Bos Toyota Ingatkan Apple, Bisnis Penjualan Mobil Itu Tak Mudah

15/03/2021

Pasar mobil

5 menit

Bisnis penjualan mobil tak semudah membalikan telapak tangan. Setidaknya pesan itulah yang disampaikan Bos Toyota Akio Toyoda kepada pendatang baru, Apple.

Akhir tahun 2020, jagat otomotif dunia diramaikan dengan kabar soal perusahaan teknologi asal AS yang bermarkas di California Apple ingin berkecimpung memproduksi mobil. Kala itu, Apple dikabarkan menggaet produsen mobil asal Korea Selatan Hyundai dan juga KIA untuk mewujudkannya. 

Tapi kabar itu hanya isapan jempol belaka. Hingga kini, belum ada kepastian terkait Apple Car ke depannya. Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota pun ikut angkat bicara terkait hal tersebut. Orang nomor satu Toyota, Akio Toyoda pun mengingatkan Apple Inc yang berencana untuk memasuki pasar otomotif tersebut. 

Diprediksi Rilis Tahun 2025, Inikah Bocoran Spesifikasi Apple Car?

Apple Car

>>> Penjualan Mobil di Indonesia Mulai Terkerek Berkat Diskon PPnBM

Bisnis Penjualan Mobil Tak Mudah

Toyoda mengatakan bahwa bisnis penjualan mobil lebih sulit ketimbang sekadar memiliki teknologi untuk memproduksinya. Industri otomotif dunia tentu menyambut baik adanya pendatang baru, termasuk pihaknya. Tapi mereka harus siap dengan tantangan di dalamnya. 

"Setelah membuat mobil, mereka juga harus menyiapkan bagaimana melakukan deal dengan konsumen dan siap akan banyaknya ubahan selama 40 tahun lebih," jelas Toyoda dalam konferensi pers yang digelar Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) seperti dikutip Japan Today, Senin (15/3/2021). 

Meski butuh waktu hampir setengah dekade bagi Apple melakukan perencanaan peluncuran teknologi otonom, mobil listrik, raksasa teknologi itu telah berhasil memikat para pemain di industri otomotif. Kabarnya banyak produsen yang tertarik untuk meminang Apple dan melakukan kerjasama. 

Masuknya perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut ke pasar mobil telah memicu ketakutan di antara beberapa pembuat mobil yang lebih dulu eksis. Tak sedikit dari para pabrikan itu khawatir tentang 'gangguan' yang bakal muncul jika nantinya Apple Car benar-benar meluncur. 

Kekhawatiran ini mungkin menjadi salah satu alasan diskusi antara Apple dan beberapa perusahaan tampaknya gagal dalam beberapa bulan terakhir, dengan Hyundai Motor Co dan lainnya mundur setelah mengatakan mereka sedang dalam pembicaraan.

dealer mobil

Bisnis penjualan mobil lebih dari sekadar menciptakan teknologinya

>>> Diprediksi Rilis Tahun 2025, Inikah Bocoran Spesifikasi Apple Car?

Toyota dan VW Cenderung Cuek Akan Apple Car

Sedangkan Toyota dan Volkswagen sebagai produsen mobil terbesar di dunia tampak lebih cuek mengenai kehadiran isu kehadiran Apple Car. Bos Volkswagen Herbert Diess mengatakan bahwa pihaknya tak takut dengan masuknya Apple Car ke industri otomotif. Menurut Herbert, industri otomotif itu berbeda dengan teknologi dan membutuhkan waktu adaptasi mendalam.

"Apple tak bisa melakukannya dalam waktu sekejap," jelas Herbert dalam wawancara dengan harian Jerman Frankfurter Allgemeine Sonntagszeitung Februari lalu. 

Emblem

Toyota cenderung cuek akan pendatang baru tersebut

Senada dengan Herbert, Toyoda juga memiliki pandangan serupa. Kehadiran pendatang baru memang memberikan pilihan lebih bagi konsumen. Tapi hal itu tak mudah karena mereka punya tanggung jawab untuk mobil itu sendiri dan tak lupa konsumennya. Mereka harus siap dengan fasilitas perawatan dan layanan lain untuk memanjakan konsumennya.  

"Mereka punya potensi untuk memberikan hawa baru di industri otomotif dan menawarkan pilihan yang makin beragam untuk konsumen," kata Toyoda. 

Ini bukan kali pertama Toyoda memberikan komentar sinis kepada pendatang baru. Pada sebuah pertemuan November 2020, Toyoda juga melontarkan komentar pedas yang menyebut Tesla tak membuat mobil sesungguhnya. Menurut Toyoda, Tesla bisa menggeser posisi Toyota dari produsen paling bernilai tahun lalu karena nilai pasarnya. 

>>> Awal Tahun 2021, Penjualan Mobil di Indonesia Tembus 52.910 Unit

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top