Gara-gara Ini, Inden Honda Brio di Indonesia sampai 2 Bulan!

08/10/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Krisis chip semikonduktor membuat produksi mobil di Indonesia terganggu dan pengiriman konsumen juga terhambat. Honda Brio misalnya harus inden 2 bulan.

Produksi mobil Honda di Indonesia masih belum pulih sepenuhnya. Biang keroknya adalah kelangkaan chip semikonduktor di berbagai belahan dunia dan terkecuali Indonesia. Hal ini membuat pasokan spare part ikut terganggu. Walhasil produksi mobil jadi ikut terhambat karenanya.

Tampak belakang mobil All New Honda Brio RS 2018 warna Kuning

Inden Honda Brio mencapai 2 bulan gara-gara krisis chip semikonduktor

Produksi mobil Honda di Tanah Air merosot tajam bahkan mencapai 70% gara-gara kelangkaan chip ini. Meski begitu Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengakui kondisi perlahan-lahan mulai pulih. 

>>> Mobil Honda di Indonesia Ikut Jadi Korban Krisis Chip Semikonduktor

Pemesanan Honda Brio Masih Inden Hingga 2 Bulan

"Jadi di bulan September ini mengalami penurunan signifikan yang biasanya bisa produksi 10.000, September kemarin hanya 3.000 something, pemasok kami berusaha recovery secepatnya, kita harap kembali normal sehingga konsumen bisa mendapat barang secepatnya," kata Billy dalam sesi konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021). 

Di Indonesia, pabrik Honda memproduksi sejumlah model yakni Brio, Mobilio, BR-V, HR-V, CR-V, dan City Hatchback RS. Adapun salah satu model yang merasakan langsung dampak dari kelangkaan chip semikonduktor ini adalah Honda Brio.

Produksi Honda Brio yang terganggu membuat konsumen harus sedikit bersabar menunggu kehadiran mobil itu di garasi rumah. 

Gambar All New Honda Brio Satya warna Kuning dan All New Honda Brio RS warna oranye sedang bermanuver

Brio masih menjadi kontributor utama penjualan Honda di Indonesia

Tentunya kelangkaan chip semikonduktor ini menjadi satu hambatan di tengah pemberlakuan diskon PPnBM 100% yang berpotensi besar meningkatkan penjualan. Konsumen yang mengincar potongan harga justru bisa kabur karena waktu tunggu yang lama.

"Terutama Brio, biasa jualan 5.000 lebih, ini 1.000 kalau jadi ada inden kami bisa penuhi 1-2 bulan, kami mohon maaf bagi konsumen yang sudah booking jadi terpaksa mundur," sambung Billy. 

>>> Krisis Chip Menggila, Makin Banyak Pabrik Mobil Setop Produksi

Honda Brio Masih Jadi Kontributor Utama

Brio memang merupakan salah satu model yang memberikan kontribusi terbesar pada penjualan keseluruhan pabrikan Jepang itu. Sekadar gambaran, pada Agustus 2021 penjualan Brio mencapai 2.875 unit, yang terdiri dari Brio Satya sebanyak 1.216 unit dan Honda Brio RS sebanyak 1.659 unit. 

Pabrik Honda

Pasokan komponen perlahan-lahan mulai pulih

Selain Brio, model lain yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Honda adalah Honda HR-V 1.5 L yang terjual sebanyak 1.768 unit, Honda City Hatchback RS sebanyak 912 unit dan New Honda CR-V sebanyak 705 unit.

Sementara itu, Honda Mobilio terjual sebanyak 587 unit, Honda BR-V sebanyak 217 unit, HR-V 1.8 L sebanyak 145 unit, New Honda Civic Hatchback RS sebanyak 69 unit, New Honda Odyssey sebanyak 24 unit, dan Honda Jazz sebanyak 1 unit. Sedangkan pada jajaran mobil sedan, All New Honda Accord terjual sebanyak 29 unit dan Honda Civic sebanyak 9 unit.

"Chip semikonduktor itu mengalami masalah global saya tidak bisa sebutkan partnya apa dan dari mana, dari Asia Tenggara sekarang sih sudah mengalami improvement dan recovery kekurangan yang kami minta," tutup Billy. 

>>> SUV Listrik Geely Punya Harga Lebih Murah dari Brio

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top