Mobil Turbo Pakai BBM Oktan Rendah? Siapa Takut!

05/01/2022

Perawatan dan service

2 menit

Share this post:
Di era modern seperti ini, mobil-mobil makin banyak yang mengandalkan mesin turbo, tapi sebenarnya aman enggak sih kalau 'dipaksa' isi dengan BBM oktan rendah?

Teknologi mesin yang digunakan pada mobil semakin canggih, kini sudah masuk eranya mesin dengan kubikasi (kapasitas CC) kecil namun dengan suntikan turbocharger. Sebut saja Honda All New Civic RS yang pakai mesin turbo.

Honda All New Civic Turbo RS 2022

All New Civic RS pakai mesin berturbo

Dahulu kala, mesin turbo membutuhkan BBM (Bahan Bakar Minyak) dengan oktan yang tinggi guna menunjang performa mesin. Namun, sekarang sudah eranya mesin turbo modern yang sudah pakai teknologi Direct Injection plus beragam sensor lainnya yang membantu untuk memantau kinerja mesin.

Apa Itu Direct Injection?

Direct Injection adalah sebuah teknologi di mana yang tadinya injektor (penyemprot bahan bakar ke ruang bakar) berada di luar ruang bakar, kini dia (injektor tersebut) ditaruh di dalam ruang bakar. All New Honda Civic RS adalah salah satu produk baru andalan Honda yang sudah pakai sistem ini.

Cara Kerja Direct Injection

Sistem Direct Injection

Jadi bahan bakar disemprotkan langsung ke atas kepala piston, biasanya kan pakai sistem port yang mana bahan bakar disemprotkan di dekat klep (katup). Atau ada juga yang mirip sistem leher angsa pada sepeda motor yang masih menganut sistem pengabutan bahan bakar karburator.

Keuntungannya apa?

Direct injection ini ketika dikompresi (mesin melakukan kompresi), Sistem Direct Injection hanya memasukkan udara. Sehingga tidak ada knocking, karena sudah tidak ada lagi bahan bakar di ruang bakar.

>>> Masih Pakai BBM Oktan Rendah Sejenis Premium? Ini Dampaknya ke Mobil

Lalu kapan bahan bakar masuk? Yakni sesaat sebelum busi dipercikkan (menyala) bahan bakar baru disemprotkan melalui Direct Injection itu. Sehingga udah enggak sempat knocking (ngelitik) lagi. Karena bahan bakar ketika masuk sudah langsung dibakar (terkompresi).

>>> Seberapa Boros Mobil Berteknologi Tinggi Dan Berturbo Diisi BBM Oktan Rendah? Dan Ini Efeknya

Itulah mengapa saat ini mesin turbo maupun mesin naturally aspirated dengan kompresi tinggi itu sudah tidak butuh lagi bensin oktan tinggi. Mesin turbo modern bisa berjalan dengan normal pakai BBM oktan rendah.

Bukan Berarti Tanpa Resiko

Mobil berteknologi Turbo maupun Naturally Aspirated dengan Direct Injection ini membutuhkan bahan bakar dengan kandungan Sulfur rendah, yakni maksimum 50 ppm (setara Euro4). Sekadar informasi saja, dulu ketika standar Euro2 diterapkan kandungan sulfurnya masih tinggi yakni 500 ppm.

Kandungan sulfur ini berbahaya bagi sistem direct injection. Sebab sulfur yang pekat ini bisa menyumbat sistem Direct Injection, karena lubang injeksi pada injektor Direct Injection sangat kecil.

Honda All New Civic RS isi BBM Pertamax

Tenang, mobil canggih seperti ini masih aman kok tenggak Pertamax

Oleh karena lubang Injector sangat kecil, sehingga dibutuhkan kandungan Sulfur rendah agar tidak terjadi penyumbatan. Karena itulah nilai RON (Research Octane Number) kini sudah tidak relevan lagi ketika ada teknologi Direct Injection.

Jadi sekarang bukan nilai RON lagi yang dipikirkan tapi bagaimana menggunakan BBM dengan sulfur yang rendah (RON 92 / Pertamax), maka bagi Anda pemilik mobil dengan turbocharger carilah BBM dengan kandungan Sulfur yang paling rendah karena itu yang bikin awet mesin, irit BBM dan bikin awet olinya juga.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top