Mobil Honda di Indonesia Ikut Jadi Korban Krisis Chip Semikonduktor

08/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Produksi mobil Honda di Indonesia turut menjadi korban dari kelangkaan chip semikonduktor. Meski begitu, Honda tetap berupaya memenuhi permintaan konsumen.

Sejumlah pabrikan otomotif di dunia tengah menghadapi langkanya chip semikonduktor. Kelangkaan itu membuat produksi mobil jadi terganggu. Tak sedikit produsen yang memutuskan untuk menyetop sementara kegiatan produksi mobilnya. 

Rupanya krisis chip semikonduktor juga menghantui pabrikan mobil di Indonesia. Honda salah satunya. Diakui Honda, produksi mobilnya di Tanah Air terganggu karena krisis tersebut dan tetap harus menyesuaikan dengan permintaan konsumen saat ini. 

Rayakan Ulang Tahun Ke-20, PT Honda Prospect Motor Kasih Kado Devisa Untuk Negara

Produksi mobil Honda di Indonesia juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ekspor

>>> Mobil listrik Honda e Sudah Terdaftar, Kapan Dijual di Indonesia?

Produksi Mobil Honda Ikut Terganggu Krisis Chip Semikonduktor

"Beberapa mobil yang kami produksi disini mengalami dampak krisis semikonduktor. Kondisi pandemi saat ini memang berdampak terhadap jaringan pasokan komponen untuk sebagian produk secara global ya," beber Business Innovation and Marketing Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy kepada Cintamobil belum lama ini. 

Saat ini pabrik mobil Honda di Indonesia memproduksi sejumlah model yakni Mobilio, BR-V, HR-V, Brio Satya, Brio RS, CR-V, dan City Hatchback RS. Namun Billy tak menjelaskan lebih detail model apa saja yang terdampak dari krisis chip semikonduktor itu.Meski begitu, konsumen diharap tetap bersabar hingga mobil Honda impiannya bisa datang lebih cepat. 

"Namun, pabrik Honda di Indonesia selalu berusaha untuk memaksimalkan produksi sesuai dengan kondisi-kondisi tersebut untuk memastikan pengiriman unit ke konsumen dalam waktu yang secepat-cepatnya. Kami juga terus memonitor perkembangan situasi untuk selalu menyesuaikan strategi produksi kami," sambung Billy lagi. 

Honda bukan satu-satunya yang mengalami gangguan produksi akibat chip semikonduktor di Indonesia. Sebelumnya juga ada Daihatsu yang mengalami hal serupa . Daihatsu kala itu menyebut ada satu produknya yang tengah dipantau agar tak mengalami pemangkasan produksi akibat kelangkaan tanpa menyebutkan modelnya secara spesifik. Daihatsu juga berharap krisis ini tak menganggu suplai ke konsumen. 

>>> Krisis Chip Menggila, Makin Banyak Pabrik Mobil Setop Produksi

Banyak Pabrikan Menghentikan Produksinya

Sementara di global, sederet pabrikan bahkan menghentikan kegiatan produksinya. General Motors misalnya memangkas produksi di 8 pabrik miliknya di kawasan Amerika Utara. Ford pun demikian, ada sejumlah model yang turut dikorbankan. 

Gambar menunjukan pabrik Honda

Kelangkaan chip semikonduktor juga dipicu rantai suplai yang terbatas akibat pandemi

Pabrikan Jepang Toyota pun tidak kebal akan krisis ini. Produksi mobil Toyota secara global pada September dipangkas 40%. 14 pabrik Toyota di Jepang akan berhenti beroperasi untuk sementara waktu akibat hal itu.

Perlu diketahui kelangkaan chip semikonduktor ini dipicu meningkatnya pembelian perangkat elektronik lain di masa pandemi. Di waktu bersamaan, permintaan produk otomotif tengah menurun sehingga terjadi semacam peralihan ke perangkat lain.

Di sisi lain, terbatasnya aktivitas untuk menekan penyebaran virus corona, turut menjadi faktor utama karena suplai ikut terganggu sehingga menyebabkan kelangkaan chip semikonduktor ini.

>>> 10.000 Unit Mobil BMW Jadi Korban Krisis Chip Semikonduktor

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top