Toyota Kijang Innova Tahun Berapa yang Irit BBM?

20/06/2020

Jual beli

8 menit

Share this post:
Toyota Kijang Innova Tahun Berapa yang Irit BBM?
Innova tahun berapa yang irit BBM, pertanyaan itu mungkin yang paling sering ditanyakan calon konsumen Toyota Kijang Innova bekas. Lalu mana yang layak dibeli?

Innova merupakan MPV (Multi Purpose Vehicle) 7 penumpang yang meneruskan kesuksesan Toyota Kijang. Diracik khusus di Indonesia, rasanya hampir semua keluarga yang Anda temui di negara ini punya Innova.

Durabilitas, kemudahan dalam perawatan, dan kenyamanannya membuat Innova banyak dipilih oleh mereka yang mencari kendaraan keluarga kelas menengah. Profil konsumen Innova juga tak jarang keluarga yang awalnya pemilik Avanza atau Kijang dan ingin "naik kelas".

Walaupun banyak kelebihan, namun ada isu negatif yang kerap menghantui Toyota Kijang Innova. Yakni terkait konsumsi bahan bakar kendaraan yang diproduksi PT Toyota Astra Motor (TAM) tersebut. Karenanya, banyak pembeli Innova bekas yang kemudian bertanya, Innova tahun berapa yang irit BBM (Bahan Bakar Minyak)? Berikut penjelasannya dari Cintamobil.com sebelum Anda memutuskan membeli mobil ini.

1. Kapan Toyota Pertama Kali Memproduksi Innova?

Toyota Kijang Innova 2004 dijual

Innova generasi pertama lahir di 2004

Sedikit kilas balik tentang sejarah Toyota Kijang Innova, model ini pertama kali diproduksi oleh TAM di Indonesia pada 2004. Innova muncul sebagai generasi penerus dari Toyota Kijang generasi keempat yang kerap disebut Kijang Kapsul. Platform yang digunakan pada Innova sebenarnya sama dengan yang dipakai pada Fortuner dan juga Hilux.

Meskipun diproduksi di dalam negeri, teryata Innova tak hanya diminati oleh masyarakat Indonesia. Mobil ini pun terbukti sukses diekspor kebeberapa negara lain seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Taiwan, Vietnam, Thailand, Indida, sampai Uni Emirat Arab.

Dikutip dari laman Wikipedia, di negara-negara lain, nama Innova berubah tergantung kebijakan masing-masing negara. Misalnya di Malaysia menjadi Toyota Unser, lalu di Filipina Toyota Revo, di Vietnam jadi Toyota Zace, di Taiwan berubah menjadi Toyota Zace Surf, dan di India menjadi Toyota Qualis.

>>> Review Toyota Kijang Innova 2.0 V AT 2004: Beautiful [R]evolution

2. Ada Berapa Banyak Varian Innova?

Toyota Kijang Innova 2011 dijual

Facelift kedua Innova 2011

>>> Review Toyota Kijang Innova 2.7 V AT 2005, Kijang Paling Berotot Dan Terkencang Sepanjang Masa

Kala pertama hadir, Toyota Kijang Innova menggunakan dua pilihan mesin bensin yaitu 2.0-liter 1TR-FE dengan teknologi VVT-i dan mesin 2.7-liter besin 2TR-FE VVT-i. Serta satu pilihan mesin diesel 2.5-liter 2KD-FTV dengan teknologi D-4D commonrail direct injection turbocharger. Namun karena dianggap terlalu boros bahan bakar, akhirnya sejak 2007 mesin 2.7-liter tidak lagi diproduksi oleh Toyota untuk Innova, namun masih dipakai pada Fortuner.

Dari ketiga pilihan mesin ini, Toyota membagi kembali Innova dalam beberapa tipe, yaitu tipe Bisnis, J, E, G, V, Luxury, Q, dan Venturer. Tipe Bisnis adalah Innova paling basic karena belum dilengkapi AC, tidak ada power steering, kaca jendela masih engkol, dan kapasitas kursi hanya 5 orang. Tujuan konsumennya lebih kepada perusahaan yang membutuhkan armada transportasi.

a. Tipe J

Sementara untuk tipe J sudah mendapat sedikit tambahan fitur dibanding tipe Bisnis lantaranya targenya adalah konsumen pribadi. Antara lain sudah dipasang AC, power steering, dan power window. Namun belum ada audio, dan masih pake velg besi yang ditutup wheel dop. Untuk tipe ini juga hanya tersedia pada mesin 2.0-liter dengan transmisi manual.

b. Tipe E

Untuk tipe E sudah lebih lengkap fiturnya, yaitu sudah pakai velg alloy, kunci dilengkapi alarm, headunit single din, airbag di pengemudi, namun belum ada foglamp. Untuk tipe ini tersedia dalam pilihan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan.

