeda, itu dibuat untuk mengurangi kebisingan mobil saat berkendara di cuaca hujan.

Di tahun 2009 dan 2010, semua trim Avanza dibekali dengan transmisi otomatis percepatan. Mengingat populasi mobil yang kian meningkat dengan pulihnya ekonomi pasca krisis tahun 2008, ini adalah langkah yang cermat dari TAM untuk menawarkan mobil yang lebih nyaman dipakai sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

>>> 20 Mobil Terlaris di Indonesia September 2021, Avanza Paling Diburu

Ubahan Besar di Tahun 2011

Memasuki tahun 2011, Toyota sadar bahwa Avanza mulai diincar oleh para rivalnya. Karena itu, mereka pun melakukan perombakan yang cukup besar di tahun ini. Tak sekadar facelift, tapi Avanza ganti generasi!

Modelnya semakin dewasa, meski sepintas dari depan terlihat seperti Toyota Ractis namun Toyota Avanza mampu tampil lebih dinamis. Mulai dari penggunaan lampu utama berbentuk segitiga baru, bumper lebih modern dengan lekukan yang lebih tajam, main grille lebih besar dan menyatu antara lampu kanan-kiri, serta lampu kombinasi baru.

Di tahun ini, Avanza juga memperkenalkan tipe Veloz sebagai flagship dengan mesin 1.500 cc dan transmisi otomatis. Tampilannya jauh lebih sporty dan berkelas dibandingkan tipe-tipe di bawahnya.

Semua perubahan ini direspon positif oleh konsumen. Pada tahun 2011 hingga 2012, Avanza mampu terjual sebanyak 354.513 unit, dan pada akhirnya mampu mencapai penjualan 1 juta unit pada tahun 2013.

>>> Bukan Avanza, MPV Baru Toyota Ini Kembaran Suzuki Ertiga

Gambar Grand New Avanza

Grand New Avanza menjadi generasi terakhir dengan penggerak RWD

Pada bulan Juli 2015, Grand New Avanza diluncurkan. Semua unit sudah mendapatkan unit mesin baru yakni 1.300 cc berkode 1NR-FE Dual VVT-i untuk varian 1.3 E, dan 1.3 G. Sementara mesin serba bisa 1.500 cc berkode 2NR-FE ditanamkan di tipe 1.5 G dan Veloz.

Eksterior dan interior mengalami perubahan signifikan di tahun ini. Yang jadi catatan penting generasi Grand New Avanza adalah kenyamanan suspensi dan peredaman kabin yang meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya. Semua varian sudah dilengkapi dengan SRS Airbag, dan rem ABS.

Tahun 2016, tepatnya bulan November, PT Toyota Astra Motor kembali meluncurkan varian baru dari Toyota Avanza yang dikhususkan untuk pasar fleet dan memenuhi kebutuhan pasar angkutan umum, seperti taksi, light commercial vehicle, dan juga jasa pengangkutan.

Mobil berjuluk Avanza Transmover ini hadir dengan harga “hanya” Rp 142 jutaan. Avanza Transmover mendapat sambutan cukup baik dari operator taksi di Indonesia. Oh iya, Avanza Transmover ini hadir tidak dilengkapi dengan pengatur spion elektrik, sistem audio, dan juga menggunakan material jok yang lebih ‘murah’ namun lebih kuat.

All New Avanza dengan Penggerak Roda Depan

Maju ke tahun 2021, Toyota Avanza terbaru akan diluncurkan dalam waktu dekat. Dibanding dengan facelift sebelumnya, perubahan Avanza kali ini tergolong cukup besar.

>>> Toyota Avanza 2022 Bocor di Media Sosial, Lebih Canggih dan Garang!

Pertama, mobil ini akan menggunakan platform yang sepenuhnya baru. Setelah 18 tahun, akhirnya platform yang pertama kali diperkenalkan di tahun 2003 itu akhirnya berubah total.

Gambar Toyota Veloz Terbaru

Bocoran tampilan Toyota Veloz terbaru

Avanza juga akan mengusung sistem penggerak roda depan (FWD), berbeda dengan sebelumnya yang selalu RWD. Tentu ini mengundang kontroversi di kalangan penggemar Low MPV ini.

Bukan cuma itu, kami cukup yakin bahwa Avanza akan dinaikkan kelasnya. Seperti Kijang saat mulai mengusung nama Innova. Tak tanggung-tanggung, PT Toyota Astra Motor berencana untuk melengkapi varian flagship mobil ini dengan Toyota Safety Sense, fitur Advanced Driver Assistance System yang biasanya ada di mobil premium.

Apakah nama Avanza tetap berkibar dengan pembaruan besar itu? Atau para rival sudah selangkah lebih dekat dengan sang raja Low MPV? Kita tunggu saja persaingannya di tahun depan.

>>> Simak harga dan promo Avanza 2021 sebelum facelift di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top