Indonesia Bakal Lahirkan 15 Juta Kendaraan Listrik pada 2030

07/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Selain puluhan ribu unit SPKLU, pemerintah menargetkan produksi 15 juta kendaraan listrik pada 2030. Terdiri dari mobil listrik dan sepeda motor listrik.

Sebanyak 25.000 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bakal dibangun hingga 2030 demi mendukung Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) di tanah air.

Bukan hanya itu, pemerintah juga menargetkan produksi 15 juta kendaraan bermotor listrik pada tahun yang sama, gabungan mobil listrik dan sepeda motor listrik.

“Target kendaraan listrik dalam dokumen Grand Strategi Energi Nasional dan rancangan net Zero Emission dimana pada tahun 2030 kami harapkan dapat sekitar 2 juta kendaraan listrik roda empat dan 13 juta motor listrik,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif yang dibacakan Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Rida Mulyana, Kamis (5/8/2021).

>>> First Drive Hyundai KONA EV 2020: Crossover Listrik yang Fun To Drive

Foto Hyundai KONA EV facelift dan Hyundai IONIQ Prime 2021

Pemerintah targetkan belasan juta kendaraan bermotor listrik produksi lokal

Target jangka panjang

Menurut Rida, target di atas merupakan bagian dari target jangka panjang pemerintah dalam elektrifikasi otomotif. Target selanjutnya adalah Indonesia bebas emisi kendaraan bermotor pada 2050.

“Untuk jangka panjang diharapkan pada 2040 seluruh penjualan kendaraan motor roda dua dalam negeri akan berbasis kendaraan listrik. Sedangkan pada tahun 2050 penjualan kendaraan roda empat seluruhnya merupakan kendaraan listrik.”

Pemerintah sendiri berencana menggunakan kendaraan bermotor listrik sebagai kendaraan operasional di berbagai instansi. Jumlah yang akan dibeli sekitar 132 ribu mobil listrik dan 390 ribu motor listrik hingga 2030.

25.000 unit SPKLU

Sebelumnya disampaikan 25.000 unit SPKLU bakal dibangun hingga 2030 secara bertahap melalui kerjasama antar instansi. Dan hal tersebut sudah dimulai. Hingga saat ini (Agustus 2021) sudah ada 147 unit SPKLU yang sudah berdiri dan beroperasi di 119 kota di Indonesia.

Yang terbaru 2 SPKLU dibangun oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama dengan Pertamina di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina Jalan Lenteng Agung dan MT Haryono yang diresmikan secara virtual pada Kamis, (5/8/2021).

Keduanya punya fasilitas fast charging 50 kW, juga beberapa jenis colokan atau plug charger kendaraan yang memenuhi standar Eropa dan Jepang, seperti CCS2 gun (standar Eropa), Chademo (standar Jepang), serta AC Type 2 dengan daya 43 kW.

>>> Pemerintah Targetkan 25 Ribu SPKLU di 2030

Foto SPKLU Lenteng Agung

Secara bertahap jumlah SPKLU terus bertambah

>>> Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top