Wajib Tahu Untuk Keselamatan, 10 Penyebab Rem Blong Serta Solusinya

Share this post:
Wajib Tahu Untuk Keselamatan, 10 Penyebab Rem Blong Serta Solusinya
Hal yang paling dihindari dalam berkendara tentu saja adalah kecelakaan. Jika dilihat dari jenis penyebabnya, salah satu paling membahayakan ialah rem blong. Tak heran, banyak di sosial media mengabarkan bahwa kecelakaan sering kali terjadi karena masalah rem blong. Lantas, apa alasan di baliknya? Inilah dia penyebab rem blong serta solusinya.

Rem blong adalah suatu fenomena dimana sistem pengereman pada mobil Anda tak lagi berfungsi. Meski Anda menekan pedal rem dalam-dalam, tapi kendaraan tak kunjung berhenti, seakan rem tak lagi berfungsi. Bisa dibayangkan bukan, betapa fatalnya apabila hal ini terjadi pada Anda.

Mengapa Rem Mobil Bisa Blong?

Sama seperti komponen mobil lainnya, sistem pengereman juga terdiri dari beberapa unsur penting layaknya pedal rem, hidrolis, minyak rem dan hal penting lainnya. Apabila salah satu dari komponen sistem pengereman tersebut bermasalah, maka bisa mengakibatkan rem blong.

Untuk mencegah hal itu terjadinya, tentu ada baiknya kita harus mengetahui alasan mengapa rem mobil blong. Begitu juga, tentang bagaimana mengatasinya. Merespon hal tersebut, Cintamobil.com hendak memberikan informasinya secara lengkap yang terbagi menjadi 10 penyebab rem blong serta solusinya.

1. Pedal Rem Mobil Panas

Jika Anda mendengar bunyi aneh ketika menekan rem, maka itu adalah gejala utama akan rusaknya sistem pengereman. Umumnya, suara rem yang berdecit dikarenakan usianya yang sudah tua dan menuntut untuk diganti dengan yang baru. Penyebab lainnya juga bisa dikarenakan pedal rem atau rotor yang panas serta adanya karat, sehingga tercipta bunyi aneh ketika menekan rem mobil.

Pedal Rem Mobil Panas menjadi salah satu indikasi terjadinya rem blong

Penyebab terjadinya rem blong umumnya dikarenakan rotor rem yang terlalu panas

2. Habisnya Minyak Rem Mobil

Alasan paling umum tentang terjadinya rem blong adalah karena minyak rem yang sudah habis. Dalam hal ini, habisnya minyak rem dapat berdampak pada kinerja piston atau kaliper ketika menekan kanvas. Bahkan, jika sudah habis sepenuhnya, kaliper tidak dapat menekan kanvas sehingga terjadilah fenomena rem blong.

Minyak Rem Mobil menjadi salah satu komponen penting dalam sistem pengereman

Pastikan untuk selalu mengecek kondisi minyak rem mobil

>>> Tertarik untuk membeli mobil baru? Anda bisa melihat harga pasaran mobil di situs Cintamobil.com

3. Kanvas Rem Aus

Penyebab lain dari rem blong adalah kanvas rem yang sudah aus. Hal ini terjadi umumnya pada mobil dengan plat indikator. Jika komponen satu ini aus maka injak pedal rem juga menjadi tidak responsif seperti biasanya. Nah, apabila Anda sudah merasakan gejala tersebut, ada baiknya Anda segera mengunjungi bengkel terdekat dan mintalah teknisi untuk mengecek serta mengganti kanvas rem.

4. Sambungan Rem Berkarat

Secara konsepnya, master silinder akan berkaitan erat dengan sambungan rem atau lebih dikenal Brake Lines. Nantinya, sambungan rem akan dihubungkan ke setiap roda mobil. Masalah utama yang paling sering ditemui pada komponen ini adalah karat atau korosi. Salah satu solusi terbaik adalah mengganti sambungan rem dengan yang baru.

5. Tersumbatnya Selang Oli Rem

Salah satu komponen penting lainnya adalah selang oli rem. Umumnya, selang oli rem mudah tersumbat dikarenakan banyaknya kotoran di minyak rem. Kotoran ini biasanya masuk saat pengisian minyak rem atau melewati tangki cadangan.

Pastikan Anda juga secara rutin membersihkan selang oli rem secara berkala. Jika Anda sudah merasakan kualitas rem tak lagi responsif, Anda bisa melakukan pengecekan pada bagian yang terhubung dengan mesin rem satu per satu.

Selang Oli Rem Mobil berpotensi tersumbat dikarenakan adanya kotoran

Selang oli rem umumnya tersumbat karena banyaknya kotoran yang menggumpal

>>> Sebelum membeli mobil, ada baiknya Anda juga membaca kelebihan dan kekurangannya di review mobil terbaru kami

6. Kotornya Minyak Rem

Tips penting dari kami adalah jangan pernah menggunakan minyak rem ‘murahan’. Bukannya mengapa, minyak rem yang kurang berkualitas juga akan berdampak pada mudah kotornya minyak rem. Alasannya adalah minyak rem yang tidak berkualitas akan cepat mengendap dan hasil endapan tersebut akan mengotori minyak rem.

Kotornya Minyak Rem juga harus dipantau secara berkala

Minyak rem yang kotor (kiri) dan minyak rem bersih (kanan)

Lebih baik Anda membeli minyak rem yang berkualitas meski maha. Setidaknya, lebih baik mengejar keawetan dan tahan lamanya minyak rem daripada menggunakan minyak rem tidak berkualitas tapi harus sering menggantinya.

