Mercedes-Benz Kepincut Ekspor Mobil Rakitan Indonesia ke Australia

01/11/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Mercedes-Benz disebut-sebut tertarik untuk mengekspor mobil yang dirakit di Indonesia ke Australia. Saat ini, Mercedes-Benz masih dalam tahap pertimbangan.

Peluang Indonesia untuk melakukan ekspor mobil ke Australia sudah terbuka lebar berkat adanya perjanjian bilateral IA-CEPA (Indonesia-Australia Comprehensive Economy Partnership Agreement yang sudah berlaku sejak 5 Juli 2020. 

Gambar menunjukan Mobil Mercedes

Sudah 50 tahun pabrikan Jerman ini rakit mobil di Indonesia

Rupanya peluang tersebut menarik minat pabrikan asal Jerman Mercedes-Benz untuk mengekspor mobil rakitan Indonesia ke Negeri Kangguru. Seperti diketahui bersama, Mercedes-Benz memiliki pabrik perakitan yang berlokasi di Wanaherang, Bogor. Pabrik itu merakit sejumlah model seperti C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE, hingga GLS.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan ada sejumlah keuntungan bagi Indonesia saat mengekspor produk kendaraan bermotor ke Australia. 

>>> Toyota Tak Mau Buru-buru Ekspor Mobil Buatan Indonesia ke Australia

Mercedes-Benz Siap Ekspor ke Australia?

Dijelaskan Agus, salah satu keuntungan dari adanya IA-CEPA adalah penghapusan tarif perdagangan kendaraan (Completely Built Up) CBU menjadi 0% bagi tipe mobil penumpang yang diproduksi di Indonesia untuk diekspor ke Australia.

Untuk itu, Agus menawarkan kepada produsen mobil dari Jerman agar dapat menjadikan Indonesia sebagai production base kendaraan bermotor yang diekspor ke Australia.

"Mercedes-Benz juga bersedia bekerjasama dan sedang mengeksplorasi peluang ekspor kendaraan ke Australia dan ASEAN, rencananya mereka akan menjadikan Indonesia sebagai hub produksi,” ujar Agus dalam siaran persnya disela-sela kunjungan kerja ke Jerman (29/10/2021). 

Perlu diketahui,  Mercedes-Benz Indonesia (PT MBI) memproduksi sekitar delapan model mobil penumpang, dengan performa produksi pada 2020 sebanyak 457 unit, dan Januari hingga September 2021 sebanyak 224 unit.

Gambar menunjukan Mercedes pabrik wanaherang

Mobil Mercy rakitan Indonesia diharap bisa menyapa warga Australia

Agus menyampaikan, terkait ketertarikan untuk menjadikan Indonesia sebagai hub produksi kendaraan yang diekspor ke Australia, saat ini Mercedes-Benz sedang mengalkukasi value chain dalam rencana produksi. Selain itu, perusahaan tersebut juga sedang mempelajari terkait biaya manufaktur, biaya logistik, regulasi, persyaratan teknologi, tarif pajak, serta hal-hal terkait lainnya. 

“Namun, intinya mereka support dan mereka sedang menyiapkan diri untuk rencana membuka pasar ke Australia,” jelas Agus.

>>> 2 Mobil Mercedes-AMG Kini Dirakit di Bogor

Sempat Rayu Pabrikan Jepang untuk Ekspor ke Australia

Sebelum Mercedes-Benz, pemerintah juga sempat merayu para produsen Jepang untuk melakukan hal serupa. Toyota merupakan salah satunya. Agus diketahui pernah membujuk prinsipal Toyota untuk memberikan restu agar bisa ekspor ke Australia. 

ekspor mobil buatan Indonesia

Produk mobil di Indonesia disebut belum memadai untuk pasar Australia

Meski begitu, Toyota saat ini masih belum memberikan keputusan soal ekspor tersebut. Toyota kabarnya masih ingin melakukan studi mendalam  terkait produknya agar bisa diterima warga Australia.

Saat ini deretan mobil yang diproduksi Toyota Motor Manufacturing Indonesia antara lain Fortuner, Innova, Yaris, Sienta, dan Vios. Sedangkan pasar Australia disebut-sebut lebih tertarik akan sedan. 

>>> Mercedes-Benz Absen di GIIAS 2021, Ini Alasannya

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top