Teknologi Ban Hankook Tire Bisa Bikin Bus dan Truk Irit Bahan Bakar

29/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Hankook Tire Perluas Lini Produk SmartFlex dengan material, desain, teknologi baru dan pengurangan hambatan gulir yang signifikan, ongkos penggunaan ban.

Produsen ban global Hankook Tire memperkenalkan pola tapak baru bagi segmen truk untuk perjalanan regional hingga jarak jauh di Eropa. Kedua pola tapak baru itu SmartFlex AH51 dan DH51.

>>> Hankook Tire Resmi Jadi Ban Original Honda Vezel 2021 Hybrid

Gambar menunjukan Ban mobil

Pola tapak dan teknologi baru SmartFlex AH51 dan DH51

Hadir November 2021

Roda kemudi untuk SmartFlex AH51 dan roda penggerak untuk SmartFlex DH51 masing-masing menawarkan 15 dan 20 persen jarak tempuh yang lebih andal daripada model sebelumnya. Selain berbagai fitur Hankook SmartLife yang menawarkan pola tapak dan teknologi baru, regenerasi tersebut akan bergabung ke portofolio produk ban truk Hankook. Enam ukuran pertama akan siap di pasar Eropa mulai November 2021.
 
Sebagai bagian dari jajaran produk ban truk Hankook, kesuksesan lini SmartFlex melayani berbagai penggunaaan, mulai dari regional sampai ke perjalanan distribusi lokal. Fungsionalitas SmartFlex bahkan melebar hingga ke transportasi jarak jauh dan area konstruksi bersama sertifikasi 3PMSF. 

>>> Hankook Senang Indonesia Punya Banyak Jalan Tol

Gambar menujukan Ban hankkok

Diklaim miliki peningkatan yang cukup baik

Peningkatan yang Ditawarkan

Dibandingkan dengan pendahulunya, terdapat peningkatan yang cukup signifikan pada performa jarak tempuh pada kedua pola ban yang baru, 15 persen untuk roda kemudi dan 20 persen untuk roda penggerak. Kelebihan lainnya yaitu 10 persen dari pengurangan hambatan gulir untuk AH51 dan DH51 membantu pengurangan konsumsi bahan bakar ketika dibandingkan dengan performa dari seri 31. Ketika mengecek indikator CPK (cost per kilometer) sebagai bagian penting dari industri transportasi, kedua tapak baru SmartFlex mampu mendukung operasional kendaraan niaga yang meningkat secara berkelanjutan.

Dalam pengembangan kedua ban, para ahli desain menggunakan konsep Hankook SmartLife yang mana berfokus pada ketahanan. Fokus Hankook adalah memastikan produk ini memberikan performa maksimal dari awal hingga milimeter terakhir. Seperti ban modern Hankook untuk truk lainnya, dua tapak baru tersebut dapat dibuatkan alur kembali dan dapat ditapak ulang berkat teknologi mutakhir Hankook SmartLife Premium casing (selubung) dikombinasikan dengan Hankook Premium retreading (tapak ulang).

“Ban truk dan bus Hankook telah lama masuk ke dalam kategori premium secara global dan digunakan sedari dulu oleh pabrik besar dan terkemuka sebagai perlengkapan asli kelas dunia. Kami menjunjung tinggi nilai ramah lingkungan sebagai bagian dari produk kami dan oleh karena itu pengembangan tapak pintar memenuhi aspirasi kami untuk mewujudkan prinsip berkelanjutan dan ban yang bisa bertahan lama, dan tentunya sejalan dengan keuntungan yang meningkat untuk pelanggan,”  ujar Sanghoon Lee, pemimpin Hankook Tire Eropa.

>>> Mobil Tertimpa Pohon, Apakah Bisa Diklaim Asuransi Mobil?

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top