Fitur Unggulan KIA EV6 Menjadikannya Acuan Bagi Mobil Listrik Lain

07/05/2021

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Bukan hanya menjual penampilan istimewa, KIA EV6 juga menawarkan segudang fitur canggih kekinian yang membuatnya layak menjadi acuan mobil listrik lainnya

Saat ini mobil listrik sudah  menjadi kendaraan sejuta umat. Artinya, harus ada nilai jual unggulan agar berbeda dengan mobil sejenis lainnya yang beredar di pasaran. Nah, ketika pertanyaan tersebut diajukan pada KIA, jawabannya adalah EV6. Bukan hanya menjual penampilan istimewa yang selama ini menjadi ciri khas, juga terdapat segudang fitur unggulan KIA EV6 dalam versi kekinian yang membuatnya layak menjadi acuan mobil listrik masa kini dan masa depan. Apa saja yang menarik dari fitur unggulan KIA EV6 menurut Carbuzz dikutip Cintamobil.com?  

>>> Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Desain Memikat  

gambar kia ev6

Lupakan pakem tradisional untuk menilai  desain mobil ini   

Bicara soal desain memang sangat subyektif karena melibatkan urusan emosi dan rasa, sehingga hasil akhirnya bisa cinta setengah mati atau benci setengah hidup. Tapi untuk urusan yang satu ini, lupakan saja logika desain yang baku dan kaku seperti hatchback,  crossover atau  wagon. Yang pasti nikmati saja desain KIA EV6 yang unik karena memadukan  floating roof,  tiger-nose grille versi terbaru dan lampu belakang yang stylish. Semuanya menghasilkan gaya desain yang butuh waktu untuk terbiasa, sama seperti kreasi Chris Bangle. Faktanya, bahasa tubuh KIA EV6 boleh jadi akan bertahan lama dan menjadi acuan bagi tim desain pabrikan lain.  

Kinerja dan Performa

KIA menyediakan dua pilihan baterai untuk EV6 dengan kapasitas  58-kWh (jarak tempuh  370km) dan  77,4-kWh (jarak tempuh 508 km). Varian EV6 dengan baterai 58-kWh dilengkapi motor listrik 167 hp (versi RWD) dan 231 hp (versi AWD). Sedangkan varian EV6 dengan baterai 77,4 kWh didukung motor listrik 225 hp (versi RWD) dan  320 hp (versi AWD). Khusus untuk varian  GT dengan kekuatan motor listrik sebesar 576 hp dan 730 Nm hanya bisa dikalahkan oleh  McLaren 570S. Fitur unggulan KIA EV6 seperti inilah yang berperan penting untuk memikat para penggemar mobil sport agar berpindah hati.     

Charger dan Generator

KIA EV6 memiliki baterai  dengan tegangan 800 Volt dan  400 Volt yang bisa di-charge  dari 10% hingga 80% dalam  waktu  18 menit. Dalam kondisi darurat, siapkan waktu 4,5 menit untuk tambahan jarak tempuh 80 km. Pada  sisi lain, sistem kelistrikan KIA EV6 juga dapat digunakan sebagai sumber daya listrik untuk menghidupkan televisi 55 inci dan AC selama lebih dari 24 jam atau sebagai charger bagi mobil listrik lainnya. Tentu saja fitur unggulan KIA EV6 dalam hal charger dan generator menjadi nilai tambah bagi mereka yang kerap berkelana ke luar kota.  

Kecanggihan Rem  Regeneratif

Sistem rem regeneratif pada KIA EV6 mempunyai 3  macam pengaturan mulai dari  mild, moderate dan   strong yang bisa diubah melalui tombol pada roda kemudi. Satu hal unik lainnya pada KIA EV6 adalah  i-Pedal yang berfungsi sebagai "one-pedal driving mode" karena bertugas sebagai pedal gas dan pedal rem secara simultan. Jika tidak mau repot, pilih saja mode  "Auto" untuk mengatur rem regeneratif. 

Tahan Suhu Dingin  

Khusus untuk kawasan dengan empat musim, khususnya musim dingin beserta salju menjadi musuh  utama bagi baterai (tepatnya mobil listrik).  Menyadari hal tersebut, KIA menyiapkan sistem HVAC (heating ventilation AC) dengan pompa  pemanas khusus agar komponen penting seperti baterai HV, motor listrik dan perangkat elektronik lainnya selalu dalam kondisi siap. KIA mengklaim sistem manajemen termal berbasis pompa pemanas pada EV6 mampu menjaga    kesiapan baterai hingga 80% walau berada dalam suhu -7o Celcius.   

Platform Hyundai E-GMP

gambar kia ev6

Platform modular E-GMP buatan Hyundai yang berdimensi kompak dan serba ringan 

KIA EV6 memanfaatkan platform modular Hyundai E-GMP yang didukung oleh komponen serba kompak dan ringan. Alhasil tidak perlu banyak mengutak-atik desain bodi untuk mendapatkan aspek aerodinamika yang optimal. Semua baterai dilindungi rangka baja ultra-high-strength supaya aman dari tumbukan. Sedangkan segenap rangka dan bodi EV6 mampu meredam dan menyebarkan energi benturan saat terjadi kecelakaan. Tanpa mesin dan transmission tunnel, dimensi ruang kabin bisa diperbesar  demi kenyamanan penumpang dan sekaligus menambah volume ruang bagasi.  

Teknologi Terbaru

Sistem  infotainment dan telematika UVO pada EV6 dinamai sebagai KIA Connect yang meliputi  dua layar lengkung  12 inci di tengah ruang kabin.  Tersedia  AR (augmented-reality) head-up display yang menayangkan informasi  kecepatan, arah, dan info penting lainnya bagi pengemudi. KIA juga melengkapi EV6 dengan Kia Highway Driving Assist 2 yang mampu  berganti jalur secara otomatis sambil menyalakan lampu sein serta adaptive cruise control plus  lane-centering steering assist. Fitur Remote Smart Parking Assist juga disediakan sebagai opsional untuk mengeluarkan mobil dari lahan parkir melalui kendali jarak jauh.  

Keunggulan Interior

gambar kia ev6

Kabin yang praktis dan ramah lingkungan dengan bahan hasil daur ulang 

Menurut KIA,  kursi-kursi EV6 dibungkus bahan plastik hasil daur ulang yang setara dengan  111 botor air dalam kemasan plastik. Ya daripada hanya membuat penuh lahan sampah, memang  lebih baik didaurulang. Pada sisi berbeda, KIA  EV6 mempunyai ruang bagasi dengan volume  518 liter. Ada tambahan sebanyak 51 liter untuk volume ruang bagasi depan khusus varian 2WD.

>>> Profil KIA EV6 GT 2021, Mobil Listrik Funky Nan Kencang

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top