Ada Apa dengan Daihatsu Xenia?

17/10/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Penjualan Daihatsu Xenia belum juga terlihat pulih sepenuhnya. Bahkan kalau dibandingkan kembarannya Toyota Avanza selisihnya cukup jauh. Ada apa dengan Xenia?

Xenia bisa dibilang bukan lagi tulang punggung utama dari penjualan mobil Daihatsu di Indonesia. Belakangan penjualan Xenia terlihat menurun bahkan disalip mobil komersial sekelas Gran Max Pick-up ataupun sang adik Sigra. 

Daihatsu Xenia

Xenia kalah laris dengan Sigra

Daihatsu Xenia sendiri mengisi segmen Low MPV. Umumnya segmen Low MPV ini menjadi andalan para produsen. Tak jarang kalau mobil Low MPV yang dirilis salah satu merek menjadi tonggak penjualan utama dibandingkan model lain.

>>> Toyota Avanza 2022 Bocor di Media Sosial, Lebih Canggih dan Garang!

Penjualan Daihatsu Xenia Belum Pulih

Mengambil contoh sang kembaran Toyota Avanza yang tak pernah absen mengisi daftar mobil terlaris di Indonesia. Pun demikian dengan Mitsubishi Xpander dan model Low MPV lain di Tanah Air. 

Dalam data penjualan yang dirilis Daihatsu, Xenia sepanjang tahun 2021 mengantongi penjualan sebanyak 7.080 unit secara retail. Sedangkan distribusi wholesalesnya hanya 7.635 unit.

Tentu angka penjualan itu terpaut jauh dengan kembarannya. Bermodalkan wajah, mesin, dan fitur yang mirip nyatanya penjualan Avanza secara wholesales selama sebulan justru hanya berselisih tipis dengan penjualan Xenia sepanjang sembilan bulan yakni sebanyak 7.531 unit. 

Eksterior Toyota Avanza 2019 memiliki bodi yang cukup modern dipadu fitur-fitur lengkap

Sang kembaran justru lebih laris

Lalu apa yang membuat penjualan Xenia tampak tak lagi bergairah? Daihatsu sendiri menampik bahwa Xenia mulai ditinggalkan para konsumen. Rupanya permasalahan suplai yang membuat penjualan Xenia sedikit terhambat. 

"Di Xenia ini kalau dilihat di tahun 2021 memang penjualannya kalau dibandingkan periode sebelumnya memang tidak sebaik waktu lalu. Tapi bukan berarti permintaan xenia itu turun, tidak. Permintaannya juga cukup tinggi," beber Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso dalam sesi konferensi pers belum lama ini. 

Hendrayadi lebih lanjut menjelaskan bahwa produksi Xenia juga sempat terganggu dengan adanya penerapan protokol kesehatan selama pandemi yang belum usai. Walhasil waktu produksi melambat dan suplainya jadi ikut merosot. 

"Kasusnya Xenia sama dengan Terios, kalau misalnya kemarin produksi bisa sebanyak sekarang terutama seperti di bulan September suplainya mungkin Xenia akan lebih baik daripada yang saya sampaikan. Untuk Xenia atau Terios bisa lebih baik karena permintaannya lebih tinggi dari penjualnnya yang kami catatkan," sambung Hendrayadi. 

Sebenarnya ini bukan kali pertama penjualan Daihatsu Xenia merosot. Sepanjang tahun 2020, Xenia juga disalip oleh Sigra maupun Ayla. Usut punya usut pertimbangan harga menjadi alasan utama konsumen menambatkan hati ke Sigra ketimbang Xenia.

Daihatsu Grand New Xenia R 1.5 MT Deluxe menjadi kado ultah Daihatsu Xenia ke-15

Xenia butuh perubahan?

>>> Kalau Toyota Avanza 2022 Punya TSS, Daihatsu Xenia Bakal Dibekali ASA!

Daihatsu Xenia 2022 Siap Rilis?

Pada tahun pandemi perdana itu, tak sedikit konsumen yang memilih untuk menahan pengeluaran. Di satu sisi, mereka juga butuh kendaraan untuk menemani mobilitasnya sehari-hari. Xenia dan Sigra dinilai memiliki fungsionalitas yang sama. Walhasil dengan harga jual lebih murah, Sigra justru lebih banyak dilirik. 

Salah satu hal yang bisa mendongkrak penjualan mobil adalah model baru. Apa benar Xenia sudah harus berubah total supaya bisa laris lagi? Bisa jadi iya. Namun belakangan, Daihatsu dan Toyota memang dikabarkan tengah menyiapkan dua mobil kembar andalannya dalam wujud baru. Wujud Avanza sendiri baru-baru ini terbongkar namun di bagian belakang tertulis 'Veloz'. 

DN Multisix GIIAS

Ini DN Multisix yang menjadi cikal bakal Xenia terbaru

Sementara Daihatsu masih ogah membicarakan soal Xenia model terbaru. Santer beredar Xenia terbaru akan mengusung penggerak roda depan disertai fitur ASA. Apakah mobil tersebut akan dirilis di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 11-21 November 2021? Patut ditunggu!

"Sampai dengan sekarang kami belum bisa menyampaikan di booth Daihatsu akan ada apa saja, jadi menurut saya tunggu dan lihat saja booth Daihatsu di GIIAS 2021 ini," kata Hendrayadi. 

>>> Harga LMPV Terbaru Tanpa Diskon PPnBM 100%, Xenia Termurah

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top