PLN Bangun SPKLU Pertama di Sulawesi Tengah

29/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sambut era kendaraan listrik yang diprediksi akan semakin meningkat penggunanya di masa depan PLN hadirkan SPKLU Pertama di Sulawesi Tengah.

Menyongsong era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia, PT PLN (Persero) terus memperluas jangkauan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Terbaru, PLN tengah melakukan pembangunan SPKLU pertama di Sulawesi Tengah, yaitu di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu. 

>>> Minimnya Stasiun Bahan Bakar Listrik Bukan Halangan BMW iX dan i4 Hadir di Indonesia

Gambar menunjukan peresmian SPKLU

SPKLU pertama di Sulawesi Tengah diharapkan dapat mendukung tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik

Hadir Perdana di Sulawesi Tengah

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda menjelaskan, kehadiran SPKLU pertama di Sulawesi Tengah diharapkan dapat mendukung tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik serta terwujudnya Electrifying Lifestyle di kalangan masyarakat. 

"Hadirnya SPKLU ini dapat membuka peluang pasar baru bagi masyarakat dan pengusaha penyedia kendaraan listrik serta mendukung terwujudnya Electrifying Lifestyle yang hemat energi dan ramah lingkungan," ujar Syamsul Huda dalam keterangan tertulisnya.

PLN berkomitmen untuk terus menambah titik lokasi SPKLU di lokasi lainnya. PLN merencanakan pembangunan 67 SPKLU yang tersebar di seluruh Tanah Air sepanjang 2021. Hingga kini, perseroan telah mengelola 46 SPKLU di 33 lokasi. Hadirnya SPKLU akan memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya saat melakukan perjalanan jauh. 

>>> Indonesia Bakal Lahirkan 15 Juta Kendaraan Listrik pada 2030

Gambar menunjukan SPKLU

PLN optimis pengguna kendaraan listrik akan terus bertambah

Pengguna Kendaraan Listrik Diprediksi Terus Bertambah

Saat melakukan pengisian daya, pengguna kendaraan listrik hanya perlu mengakses Charge.IN yang telah tersedia di aplikasi PLN Mobile. Dengan Charge.IN pengguna kendaraan listrik dapat mengontrol serta memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di SPKLU. 

PLN optimis pengguna kendaraan listrik akan terus bertambah. Pada 2020, penjualan mobil listrik naik 46 persen. Hal ini berbanding terbalik dengan mobil konvensional yang justru penjualannya menurun hingga 14 persen.

Ditambah, hasil riset juga menunjukkan minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik dinilai berada di atas rata-rata keinginan warga negara lain di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan roadmap yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor dengan 31.859 unit SPKLU. Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor BBM sekitar 6 juta kilo liter pada tahun tersebut.

>>> Amankah Mencuci Mobil Listrik Pakai Air?

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top