Hati-Hati, Aplikasi Spacer atau Adaptor Pada Velg Bisa Berakibat Fatal

31/01/2020

Perawatan dan service

4 menit

Hati-Hati, Aplikasi Spacer atau Adaptor Pada Velg Bisa Berakibat Fatal
Meski tak disarankan, pemakaian spacer atau adaptor umum dilakukan agar velg dapat terpasang sempurna. Jika terpaksa, cermati penggunaannya agar tak celaka

Ketika melakukan penggantian velg dengan versi aftermarket, pemilihan offset yang membuat velg terlihat ‘rata’ dan pas dengan dinding fender, membuat tampilan mobil menjadi lebih keren. Namun terkadang velg incaran memiliki offset yang membuatnya terlihat tidak sesuai lantaran terlalu menjorok ke dalam fender. dampaknya, bisa mengurangi estetika keseluruhan tampilan mobil.

Foto aplikasi velg aftermarket yang ideal pada mobil

Aplikasi velg dengan offset yang tepat tak hanya membuatnya terlihat pas pada fender namun juga lebih aman

>>> HSR Wheel Rilis Lima Velg Baru dengan Desain Kekinian dan Kualitas yang Kompetitif

Sehingga banyak pemilik mobil yang menempuh cara paling mudah, yakni dengan aplikasi spacer atau adaptor. Penggunaan dua piranti tersebut memang tidak disarankan, lantaran beresiko membuat baut roda patah, sehingga bisa berakibat fatal atau celaka. Namun, jika Anda terpaksa menggunakan spacer atau adaptor, sangat disarankan untuk memperhatikan kualitas dan kekuatan spacer atau adaptor yang akan digunakan.

Foto aplikasi spacer dan adaptor pada teromol roda

Pemasangan spacer dan adaptor memang tak disarankan lantaran berisiko membuat baut roda fatigue dan rentan patah

Spacer bisa diartikan sebagai ‘pengganjal’ velg, agar dapat terpasang lebih ‘keluar’ dari offset bawaannya. Spacer ini dipasangkan di antara velg dan teromol roda. Faktor krusialnya adalah ukuran dan kualitas spacer yang akan digunakan. Ukuran tebal maksimal spacer yang disarankan adalah 1 cm. jika lebih dari itu, berisiko membuat baut roda, atau bahkan spacer-nya rentan patah akibat menahan bobot mobil. 

Material spacer yang disarankan juga menggunakan besi padat atau alumunium alloy, demi kekuatan yang maksimal. Hindari menggunakan spacer yang terbuat dari besi kopong, yang mudah patah. “Bedainnya mudah, kalau besi kopong diketok pasti lebih nyaring ketimbang besi biasa,” sahut Karman dari gerai Pesona Ban, di bilangan Jatiwaringin, Jakarta Timur. Harga spacer per buahnya sendiri ditawarkan antara Rp 250-500 ribu berdasarkan materialnya.

Foto spacer dan adaptor aftermarket merek H&R

Meski mahal, namun spacer dan adaptor branded dinilai paling aman karena sudah diperhitungkan spesifikasi dan kekuatannya dengan presisi

>>> Mengenal Istilah Offset Pada Velg

Selain spacer, juga terdapat adaptor. Fungsinya sama, yakni sebagai pengganjal antara velg dan ban. Bedanya, adaptor lebih besar dan bisa dibuat sebagai pengganti PCD lantaran sudah terdapat baut rodanya sekaligus. Adaptor umum digunakan bagi yang ingin menggunakan velg idaman yang memiliki PCD berbeda dari bawaan mobil. Untuk adaptor, ukuran bautnya disarankan antara 2-3 cm, sehingga lebih kuat untuk menopang bobot mobil dan velg. Harga adaptor per buahnya berkisar antara Rp 500 ribu sampai 1 juta tergantung bahan dan PCD yang diinginkan. 

Foto spacer dan adaptor custom dengan kualitas baik

Spacer dan adaptor custom harus memperhatikan material dan ketebalannya agar tetap aman digunakan harian

Jika sudah menggunakan spacer dan adaptor, tidak disarankan untuk berkendara dalam kecepatan terlalu tinggi atau bermanuver terlalu esktrim. Selain itu, pengemudi juga harus lebih waspada dengan kehadiran lubang di jalan, yang dapat membuat kerusakan serius atau bahkan patah pada bagian spacer atau adaptornya.

Tertarik membeli adaptor pada velg mobil, dapatkan melalui link di bawah ini:

>>> Kumpulan tips dan trik otomotif lainnya di Cintamobil.com

 
back to top