Teknologi Hybrid Ertiga Bikin Irit BBM, Mobil Bekasnya Seharga LCGC

29/07/2021

Jual beli

5 menit

Share this post:
Teknologi hybrid Ertiga diesel membuat mobil ini membawa konsumsi BBM yang sangat irit bisa didapatkan dengan harga terjangkau, bahkan setara dengan mobil LCGC.

Bagi Anda yang belum tahu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pernah membawa teknologi hybrid Ertiga guna meningkatkan konsumsi bahan bakar dan efisiensi berkendara. Diperkenalkan pada 2017, bahkan harga Suzuki Ertiga hybrid bekas saat ini setara dengan mobil Low Cost Green Car (LCGC) baru.

Kelebihan teknologi hybrid Ertiga

Suzuki Ertiga hybrid diesel dilengkapi dengan mesin D13A berkapasitas 1,3 liter yang dikembangkan oleh Diat dan General Motors. Mesin ini menggunakan teknologi Diesel Direct Injection System (DDIS) yang membuat Ertiga mampu mengeluarkan tenaga hingga 89 PS pada putaran 4.000 rpm dan torsi 200 Nm yang sudah bisa didapatkan pada putaran mesin 1.750 rpm.

Tenaga yang ditawarkan memang tak begitu tinggi jika dibandingkan dengan bobot mobil ini. Namun sudah cukup untuk dibawa berakselerasi di jalanan perkotaan yang sering mengalami kemacetan. Hal ini didukung oleh torsi yang cukup tinggi. Sistem hybrid Ertiga yang didapatkan dari teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) mampu menambah torsi pada akselerasi awal (torque assist).

mesin Suzuki Ertiga hybrid diesel berwarna hitam
Teknologi hybrid Ertiga yang bikin konsumsi BBM semakin irit

>>> Berikut Cara Kerja Teknologi Hybrid Ertiga Milik Suzuki

Sistem hibrida SHVS terdiri dari tiga komponen utama, yaitu mesin diesel, aki dengan kapasitas 70 Ah dan teknologi Integrated Starter Generator (ISG). Sistem ini dibuat simpel dengan menggunakan aki, bukan baterai lithium seperti pada mobil full hybrid.

Untuk mendukung efisiensi berkendara, ada fungsi Idle Start/Stop yang ditenagai dari baterai pada teknologi mild hybrid mobil ini. Teknologi ISG yang dijelaskan sebelumnya mengolah kembali tenaga yang terbuang selama perjalanan.

Sistem ini akan menangkap dan menyimpan energi baterai ketika melakukan deselerasi atau ketika Anda tidak menginjak pedal gas, maupun sebagai motor yang menambah daya mesin pada saat melakukan akselerasi.

Suzuki Ertiga hybrid berwarna hitam
Konsumsi bahan bakarnya tercatat bisa mencapai 30 km/liter

Namun keunggulan mobil ini tentu bukan pada tenaganya. Ertiga diesel hybrid ini disukai karena memiliki konsumsi bahan bakar yang irit. Teknologi hybrid Ertiga mampu menghadirkan konsumsi bahan bakar hingga 30 kilometer per liter yang sangat baik untuk sekelas mobil perkotaan.

Dan salah satu keuntungan teknologi hybrid Ertiga adalah biaya perawatan yang tak begitu mahal. Karena menggunakan jeni aki basah, maka biaya perawatan Ertiga lebih murah jika dibandingkan baterai lithium. Cukup dengan memperhatikan kondisi aki dan sering mengecek kadar cairan aki mobil.

Fiturnya tetap menggoda

Memang mobil ini belum menggunakan head unit layar sentuh. Tapi sudah ada berbagai fungsi pemutar, seperti radio, guna menghibur Anda sepanjang perjalanan. Di bagian bawah terdapat kenop AC yang sudah dilengkapi dengan fungsi pemanas atau heater. Ada pula levelling headlamp guna mengatur sudut pancaran lampu utama.

dashboard Suzuki Ertiga diesel berwarna beige
Fitur di dalam kabin pun tak kalah menariknya

Pengaturan Multi Information Display akan memunculkan berbagai informasi selama berkendara, serta Gear Shift Indicator sebagai rekomendasi waktu perpindahan gigi untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Fitur lainnya termasuk fungsi tilt pada kemudi, meski sayangnya mobil ini belum mendapatkan fungsi teleskopik. Tapi pengemudi bisa mengatur ketinggian bangku depan melalui height adjuster agar bisa mendapatkan posisi berkendara terbaik untuk Anda.

Bahkan mobil ini memiliki fitur yang tak dimiliki oleh Suzuki Ertiga bermesin bensin. Adalah fitur Defogger, perangkat tambahan yang terletak pada kaca belakang. Fitur ini berguna untuk mencegah terjadinya pengembunan yang bisa mengurangi visibilitas berkendara ketika hujan.

