Seluruh Mobil Morris Garage Produksi 2021 Sudah Dilengkapi APAR

14/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Seluruh jajaran mobil Morris Garage yang diproduksi di tahun 2021 sudah dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan atau banyak dikenal juga sebagai APAR.

Morris Garage (MG) telah melengkapi semua model kendaraannya di tahun 2021 dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Langkah ini dilakukan guna mendukung pemerintah untuk memastikan faktor keamanan di dalam kendaraan. 

>>> Morris Garage Tebar Rezeki Angpao di Tahun Baru Imlek 2021

Gambar menunjukan Mobil MG

Tampilan MG ZS

Morris Garage Mengikuti Peraturan Pemerintah

Berdasarkan Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor. Kini, mulai Januari 2021, setiap pembelian kendaraan MG akan dilengkapi dengan alat pemadam api ringan (APAR). APAR ini difungsikan sebagai pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan dan memerlukan tindakan pemadaman api.  

“Arahan dari pemerintah ini sejalan dengan komitmen MG dalam mewujudkan pengalaman berkendara yang aman. Karena bagi MG, di samping desain dan fitur-fitur mewah, kepuasan pengalaman berkendara juga harus terpenuhi dari sisi keamanan dan keselamatan, karena keunggulan itulah yang pada akhirnya mampu menjadikan mobil MG digemari jutaan orang selama hampir seratus tahun di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, inilah cara kami meredefinisi ekspektasi dan kepuasan berkendara penggemar otomotif dan seluruh pelanggan MG di Tanah Air.” kata Arief Syarifudin selaku Marketing & PR Director Morris Garage Motor Indonesia.

>>> Daftar Harga Kaca Film Mobil Terbaru 2021

Gambar menunjukan Apar

Alat Pemadam Api Ringan

Morris Garage Dilengkapi Juga dengan Layanan Purna Jual Mumpuni

Rasa aman selama berkendara dengan mobil Morris Garage HS dan MG ZS semakin disempurnakan dengan tersedianya layanan purna jual MG Care yang memberikan kemudahan untuk perawatan, perbaikan, hingga bantuan jika pelanggan dihadapkan dengan kondisi darurat. Pelanggan tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya yang besar untuk mendapatkan layanan purna jual MG, karena setiap pembelian unit mobil Morris Garage telah dilengkapi dengan garansi 5 tahun tanpa batasan kilometer serta fasilitas gratis biaya perawatan, termasuk suku cadang dan jasa, hingga 50.000 km atau 4 tahun. 

Keberadaan pusat panggilan siaga yang beroperasi selama 24 jam setiap harinya memudahkan setiap pelanggan untuk pengaduan jika terjadi masalah. Kini siapa saja dapat dengan mudah mengunjungi outlet resmi MG yang telah tersebar di 14 titik di wilayah Medan, Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Makassar, hingga Manado siap memberikan layanan terbaik untuk pelanggan setia MG. Sementara, untuk informasi lebih lanjut seputar detail lokasi outlet, silakan kunjungi www.mgmotor.id. Informasi terkini seputar MG Motor Indonesia juga dapat diakses melalui akun Instagram @mgmotor.id.

>>> Gambaran Harga Mobil Baru yang Dapat Relaksasi PPnBM

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini.

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top