Hyundai Motor Group sudah menunjukkan keseriusannya terhadap proyek elektrifikasi dengan meluncurkan sejumlah model mobil listrik belakangan ini. Mulai dari Hyundai Kona EV, IONIQ EV, KIA EV6, Genesis Electrified G80, hingga IONIQ 5.
Hapus line up mobil BBM
Langkah lain yang bakal dilakukan Hyundai yaitu mengurangi line up model mobil BBM hingga 50%. Menurut laporan Reuters, (28/5/2021) selain untuk meningkatkan produksi mobil listrik, langkah itu bertujuan untuk efisiensi. Biaya riset, pengembangan, dan produksi mobil konvensional bakal dialokasikan untuk sumber daya dan pengembangan kendaraan listrik.
“Ini adalah langkah bisnis yang penting, yang pertama dan terutama memungkinkan pelepasan sumber daya R&D untuk fokus pada yang lainnya: motor listrik, baterai, sel bahan bakar," kata sumber yang dikutip Reuters.
>>> Fitur Unggulan KIA EV6 Menjadikannya Acuan Bagi Mobil Listrik Lain
Hyundai siap hentikan produksi mobil BBM-nya demi fokus ke mobil listrik
Tidak dijelaskan kapan rencana tersebut direalisasikan. Yang jelas bakal terjadi perubahan besar pada tahun 2025 dimana sebagian besar model mobil BBM dieliminasi dan diganti mobil listrik. Sebelumnya, Hyundai juga sudah mengumumkan pemangkasan di China dari 21 model menjadi 14 model.
Dijelaskan pula bahwa saat ini Hyundai telah berhenti sepenuhnya mengembangkan powertrain mobil BBM. model yang ada tetap diproduksi, namun tidak dengan mesin baru. Hal ini mirip langkah Volkswagen yang menyatakan berhenti meluncurkan mesin baru setelah 2026 demi proyek EV-nya.
"Hyundai telah berhenti mengembangkan powertrains baru untuk mobil bermesin pembakaran internal," kata sumber lain.
Apakah plan diatas bakal berjalan mulus? Harapannya demikian. Hyundai dan KIA sudah menghadirkan beberapa model mobil listrik terbaik di dunia. Seperti IONIQ 5 dan KIA EV6 yang sangat menjanjikan.
IONIQ 5 yang menjalani debut pada 23 Februari 2021 mendapat respon luar biasa dengan puluhan ribu pesanan. Mobil ini telah hadir di Eropa dan yang terbaru diluncurkan secara virtual di Amerika Serikat pada Senin, (24/5/2021).
>>> Sehari Pre Order Dibuka, Hyundai IONIQ 5 Terjual 23.760 Unit
Hyundai IONIQ 5 menjadi mobil listrik pertama Hyundai Motor Company yang menggunakan Platform Modular Listrik-Global (E-GMP). Platform khusus BEV ini memiliki baterai pipih sehingga interior kendaraan lebih luas dan dapat disesuaikan.
IONIQ 5 juga bagian dari rencana Hyundai Motor Group untuk memperkenalkan 23 model BEV dan menjual 1 juta unit BEV di seluruh dunia pada tahun 2025. Di belakang IONIQ 5 ada IONIQ 6 sedan dan IONIQ 7 SUV yang bakal diluncurkan tahun depan.
Transisi EV
Transisi ke model mobil listrik memang tengah ngetren. Pengetatan emisi CO2 di Eropa dan China menuntut pabrikan otomotif untuk menyesuaikan. Selain Hyundai dan VW, pabrikan lain juga tengah dalam rencana masing-masing.
PSA Group tidak berinvestasi lagi dalam pengembangan mesin BBM. Hal itu dinyatakan sesaat sebelum merger dengan FIAT Chrysler pada November 2020 lalu. Daimler juga menyatakan seluruh model generasi baru bakal menggunakan tenaga listrik. Sedangkan Ford Motor bilang line up di Eropa bakal seluruhnya mobil listrik.
>>> Hyundai Siapkan IONIQ 6 Sedan dan IONIQ 7 SUV
Hyundai IONIQ 6 dan IONIQ 7 yang tengah disiapkan

