Pandemi di AS Kian Ganas, Aleix Espargaro Bakal ​Pakai Masker Ganda

28/09/2021

Event - Promosi

2 menit

Share this post:
Aleix Espargaro khawatirkan kondisi pandemi di Amerika. Ia berjanji akan selalu gunakan masker ganda untuk tingkatkan keamanan terutama untuk perjalanan udara.

Pebalap Aprilia Aleix Espargaro mengaku tidak cukup nyaman untuk bertanding di MotoGP Amerika yang akan digelar di Sirkuit Austin, Texas, akhir pekan ini. Alasannya cukup sederhana karena pandemi Covid-19 yang melanda negara tersebut tak kunjung membaik.

>>> Bocoran Kalender MotoGP 2022, Mandalika Dijadwalkan di Bulan Maret

Gambar menunjukan A. Espargo

MotoGP Amerika di Sirkuit Austin, Texas akan digelar akhir pekan ini

Kekhawatiran Aleix Espargaro Terhadap Pandemi

Untuk menekanan kekhawatiran pebalap berusia 32 tahun itu bahkan sang manajer  Carmelo Ezpeleta harus datang sendiri ke Amerika untuk meyakinkannya bahwa semuanya aman dan terkendali.

“Saya berbicara dengan Carmelo di balapan terakhir. Saya tidak menanyakan apa pun kepadanya, tetapi dia berkata, 'Saya tahu Anda sedikit khawatir tentang situasinya'. Jadi dia menjelaskan kepada saya bahwa mereka punya rencana dan bagi mereka semuanya terkendali." kata  Aleix Espargaro seperti dikutip dari paddock-gp.

"Kami tidak membutuhkan seratus tempat tidur, dan saya harap kami sebenarnya tidak membutuhkannya, tetapi mereka memiliki rencana dan mereka tidak stres sama sekali. Dia mengatakan kepada saya bahwa semuanya terkendali, dan saya benar-benar percaya apa yang dia katakan kepada saya, jadi, dengan tulus, saya jauh lebih percaya diri setelah berbicara dengannya.” sambungnya.

>>> MotoGP San Marino 2021: Francesco Bagnaia Menang Back to Back

Gambar menujukan Aleix Espargaro Aleix Espargaro

Aleix Espargaro akan memakai dua masker sepanjang waktu 

Protokol Kesehatan Dua Masker 

Aleix Espargaro tidak hanya memiliki kekhawatiran terkait jumlah tempat tidur yang tersedia di rumah sakit. Tetapi ada juga fakta bahwa dia sekali lagi harus naik maskapai reguler untuk terbang ke Amerika sementara perjalanan di Eropa dilakukan dengan pesawat pribadi.

"Di Eropa, kami bepergian dengan pesawat pribadi, yang jauh lebih baik di hal ini, karena kami menghindari keramaian di bandara dan fakta berbagi pesawat dengan para pelancong. Apa yang kami lihat dengan Arbolino, Italia tahun lalu benar-benar kacau.” tuturnya.

“Tapi di luar Eropa, itu berbeda, itu sulit. Saya akan bertanya kepada Massimo Rivola apakah dia mampu membeli jet pribadi, tapi saya tidak percaya. Jadi saya akan memakai dua masker sepanjang waktu dan saya berharap semuanya akan baik-baik saja.” tutup Aleix Espargaró.

Sementara itu pada ajang MotoGP Spanyol yang dihelat akhir pekan lalu di sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli. Aleix Espargaró berhasil finish di posisi ke-8 sementara itu rekan setimnya Maverick Viñales berada di posisi ke-13.

>>> Mobil Tertimpa Pohon, Apakah Bisa Diklaim Asuransi Mobil?

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top