Mobil Listrik Hyundai Bertandatangan Jokowi Mejeng di GIIAS 2021

19/11/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Ada satu hal yang mencuri perhatian di booth Hyundai pada ajang GIIAS 2021. Adalah kehadiran mobil listrik Hyundai bertandatangan Jokowi yang ikut dipamerkan.

Ada satu hal yang mencuri perhatian ketika Anda mengunjungi booth Hyundai pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021.

Adalah kehadiran Hyundai Kona Electric yang dipagari pembatas kaca. Kalau melihat sekilas, mungkin tak ada hal spesial lantaran wujud Kona Electric itu seperti yang dijual pada umumnya. Apalagi Hyundai Kona Electric itu versi lama dan bukan yang dijual di Indonesia saat ini. 

mobil listrik Hyundai

Tandatangan Jokowi di atas Hyundai Kona Electric

>>> Review Hyundai Ioniq 2020: Mobil Masa Depan Dengan 3 ‘Rasa'

Ada Mobil Listrik Hyundai Bertandatangan Jokowi di GIIAS 2021

Namun bila melihat lebih dekat, rupanya ada tanda tangan Presiden Joko Widodo terpampang di kap mesin. Tanda tangan itu kemudian dibingkai dan tersemat bendera Korea Selatan dan juga Indonesia. Ini sekaligus menjadi mobil listrik pertama yang memiliki tanda tangan orang nomor satu di Indonesia itu. Sayang kami tak bisa lebih dekat lagi untuk melihat interiornya.  

Hyundai Kona Electric

Mobil ditandatangani pada saat Jokowi berkunjung ke pabrik Hyundai di Ulsan

Sekadar informasi, tanda tangan itu dibubuhkan Jokowi saat melakukan lawatan ke pabrik Hyundai di Ulsan, Korea Selatan 2019 silam. Setibanya di pabrik Hyundai, Jokowi langsung menandatangi Kona Electric berwarna putih tersebut. Kunjungan Jokowi kala itu juga sekaligus melakukan penandatangan kerjasama investasi Hyundai di Indonesia.

Hyundai Kona Electric

Kona Electric bertandatangan Jokowi berbeda versi dengan yang dijual di Indonesia

Hyundai belakangan memang gencar membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Selain mengenalkan deretan mobil listrik, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution juga tengah membangun pabrik sel baterai kendaraan berbasis baterai di Indonesia dengan investasi mencapai USD 1,1 miliar. 

Nantinya, sel baterai yang diproduksi di Karawang ini akan diaplikasikan pada model kendaraan listrik milik Hyundai Motor dan Kia yang dibangun di atas platform khusus BEV dari Hyundai Motor Group, yaitu Electric-Global Modular Platform (E-GMP).

mobil listrik Hyundai

Hyundai juga membangun pabrik baterai bersama dengan LG

Pabrik baru ini akan membantu Hyundai dan Kia untuk memproduksi kendaraan dengan efisiensi, performa, dan keamanan tingkat tinggi dengan cara memasok sel baterai yang dioptimalkan untuk berbagai model BEV dari kedua perusahaan otomotif tersebut.

>>> Hyundai Produksi Mobil Listrik 'Buatan' Indonesia Mulai Maret 2022

Mobil Listrik Hyundai Kian Diminati

Niat Hyundai dalam membangun eksosistem kendaraan listrik sekaligus meluncurkan mobil tanpa asap itu cukup disambut antusias masyarakat Indonesia. Buktinya dua mobil listrik Hyundai penjualannya meningkat cukup signifikan. Bahkan untuk di segmen mobil listrik, Hyundai berada di posisi teratas. 

"Kalau kita lihat penerimaan masyarakat kita akan mobil listrik cukup baik. Jadi tahun 2020 kemarin kia penjualan 105 unit, dan sekarang penjualan kami prediksikan dengan unit yang kita punya itu bisa 600 unit," ungkap Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Makmur belum lama ini saat ditemui di GIIAS 2021, ICE BSD Tangerang. 

Di pameran GIIAS 2021, Hyundai juga memamerkan mobil listrik konsep bernama 'Phophecy' yang melambangkan posisi Hyundai sebagai pemimpin dalam kategori EV di pasar global.

Foto menunjukkan Hyundai Ioniq 5 tampak samping

Hyundai Ioniq 5 yang kabarnya akan diproduksi di Indonesia

Dengan desain klasik yang tak lekang oleh waktu, Prophecy merupakan bukti filosofi desain Hyundai 'Sensuous Sportiness.' Prophecy juga merupakan manifestasi dari 'Optimistic Futurism,' yang berfokus pada hubungan emosional antara manusia dan mobil dengan menyeimbangkan alam dan teknologi, emosi, dan kepraktisan. Prophecy menetapkan standar baru untuk EV. 

Tentu ini bukan akhir dari upaya Hyundai dalam membangun ekosistem mobil listrik. Hyundai juga bakal memproduksi mobil listrik di Indonesia pada Maret 2022. Diduga kuat mobil listrik Hyundai 'Made in Indonesia' itu adalah Ioniq 5. Ini sekaligus menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia. 

>>> Cintamobil TV: Hyundai Kona Electric Versi Facelift 2021, Melengkapi Kekurangan Sebelumnya

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top