Mobil Transmisi Manual Masih Dicintai, Ini Sebabnya

23/03/2021

Pengemudian

4 menit

Mobil transmisi manual nyatanya masih dicintai oleh para pengendara ketimbang mobil matik walaupun popularitasnya memudar. Setidaknya ada 6 alasan di balik itu.

Semakin ke sini, mobil bertransmisi otomatis alias matik kian populer. Tak heran kalau banyak pabrikan makin banyak menyematkan transmisi matik pada model mobilnya. Hal itu berdampak pada penurunan minat akan mobil transmisi manual. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2020, mobil transmisi manual hanya terjual kurang dari 15 persen seperti dikutip Car From Japan. 

Meski demikian, mobil manual masih jauh dari kata mati. Walaupun popularitasnya menurun, masih ada pengendara yang memilih mobil manual ketimbang matik. Apa alasannya? Pastinya, keunggulan pada mobil manual menjadi alasan utamanya. Berikut ini sederet hal yang menjadi alasan mengapa mobil manual masih dicintai. 

5 Penyakit Umum yang Sering Menjangkiti Mobil Matik

Pengoperasian mobil matik cenderung lebih mudah

>>> Ini Sebabnya Mobil Matik Punya Harga Lebih Mahal dari Manual

1. Memiliki Kendali Penuh

Kalau Anda hobi berkendara, mobil manual adalah pilihan yang tepat. Kendali mobil bertransmisi manual sepenuhnya ada di tangan Anda. Anda dapat menentukan kapan harus mengganti gigi saat melintas di kondisi jalan tertentu ataupun menyesuaikan dengan kondisi sekitarnya. Pergantian gigi ini tak bergantung pada sistem komputer seperti halnya mobil matik. 

2. Perawatan Cenderung Mudah 

Mobil bertransmisi matik membutuhkan pergantian oli dan juga filter secara reguler. Pada saat penggunaan normal, degradasi oli pada mobil matik pun memungkinkan karena dipicu pengoperasian dalam temperatur tinggi. Hal ini tak dirasakan oleh mobil transmisi manual. Car From Japan menyebut, mobil manual perawatannya lebih mudah. 

Mobil Manual Honda Mendadak Laku Keras, Apa Sebabnya?

Masih ada pengendara yang lebih suka mengendarai mobil manual

3. Lebih Spesial

Spesial di sini artinya dalam hal pengoperasiannya. Sederhananya, mobil matik bisa dikendarai oleh semua orang karena pengoperasiannya cenderung mudah. Hanya perlu ngegas dan ngerem mobil bisa berjalan dan juga berhenti. Beda halnya dengan mobil manual dimana pengendara butuh menginjak dan melepas kopling untuk berjalan maupun berhenti. 

>>> Meramal Nasib Mobil Manual di Masa Depan

4. Penggunaan BBM Lebih Awet 

Hematnya penggunaan bahan bakar masih jadi bahan pertimbangan sebelum seseorang membeli mobil. Banyaknya penggunaan komponen pada mobil matik disebut menjadi penyebab bahan bakar yang lebih boros. Ini tak dirasakan oleh mobil manual. Penggunaan komponen yang lebih sederhana membuat mobil disebut lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar. 

Meramal Nasib Mobil Manual di Masa Depan

Akselerasi bisa dikendalikan oleh pengemudi

5. Mudah Berakselerasi

Saat berkendara mobil manual, Anda amat mungkin berakselerasi pada waktu tersebut bergantung pada rpm dan kecepatan. Beda halnya dengan mobil matik dimana akselerasi dan rpm diatur secara otomatis. 

6. Lebih Dekat dengan Mobil

Tak bisa dihindari, saat berkendara transmisi manual pastinya ada hubungan khusus dengan mobil itu sendiri. Seperti disebutkan sebelumnya, Anda bisa merasakan kapan waktu yang pas untuk mengganti ke posisi gigi tertentu. Hal itu sudah pasti Anda pahami dengan baik. 

Bagi Anda yang baru berencana membeli mobil, bisa mempertimbangkan enam hal di atas sebelum memilih transmisinya. Jangan sampai salah pilih agar tak merasa menyesal di kemudian hari. 

>>> Cara Pakai Mobil Matik yang Benar Buat Pemula

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top