Produksi Toyota Hanya Dipangkas 2% pada Agustus, Penjualan Mulai Pulih?

22/07/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Toyota telah mencanangkan adanya pemangkasan produksi mobil pada Agustus 2020. Namun pemangkasannya tak sebesar Juni dan Juli, apakah ini tanda penjualan pulih?

Sejumlah strategi telah disiapkan oleh pabrikan selama masa pandemi corona di hampir seluruh negara. Sebagai salah satu raksasa otomotif asal Jepang, Toyota pun tak kebal akan imbas penyebaran virus corona. 

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Toyota adalah memangkas jumlah produksinya, menyesuaikan dengan permintaan yang ada. Jika dilihat dari bulan per bulan, Toyota tampak cukup optimis bahwa penjualan mobil bakal mulai pulih Agustus mendatang. 

Pemangkasan Produksi di Agustus Kecil

>>> Berkat Wajah dan Mesin Baru Toyota Harrier 2020 Banyak Diburu

Melansir Reuters, Rabu (22/7/2020), pada Agustus Toyota hanya memangkas 2 persen produksi mobilnya secara global dari rencana semula. Jika dikalkulasikan dengan angka yakni 15.000 unit lebih kecil dari target sebelumnya yang berkisar 750.000 unit. 

Ini artinya ada rasa optimis bahwa penjualan mobil akan kembali bergairah masuk bulan kedelapan tahun 2020. Pengurangan produksi pada Agustus 2020 ini lebih kecil dari Juli yang mencapai 10 persen ataupun Juni sebesar 40 persen. 

Logo Toyota

Produksi Toyota hanya dipangkas 2% pada Agustus 2020

Negeri Sakura sendiri kini tengah was-was akan gelombang kedua penyebaran virus corona. Toyota sendiri mendapati satu karyawannya di kantor pusat positif terinfeksi virus corona pada awal bulan ini. 

Untuk itu, Toyota telah melakukan desinfeksi pada lokasi yang terdampak pada 17 Juli dan kembali memulai aktivitas setelahnya. 

Masih dalam suasan pandemi, Toyota juga berencana untuk melewatkan briefing kepada media terkait pencapaian tahun fiskal dan hasil di kuartal ketiga. Menurut seorang juru bicaranya, seluruh informasi penjualan akan diberikan lewat rilis resmi. 

>>> Toyota Corolla Cross 2020 Meluncur di Indonesia Bulan Depan?

Penjualan Mobil di Indonesia Ikut Terdampak

Produsen otomotif global memang amat terpukul dengan adanya penyebaran virus corona lantaran pabrik pun harus ikut tutup. Banyak produsen yang masih mengantisipasi akan adanya gelombang kedua sehingga memprediksi produksi dan penjualan akan lebih rendah ketimbang tahun lalu. 

Di Indonesia pun mengalaminya. Penjualan mobil mencapai titik terendahnya pada bulan Mei. Penjualan mobil yang rata-rata tembus 80.000an unit dalam satu bulan, kini mencapai 50.000 unit pun sulit. 

produksi mobil di Indonesia

Produksi mobil di Indonesia juga terhambat karena pabrik tutup saat PSBB

>>> Temukan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini

Pada Mei tercatat penjualan mobil hanya mencapai 17.083 unit turun dari sebelumnya 24.272 unit pada April 2020. 

Bulan Juni menjadi titik cerah akan adanya peningkatan penjualan. Tercatat sepanjang bulan keenam tahun 2020, penjualan meningkat menjadi 29.862 unit. Namun ini tak bisa jadi patokan akan pulihnya penjualan secara keseluruhan. 

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sudah menurunkan proyeksi penjualan mobil di Indonesia dari semula 1 juta unit menjadi 600 ribu unit. Sejak Januari-Juni 2020, penjualan mobil di Indonesia baru mencapai 290.597 unit. Masih ada enam bulan tersisa untuk mengejar target tersebut. 

>>> Berita terbaru dari dalam dan luar negeri bisa ditemukan di sini

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top