>>> Pilihan MPV Irit: Harga Suzuki Ertiga Diesel Bekas yang Terjangkau

setir Suzuki Ertiga diesel berwarna hitam
Setir sudah memiliki fungsi tilt, walaupun belum teleskopik

Bukan hanya fitur hiburan dan keselamatan, namun mobil ini cukup baik dalam hal pengendaraannya. Suzuki membawa suspensi MacPherson Strut dengan Coil Spring di depan, sedang as belakang mendapatkan Torsion Beam dan Coil Spring. Pengeremannya memadukan Ventilated Disc di muka serta rem tromol di belakang.

Namun untuk membantu Anda berkendara di jalanan yang licin, mobil ini sudah mendapatkan teknologi Anti-lock Braking System (ABS). Fitur wajib mobil baru ini bertugas untuk mencegah ban selip. Fitur lainnya termasuk sabun pengaman pretensioner dan Dual SRS Airbag bagi penghuni baris pertama.

Harga Suzuki Ertiga Hybrid bekas

Ketika pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 silam, PT SIS membuka harga mobil ini mulai dari Rp 219 jutaan. Harganya memang tak begitu berbeda jauh jika dibandingkan dengan model terbaru yang dimulai dari Rp 199 jutaan dan Rp 241 jutaan untuk varian tertinggi. Hanya saja memang Suzuki Indonesia tak lagi memasarkan Ertiga bermesin diesel.

Suzuki Ertiga hybrid berwarna hitam
Mobil ini diperkenalkan pada tahun 2017

Sedangkan unit bekas dari mobil ini memang mengalami penurunan harga yang tak terlalu jauh. Harga Suzuki Ertiga hybrid diesel bekas berada di kisaran Rp 135 juta hingga Rp 150 jutaan. Harganya tak jauh berbeda dengan versi tertinggi mobil ini, yaitu Suzuki Ertiga GX di tahun yang sama.

Selain teknologi hybrid Ertiga yang mengesankan, harganya bahkan hampir sama dengan mobil LCGC sekelas Honda Brio yang saat ini dibanderol Rp 151 jutaan. Namun Anda sudah bisa mendapatkan mobil keluarga yang tentu saja lebih lapang untuk menampung banyak penumpang serta memiliki konsumsi bahan bakar yang tergolong irit.

Dengan umurnya yang belum mencapai 5 tahun, mobil ini cukup banyak dinikmati, Memang menurut pemantauan tim Cintamobil.com, unit mobil ini tak begitu ramai di pasaran jika dibandingkan dengan mobil Ertiga lainnya, contohnya saja Ertiga GL maupun GX.

>>> Simak Daftar Harga Suzuki Ertiga Sport Bekas & Varian Lainnya

teknologi hybrid Ertiga dengan logo berwarna biru
Teknologi hybrid Ertiga ditandai dengan logo ZDi di belakang mobil

Nah, sebelum membeli ini, pastikan untuk memeriksa kelengkapan mobil, seperti apakah fitur masih berfungsi maupun kondisi eksterior dan interior dalam keadaan yang baik serta cek riwayat servis berkala mobil ini. Jangan lupa untuk selalu melakukan uji jalan atau test drive agar terhindari dari mobil yang bermasalah, apalagi dalam segi mesin, di kemudian hari.

>>>  Jangan lupa klik sini untuk lanjut simak tips dan trik yang berguna lainnya

Pertanyaan Sering Diajukan

Kapan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid dirilis di Indonesia?
PT Suzuki Indomobil Sales memperkenalkan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid pada tahun 2017
Kapan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid dirilis di Indonesia?
PT Suzuki Indomobil Sales memperkenalkan Suzuki Ertiga Diesel Hybrid pada tahun 2017
Berapa harga Suzuki Ertiga hybrid bekas saat ini?
Untuk harga Suzuki Ertiga hybrid keluaran tahun 2017 sudah bisa didapatkan dengan banderol mulai dari Rp 135 jutaan.
Berapa harga Suzuki Ertiga hybrid bekas saat ini?
Untuk harga Suzuki Ertiga hybrid keluaran tahun 2017 sudah bisa didapatkan dengan banderol mulai dari Rp 135 jutaan.
Apa saja varian Suzuki Ertiga yang dipasarkan di Indonesia?
Hanya mengandalkan mesin bensin, tiga varian Suzuki Ertiga dibagi menjadi Ertiga GA, GL, dan GX.
Apa saja varian Suzuki Ertiga yang dipasarkan di Indonesia?
Hanya mengandalkan mesin bensin, tiga varian Suzuki Ertiga dibagi menjadi Ertiga GA, GL, dan GX.

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top