Mendag Sebut Xpander Buatan Cikarang Bisa Kuasai Pasar Australia

29/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi percaya diri menyebut bahwa Xpander buatan Cikarang bisa menguasai pasar ekspor mobil di Negeri Kangguru, Australia.

Indonesia memang tengah menargetkan Australia sebagai pasar ekspor selanjutnya. Terlebih Australia kini tak lagi memproduksi mobil sendiri. Seluruh mobil kini diimpor dari mancanegara.

Di samping itu adanya kerja sama dagang IA-CEPA (Kemitraan ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia) peluang ekspor mobil buatan Indonesia ke Australia makin terbuka.  

>>> Jadi Kebanggaan! Ekspor Mobil Made in Indonesia Bisa Tembus Jepang

Xpander Buatan Cikarang Dipercaya Bisa Laris di Australia

Mendag Muhammad Lutfi

Lutfi saat memberikan keterangannya

Tapi Indonesia tak bisa begitu saja mengekspor mobil-mobil yang diproduksi dalam negeri ke Australia. Ada sejumlah hal yang harus disiapkan guna menyesuaikan dengan ketentuan otoritas di Negeri Kangguru sekaligus bisa diterima masyarakat setempat. Salah satunya mempersiapkan model yang diprediksi bisa memikat warga Australia.

"Mungkin kita setelah memperbaharui bahan bakar mobil kita yang kita ekspor ke Australia dari Euro 2 menjadi Euro 4, investasinya nggak besar, saya jamin itu. Tapi mobil kita jenis Xpander akan menguasai pasar Australia dengan besar," ungkap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam MGN Summit Economy Recovery belum lama ini. 

Sebelumnya peluang ekspor mobil buatan Indonesia ke Australia sempat diutarakan oleh Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara belum lama ini. Namun Kukuh menegaskan belum ada mobil buatan Indonesia yang bisa diterima di Australia. Tentunya pernyataan Mendag soal Xpander buatan Cikarang yang dapat berkuasa di Australia menjadi asa baru bagi industri otomotif Tanah Air.

[Kaleidoskop Mitsubishi Xpander 2018] Eskpansi Ke Mancanegara Dorong MMKSI Tingkatkan Produksi Hingga Level Maksimal

Ekspor Xpander dimulai tahun 2018

>>> Indonesia Ngebet Ekspor Mobil ke Australia tapi Belum Punya Modelnya

Ada Negara Lain Dibidik

Padahal kapasitas produksi mobil di Indonesia pun tersedia dan masih bisa dioptimalisasi lagi. Pihaknya pun disebut tengah dalam diskusi dengan prinsipal agar Indonesia bisa turut juga mengekspor mobil ke Australia. 

"Kalau dioptimalkan bisa dibayangkan bisa memberikan tambahan lapangan pekerjaan bagi orang Indonesia. Kami Gaikindo bekerjasama dengan pemerintah berupaya apa saja untuk mengoptimalkannya," kata Kukuh kala itu.

Selain Australia, Lutfi juga membocorkan bahwa pemerintah tengah mengincar negara lain di kawasan Asia yang berpotensi untuk menerima produksi otomotif buatan dalam Negeri. Perlu diketahui, mobil-mobil buatan Indonesia memang sudah menjelajah hingga 80 negara dari kawasan ASEAN hingga Amerika Selatan. 

"Indonesia-Turki sekarang kita lagi push dan ini merupakan bagian yang penting. Kami lagi negosiasi dengan Bangladesh, Tunisia, Iran, Maroko ini adalah negara yang menurut kami adalah negara nontradisional dan ini kami ingin jual kendaraan roda 4 dan 2 kita ke sana," jelas Lutfi. 

>>> Serupa Tapi Tak Sama, Ini 10 Perbedaan Detail Isuzu Traga Ekspor Dengan Lokal 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019
 
back to top