Kalau Toyota Avanza 2022 Punya TSS, Daihatsu Xenia Bakal Dibekali ASA!

01/10/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Kalau Toyota Avanza 2022 Punya TSS, Daihatsu Xenia Bakal Dibekali ASA!
Toyota Avanza 2022 dikabarkan bakal punya fitur canggih berupa Toyota Safety Sense. Sang kembaran Daihatsu Xenia pun tak kalah karena bakal usung fitur ASA.

Fitur Toyota Safety Sense kabarnya juga bakal disematkan pada Toyota Avanza bekas 2022. Masih dalam dokumen Permendagri No.40 tahun 2021 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor tahun 2021, tercatat mobil berkode W101RE-LBMFJ 1.5 G CVT dan W101RE-LMMFJ 1.5 Q CVT tersemat pula tulisan 'TSS'. Besar kemungkinan dua tipe mobil yang diduga Toyota Avanza 2022 mengadopsi fitur canggih Toyota Safety Sense. 

Senada dengan kembarannya, Daihatsu Xenia pun juga tampaknya akan dibekali ragam fitur keselamatan canggih yang termasuk dalam Advanced Safety Assist (ASA). Dari delapan model yang diduga sebagai Daihatsu Xenia terbaru, satu diantaranya tampak bakal dibekali fitur ASA. 

Daihatsu Rocky

Di Indonesia, ASA sudah tersemat pada Daihatsu Rocky

>>> Yuk Kenalan Dengan Fitur A.S.A Milik Daihatsu Rocky

Toyota Avanza 2022 Punya TSS, Xenia Anyar Tawarkan ASA

Bagi yang belum tahu, di Indonesia fitur ASA ini sudah tersemat pada Daihatsu Rocky. Teknologi ASA merupakan fitur keselamatan aktif dan tertinggi di kelasnya, yang berfungsi memberikan bantuan bagi pengemudi untuk meminimalisir resiko kecelakaan, seperti fitur peringatan ketika terdeteksi potensi tabrakan, sistem pengereman untuk mengurangi dampak benturan, fitur yang mencegah tabrak depan karena salah menginjak pedal gas, memberikan peringatan saat mobil depan sudah bergerak maju, fitur peringatan ketika mobil menginjak garis marka secara tidak sengaja, serta fitur yang dapat mengembalikan posisi mobil ke jalur sebelumnya.

Adapun fitur ASA ini memiliki 6 fungsi masing-masing, yaitu Pre-Collision Warning, Pre-Collision Braking, Pedal Misoperation Control, Front Departure Alert, Lane Departure Warning, dan Lane Departure Prevention.

Secara prinsip kerja, fitur ASA diawali dari kamera stereo yang mendeteksi adanya objek di depan mobil, lalu sinyal kamera dikirim ke ECU, kemudian mengaktifkan sistem rem dan kemudi.

Fitur ASA

Ini fitur ASA yang ada pada Daihatsu Rocky

Perlu diketahui, Daihatsu Jepang sudah memproduksi kendaraan dengan teknologi ASA. sejak tahun 2012. Berdasarkan prinsip bahwa kendaraan kecilpun harus secara optimal dilengkapi perangkat keselamatan yang advance, Daihatsu ingin pelanggan selalu memiliki ketenangan ketika berkendara dengan Daihatsu. Beberapa kendaraan Daihatsu yang sudah menggunakan teknologi keselamatan ini adalah Move, Tanto, Thor, Cast, hingga Taft.

Seperti disebtukan sebelumnya, ASA dapat membantu mengurangi potensi bahaya ataupun dampak dari kecelakaan pada kendaraan. Hal ini dimungkinkan karena kendaraan Daihatsu yang memiliki teknologi ASA. 

>>> Selain Toyota Avanza 2022, Xenia Juga Bakal Dipermak Total?

Tetap Butuh Pengawasan Pengendara

Pre Collision Brake merupakan fitur yang mampu mencegah benturan dengan mengaktifkan pengereman darurat ketika mendeteksi kendaraan lain pada jarak dan kecepatan tertentu. Dengan demikian, dapat membantu pengendara menghindari atau meminimalkan efek benturan.

DN Multisix GIIAS

Wajah Daihatsu Xenia 2022 kabarnya tak jauh beda dari wujud DN Multisix ini

Sedangkan Lane Departure Warning adalah sistem yang membuat pengemudi dapat lebih terjaga dan terbantu dengan memberi peringatan ketika kendaraan berpindah jalur secara tidak disengaja.

Perlu diperhatikan bahwa teknologi keselamatan ASA bukanlah jaminan bahwa pengemudi pasti selamat sepanjang perjalanan. Artinya fitur ini hanya memberikan bantuan dalam berkendara, dan bukan merupakan teknologi kemudi otomatis. Dengan begitu, pengemudi tetap memegang penuh kendali terhadap kendaraan dan harus senantiasa berkendara dengan aman, walaupun kendaraan sudah dilengkapi fitur keselamatan yang mumpuni. 

>>> 97.290 Unit Mobil Daihatsu Kena Recall Fuel Pump, Ini Permasalahannya

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020. Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnal
 
back to top