7. Kerusakan Pada Piston Rem

Kerusakan pada piston rem akan berakibat pada performa pengereman yang kurang maksimal. Dalam prosesnya, piston rem yang rusak, tidak dapat meneruskan tekanan hidrolis dari pedal utama untuk menekan kanvas. Akibatnya, pengereman menjadi macet atau bahkan tidak berfungsi sama sekali alias rem blong. Rusaknya piston rem umumnya dikarenakan aus atau karat yang tidak segera diatasi.

8. Vapour Lock

Istilah Vapour Lock adalah suatu fenomena dimana adanya penguapan pada minyak rem. Hal ini disebabkan karena panasnya mesin mobil yang akhirnya membuat oli rem mendidih dan memunculkan gelembung udara. Nah, gelembung udara ini yang akhirnya akan mengendap serta membuat kinerja rem tidak maksimal.

Pastikan menggunakan minyak rem yang berkualitas sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya Vapour Lock. Tak ada jalan lain selain melakukan pengecekan berkala serta selalu memilih minyak rem yang memiliki kualitas terbaik.

>>> Lampu Rem Berwarna Merah dan Kuning, Ternyata Ada Alasan Menarik Dibaliknya

9. Kebocoran Pada Sistem Pengereman

Dua komponen penting yang umumnya perlu membutuhkan perawatan ekstra yakni master rem serta selang saluran rem. Keduanya bisa bermasalah apabila penggunaan rem yang cukup lama dan tanpa istirahat. Apalagi tentang selang saluran rem yang mana jika rem digunakan dalam waktu lama akan berdampak pada kurangnya elastisitas pada selang.

10. Kerusakan Pada Seal Piston Master Silinder

Kendala satu ini juga disebabkan karena pemilihan minyak rem yang salah. Kembali kami ingatkan bahwa pemilihan minyak rem yang berkualitas menjadi salah satu hal penting dalam menjaga performa pengereman. Di sisi lain, kerusakan pada seal piston master silinder juga disebabkan karena tidak digantinya minyak rem secara berkala.

>>> Mengenal Suara Memekik Dan Suara Gerinda Yang Terjadi Pada Rem Mobil

Bagaimana Cara Mengatasi Rem Blong?

Solusi mengatasi rem blong adalah selalu melakukan pengecekan berkala kepada teknisi favorit Anda atau jika perlu ke diler mobil terdekat. Jangan lupa untuk mengingatkan teknisi melakukan pengecekan pada seluruh sistem pengereman.

Perawatan rem mobil harus dilakukan secara berkala dan gunakan selalu minyak rem berkualitas

Lakukan pengecekan kondisi pengereman secara berkala khususnya jika Anda mengalami gejala-gejala kerusakan

Di sisi lain, pastikan kualitas minyak rem yang Anda gunakan masih dapat memberi fungsi dengan baik. Jika memang sudah waktunya mengganti, gantilah dengan minyak rem yang benar-benar berkualitas sehingga lebih tahan lama serta awet. Pasalnya, rem adalah hal penting dalam sebuah kendaraan dikarenakan dapat mencegah potensi kecelakaan atau kematian bagi pengendaranya.

>>> Ikuti terus tips dan trik seputar mobil terupdate hanya di situs kesayangan Anda, Cintamobil.com

Share this post:

Berita lain

Jangan Panik! Inilah Tips Penting Berkendara Ketika Rem Mobil Anda Blong

16/04/2019

Pengemudian

Pernahkah Anda mengamati kasus ‘rem blong’ pada truk atau bus dari video atau sosial media terkini? Dari semua kasus yang ada, hal yang paling sering dilakukan pengendara ketika rem mobilnya blong adalah terus membunyikan klakson. Padahal, metode ini sejatinya tidak sepenuhnya benar dikarenakan pengendara lain bisa mengalami rasa panik berlebihan dan berakhir fatal. Lantas bagaimana cara yang benar? Inilah tips berkendara ketika rem mobil blong.

Lihat juga

Desain Lebih Simpel, Ini Kelebihan Rem Tangan Elektrik

07/03/2019

Pengemudian

Fitur-fitur mobil masa kini turut berkembang seiring berkembangnya teknologi, termasuk pada piranti keselamatan wajib berupa rem tangan. Yang dulunya menggunakan tuas tarik berkembang menjadi tuas angkat dan yang terbaru tersedia dalam bentuk elektrik atau electronic handbrake. Meski terlihat sederhana dan simpel, rem tangan elektrik memiliki banyak kelebihan dibanding rem tangan tuas tarik dan angkat.

Lihat juga

Tips Menghindari Bahaya Saat Melakukan Pengereman

18/02/2019

Pengemudian

Salah satu momen berbahaya dalam perjalanan adalah ketika Anda melakukan pengereman. Ada banyak situasi yang bisa berakibat fatal saat melakukan pengereman. Berikut tips menghindari bahaya ketika pengereman.

Lihat juga

Pentingnya Sistem Pengereman Darurat Otomatis: Mengurangi Tabrakan 43 Persen!

06/12/2018

Pengemudian

Teknologi pengemudian swakemudi berjanji untuk meningkatkan keamanan secara signifikan, tetapi tidak berarti sistem saat ini harus diabaikan, seperti sistem pengereman darurat otomatis.

Lihat juga

Agar Lebih Aman, Kenali 5 Gejala Kerusakan Pada Rem

24/09/2018

Perawatan dan service

4 menit

Rem berfungsi sebagai kendali kecepatan kendaraan. Untuk itu, baiknya pengendara mengenali tanda-tanda apabila rem membutuhkan perhatian lebih misalnya seperti munculnya suara, getaran, daya, serta bau disekitar rem.

Lihat juga
 
back to top