Menaksir Harga LCGC Kalau Pajak Mobil Baru 0% Jadi Diterapkan

05/10/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Menaksir Harga LCGC Kalau Pajak Mobil Baru 0% Jadi Diterapkan
Mobil-mobil di segmen LCGC bisa dijual lebih murah bila nantinya pajak mobil baru 0% diterapkan secara keseluruhan. Kira-kira begini simulasi harganya.

Pemerintah diketahui tengah menggodok soal sistem perpajakan di mobil baru usai adanya usulan dari Kementerian Perindustrian. Sekadar informasi, sejak pertengahan September 2020 Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan agar pajak mobil baru 0% pada periode tiga bulan ke depan. 

Usulan itu diambil guna meningkatkan daya beli masyarakat. Adanya keringanan pajak diharap dapat membuat harga mobil lebih murah. Dengan begitu, penjualannya diprediksi bisa lebih meningkat karena harga murah itu. 

Toyota Calya

Salah satu model LCGC Toyota Calya

>>> Pajak 0% Belum Pasti, Penjualan Jadi Ikut Mandek

PPnBM LCGC Sudah 0%

Namun belum dijelaskan jenis pajak apa yang bakal dipangkas. Mobil baru di Indonesia sendiri setidaknya dikenakan empat instrumen perpajakan yakni Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan besaran 10%, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sesuai PP no.41 tahun 2013 sebesar 0-125%, Bea Balik Nama (BBN) 12,5%, dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 2,5%. 

Bila keseluruhan instrumen pajak tersebut tidak dibebankan memang harga mobil bisa turun drastis. Bahkan untuk beberapa model ada yang mencapai 50%. Cintamobil.com pernah melakukan simulasi untuk mobil sekelas Innova yang punya harga termurah Rp 326,05 juta setelah mendapat diskon dari pemangkasan pajak 0% bisa dijual Rp 179 jutaan. 

Lantas bagaimana dengan harga LCGC bila pajak 0% jadi berlaku? Seperti diketahui sesuai PP no.41 tahun 2013 pasal 3 ayat 1 butir c disebutkan PPnBM 0% dari harga jual untuk kendaraan bermotor yang termasuk program mobil hemat energi dan harga terjangkau. 

>>> Harga Innova Bisa Rp 179 Jutaan Bila Pajak Mobil 0% Berlaku

Bisa di Bawah Rp 100 Juta!

Harga LCGC sendiri saat ini paling murah dijual mulai Rp 102 jutaan yakni pada model Daihatsu Ayla 1.0 D MT MC. Sementara paling mahal ada pada Honda Brio E CVT yang dijual dengan banderolan Rp 170,1 juta dan sisanya berada di antara kedua rentang harga tersebut. Keseluruhan harga itu sudah tak dikenakan PPnBM. 

Mobil LCGC

Harga Brio Satya bisa ikutan turun kalau pajaknya 0%

Sedangkan bila pajak yang lain ikut dibebaskan, artinya ada pengurangan lagi sebesar 25%. Dengan begitu untuk LCGC termurah yang dibanderol Rp 102 jutaan bisa menjadi Rp 76,5 juta. 

Adapun LCGC termahal yang punya harga Rp 170,1 juta menjadi Rp 127 jutaan. Ini artinya harga LCGC bisa kembali seperti pertama kali lahir tahun 2013 kalau pajak mobil baru 0% berlaku dan tak membebankan pajak sama sekali. 

Wacana yang kadung beredar luas di masyarakat ini rupanya cukup memberikan pengaruh. Konsumen disebut menahan membeli mobil menanti usulan tersebut disahkan. 

>>> Harga Daihatsu Ayla D Naik, Tak Ada Lagi LCGC di Bawah Rp 100 Juta

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top