c. Tipe G

Toyota Kijang Innova 2013 dijual

Facelift ketiga Innova 2013

Tipe G juga memiliki beberapa perbedaan dibanding tipe E. Yaitu headunit sudah pakai model 2DIN, sudah ada foglamp, AC double blower, dan parking sensor. Tipe G ini tersedia dalam tipe transmisi manual serta otomatis dan pilihan mesin bensin serta diesel.

d. Tipe V

Sementara itu tipe V adalah tipe tertinggi dari Innova generasi pertama. Fiturnya juga paling lengkap yaitusudah ada keberadaan SRS Airbags untuk pengemudi dan penumpang depan, Anti-lock Braking System (ABS), Multi Information Display (MID), AC Digital, headunit dengan DVD Player, kunci dengan alarm dan immobilizer, aksen kayu pada dashboard dan doortirm, serta jok baris kedua model captain seat.

e. Tipe Luxury

Sementara itu tipe Luxury adalah penambahan beberapa item optional untuk tipe G dan tipe V. Diantaranya spion luar dengan aksen chrome, rear seat entertainment, bumper spoiler untuk depan dan belakang, serta jok dengan sistem captain seat. Sayangnya tipe Luxury cuma tersedia dalam pilihan mesin bensin.

>>> How To Buy Kijang Innova Reborn 2015-2016

f. Tipe Q

Tipe Q pada Toyota Kijang Innova muncul di generasi kedua pada pertengahan 2015. Fiturnya paling lengkap dibanding Innova tipe lain, yaitu keberadan 7 SRS Airbags, Keyless Entry, Start/Stop Engine Button, Audio Steering Switch, Hill Start Assist, Vehicle Stablility Assist, Rear Camera, Height Adjustable Seatbelt, headunit dengan Navigation dan Mirroring, sampai Cooler Glove Box. Pilihan mesinnya ada 2.0-liter bensin dan 2.4-liter diesel. Sementara transmisinya ada manual 5 percepatan atau otomatis 6 percepatan.

g. Tipe Venturer

Toyota Kijang Innova Venturer

Venturer menjadi Innova paling mahal saat ini

Inilah tipe Innova paling tinggi yang dijual TAM sekarang. Perbedaannya adalah penggunaan aksen chrome pada beberapa bagian eksterior seperti di bemper depan dan bemper belakang. Kemudian velg juga sudah pakai ukuran 17 inci, dan di kabin sudah pakai jok kulit serta audio system dengan rear seat entertainment.

3. Innova Tahun Berapa yang Irit BBM?

Jika menghitung sejak Toyota pertama kali memperkenalkan Innova, maka mobil keluarga ini setidaknya sudah bertahan 16 tahun. Namun selama itu, baru dua kali Toyota Kijang Innova berganti generasi. Generasi pertama periode 2004 - 2015. Namun facelift generasi pertama Innova dilakukan Toyota pada 2008. Kemudian di 2011 kembali terjadi facelift pada Innova. Lantas di Agustus 2013 facelift berikutnya kembai terjadi sebelum akhirnya pada November 2015 muncul generasi kedua dari Innova yang disebut Innova Reborn.

Toyota Innova Reborn dijual

Ini rekomendasi beberapa pemilik tentang Innova tahun berapa yang irit BBM

Pada genersi kedua Toyota Innova ini menggunakan mesin 2.0-liter Dual VVT-i 1TR-FE bensin dan mesin 2.4-liter 2GD-FTV diesel yang sudah berteknologi Variable Nozzle Turbocharged (VNT) dengan intercooler. Mesin bensinnya mampu menghasilkan tenaga 139 PS pada 5.600 rpm dengan trsi 183 Nm di 4.000 rpm. Sementara mesin dieselnya punya tenaga 149 PS pada 3.400 rpm dengan torsi 360 Nm di rentang 1.200 - 2.600 rpm.

Catatan teknik ini menjadikan mesin diesel Toyota Innova punya karakter tarikan mesin yang baik sejak putaran bawah. Torsi yang besar tentunya mampu membuat akselerasi Innova diesel juga lebih cekatan dibanding versi mesin bensin. Akibatnya pengemudi tak perlu menginjak pedal berlebihan yang pada akhirnya membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Hal ini pulalah yang diakui beberapa pemilik Innova diesel yang mengaku lebih hemat dalam pemakaian bahan bakar namun tenaga yang dihasilkan juga jauh lebih besar dibanding Innova bensin. Sementara untuk mobil Innova tahun berapa yang irit BBM adalah Innova diesel generasi kedua yang keluar pasca 2015. Mengingat untuk generasi kedua sudah memakai teknologi turbo diesel dengan intercooler sementara pada generasi pertama belum.

Sehingga jika Anda mencari beberapa saran melalui forum-forum otomotif akan mobil Innova tahun berapa yang irit BBM, maka akan banyak yang merekomendasikan Innova generasi kedua yang bermesin diesel. Walau demikian, Innova diesel generasi pertama juga memiliki efisiensi bahan bakar lebih baik ketimbang Innova bensin generasi pertama.

>>> Baca juga:

>>> Tips dan trik menarik lainnya seputar mobil baru dan mobil bekas bisa dibaca disini

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top