Mau Ganti Pelek Mobil Dengan Model Aftermarket, Ini Yang Wajib Diperhatikan!

24/10/2019

Perawatan dan service

3 menit

Mau Ganti Pelek Mobil Dengan Model Aftermarket, Ini Yang Wajib Diperhatikan!
Bukan sekadar gayanya yang perlu dituruti saat ingin mengganti pelek mobil dengan model aftermarket, faktor kenyamanan dan kenyamanan berkendara juga harus diperhatikan.

Salah satu komponen mobil yang menggoda untuk dimodifikasi adalah pelek. Alasannya bermacam-macam seperti tak suka dengan desain pelek bawaan, ingin tampil beda, lebih keren. Ada juga yang karena alasan agar pelek orsinilnya awet, baru saat mobil ingin dijual dipasang lagi biar nampak baru.

Foto mobil keluarga dengan pelek yang sudah dimodifikasi

Desain pelek mempengaruhi penampilan mobil

Apapun alasannya, mengganti pelek mobil ada aturan yang harus diperhatikan. Seperti contoh pelek New Avanza yang versi standarnya memang terlihat 'biasa'. Kalau ingin mengganti dengan model after market, pemilik bisa memilih model yang paling disukai, dengan memperhitungkan banyak aspek. Terutama aspek kenyamanan sebab bagaimanapun rancangan asal Toyota Avanza adalah mobil keluarga yang lebih mengutamakan kenyamanan dibanding visual yang wah.

“Hitung-hitunganya itu memang pelik, karena kalau kita bicara tidak standar otomatis akan ada yang dikorbankan,” tutur Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso sebagaimana dikutip dari laman Auto2000. “Dalam kasus pelek ini, pasti kenyamanan yang akan berkurang, tapi secara seni visual akan menambah nilai,” tambahnya.

1. Maksimal naik 2 step

Jika ingin mengganti pelek mobil dengan ukuran lebih tinggi dibanding bawaan pabrik, naikkan 1 step atau maksimal 2 step. Misal versi standar pelek New Avanza adalah R15 dan R14. Jika ingin dinaikkan maksimal R17 untuk yang R15 dan maksimal R16 untuk yang R14. Dan begitu seterusnya.

>>> Tips Pilih Warna Pelek Sesuai Warna Mobil

Foto deretan pelek aftermarket dijual di toko

Banyak model aftermarket pelek mobil dijual di pasaran

2. Ban disesuaikan

Mengubah ukuran pelek dengan yang lebih tinggi harus diimbangi dengan aplikasi ban yang sesuai. Berapa ukuran yang dibutuhkan, bisa dikonsultasikan dengan pihak diler atau bengkel resmi. Bisa juga ditanyakan ke pihak penjual pelek aftermarket yang benar-benar bisa dipercaya untuk mencari ban yang paling sesuai.

“Jadi naik satu atau dua inci masih aman, tapi ingat jangan cuma pelek saja yang diganti, ban juga harus ikut diganti,” jelas Suparman.

>>> Pilihan mobil bekas berkulitas terlengkap ada disini

3. Ganti shockbreaker

Komponen lain yang sebaiknya diperhatikan saat mengganti pelek mobil adalah shockbreaker atau suspensi. Jika pelek baru kurang sesuai dengan shockbreaker, sebaiknya ganti juga shockbreaker dengan model aftermarket yang sesuai. Bukan soal gaya-gayaan, kesesuaian shockbreaker dengan ukuran ban tidak bisa diabaikan jika ingin mobil tetap nyaman dikendarai.

“Paling penting lagi, agar tetap nyaman dikendarai sokbreaker juga harus ikutan diganti, jadi gayanya dapat, kenyamanan juga tidak berkurang,” kata Suparman.

Dengan banyaknya biaya yang harus dikeluarkan jika ingin mengganti pelek mobil atau memodifikasi yang lain, maka sebaiknya pemilik mempertimbangkan masak-masak saat ingin melakukan modifikasi. Lebih baik tidak mengorbankan kenyamanan hanya alasan kurang suka dengan versi standar.

>>> Modifikasi Lexus UX Bergaya Adventure, Ganti Kaki-kaki Jadi Lebih Kekar

Foto menunjukkan mobil sport dengan pelek modifikasi

Modifikasi mobil butuh biaya tidak sedikit

>>> Baca juga tips otomotif terlengkap lainnya hanya di sini!

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top