Bakal Turun, Simak Dulu Daftar Harga Mobil Hybrid di Indonesia

07/10/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Harga mobil hybrid di Indonesia akan mengalami penurunan. Sebelum membahas kepastian penurunannya, simak dulu daftar harga mobil hybrid di Indonesia saat ini.

Harga mobil hybrid di Tanah Air akan mengalami penyesuaian seiring dengan berlakunya aturan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terbaru pada 16 Oktober mendatang.

Foto logo Hybrid di Toyota Corolla Cross Hybrid

Mobil hybrid ketiban untung dengan penerapan aturan PPnBM baru

Pengenaan PPnBM yang semula mengacu jenis mobil (sedan atau nonsedan), kapasitas mesin, dan sistem penggeraknya akan berubah dengan menggunakan acuan konsumsi bahan bakar serta emisi gas buang yang dihasilkan seperti tertuang dalam PP 73 tahun 2019 dan PP 74 tahun 2021. 

>>> Mobil Hybrid di Indonesia Bakal Turun Harga Ratusan Juta?

Harga Mobil Hybrid Pasti Turun?

Sekadar informasi, saat ini mobil hybrid dikenakan PPnBM dengan Dasar Pengenaan Pajak 75% dengan konsumsi bahan bakar minyak mulai dari 20-28 km/liter dan 50% bila konsumsi BBM lebih dari 28 km/liter.

Mengambil contoh bila mobil berjenis sedan dan mengusung mesin hybrid dengan konsumsi BBM 20-28 km/liter yang dikenakan tarif PPnBM 30% maka pajaknya menjadi 22,5%. Sedangkan bila konsumsi BBM sedan hybrid tersebut lebih dari 28 km/liter maka pengenaan pajaknya lebih rendah yakni 15%. 

Lewat aturan baru, seperti tertuang pada PP 74 tahun 2021 PPnBM mobil hybrid akan turun menjadi masing-masing 6%, 7%, dan 8% sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. 

Nah sebelum terlalu jauh membahas penurunan karena tarif PPnBM baru, mari ketahui daftar harga mobil hybrid yang sudah dijual di Indonesia. 

1. Lexus UX 250h Hybrid : Rp 990.000.000
2. Nissan Kicks ePOWER : Rp 471.000.000
3. Toyota Camry Hybrid : Rp 849.500.000
4. Toyota C-HR 1.8 HV A/T SINGLE TONE : Rp 560.040.000
5. Toyota C-HR 1.8 HV A/T DUAL TONE : Rp 561.540.000
6. Toyota Corolla Cross 1.8 Hybrid A/T : Rp 521.480.000
7. Toyota Corolla Altis Hybrid : Rp 595.650.000

Turunnya tarif PPnBM itu tentu membuat harganya juga ikut turun drastis. Bahkan beredar kabar bahwa banderol mobil hybrid bisa merosot hingga ratusan juta. Semisal Toyota Camry Hybrid disebut harganya akan turun hingga Rp 129,3 juta. Jika benar, maka Camry hybrid baru bakal dibanderol mulai Rp 720,2 jutaan. Kemudian untuk Corolla Altis hybrid disebut bisa mengalami penurunan hingga Rp 89,8 juta. Dengan begitu harganya bisa turun menjadi Rp 505,85 juta.

>>> Teknologi Hybrid Ertiga Bikin Irit BBM, Mobil Bekasnya Seharga LCGC

Sabar Menanti 16 Oktober

Namun kebenarannya tentu harus menunggu aturan tersebut benar-benar berlaku pekan depan. Pasalnya PT Toyota Astra Motor masih belum mau memberi bocoran harga mobil berteknologi hybrid terbaru. 

Penurunan harga mobil dengan teknologi hybrid ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Toyota. Pasalnya dari tujuh model mobil full hybrid, lima diantaranya merupakan keluaran Toyota.

mobil hybrid Toyota

Toyota cukup akrab dengan mobil hybrid

Toyota memang bukan pemain baru di pasar kendaraan hybrid Tanah Air. Sejarah dipasarkannya kendaraan elektrifikasi Toyota di Indonesia dimulai dengan hadirnya secara resmi Toyota Prius HEV Gen-2 tahun 2009 silam dan masih berlangsung hingga saat ini.

Bahkan, raksasa otomotif asal Jepang itu juga telah memiliki rencana untuk memproduksi mobil hybridnya di Indonesia mulai tahun 2022. Santer disebut mobil hybrid yang bakal diproduksi Toyota dalam negeri adalah Innova dan juga Avanza. 

>>> Daihatsu Rocky Hybrid Segera Diluncurkan, Intip Bocoran Mesinnya

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top