Toyota Tak Mau Buru-buru Ekspor Mobil Buatan Indonesia ke Australia

16/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Toyota Tak Mau Buru-buru Ekspor Mobil Buatan Indonesia ke Australia
Toyota belum memberikan restu untuk melakukan ekspor mobil buatan Indonesia ke Australia. Sebelum melakukan ekspor, Toyota tengah menggodok model yang pas.

Pemerintah cukup serius soal pabrikan di Tanah Air bisa melakukan ekspor mobil ke Australia. Keseriusan tersebut ditunjukan dengan melakukan lawatan langsung ke Jepang guna melobi para prinsipal agar memberikan restunya.

Toyota salah satunya. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut bahwa pihaknya telah membujuk raksasa otomotif asal Jepang itu untuk memberikan izinnya.

ekspor mobil buatan Indonesia

Innova jadi salah satu model yang diekspor

>>> Pemerintah Rayu Produsen Jepang Biar Bisa Ekspor Mobil ke Australia

Masih Mencari Model yang Pas

Meski tak menolak, namun Toyota tak mau terburu-buru bisa melakukan ekspor ke Negeri Kangguru itu. 

"Sudah kami sampaikan Toyota untuk segera masukan pasar ekspor ke Australia dan mereka mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan produk yang cocok dengan Australian market," jelas Agus saat melakukan lawatan ke Jepang. 

Dijelaskan Agus, Toyota ingin melakukan audit yang mendalam terkait produknya agar bisa diterima warga Australia. Seperti diketahui, Toyota memang cukup aktif melakukan ekspor mobil buatan Indonesia ke banyak negara. 

Tercatat puluhan negara sudah mencicipi mobil Toyota buatan Indonesia baik itu yang diproduksi langsung oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ataupun PT Astra Daihatsu Motor. Tapi Australia belum termasuk di dalamnya. Toyota bukan satu-satunya pabrikan yang dirayu agar bisa memberikan restu ekspor mobil buatan Indonesia ke Australia. Ada juga Honda, Mitsubishi, hingga Suzuki dibujuk untuk mengizinkan distribusi ekspor tersebut. 

"Saya melihat dari gesture mereka karena ini bukan kali pertama saya sampaikan buka pasar ekspor ke Australia. Due diligence penting, salah model pasti tidak bisa terserap dengan baik. Nanti saya kembali saya mau mendengar konsepnya seperti apa, yang lain saya push buka pasar Australia mereka punya eagerness," ucap Agus lagi. 

Honda Brio

Pemerintah juga membujuk Honda agar memberikan restu ekspor

>>> Mimpi Indonesia Ekspor Mobil ke Australia Masih Terganjal

Letak Geografis Australia Dekat dengan Indonesia

Peluang Indonesia untuk mengekspor mobil ke Australia memang sudah terbuka lebar. Hal itu dimungkinkan dengan adanya perjanjian bilateral antara Indonesia dan Australia dalam IA-CEPA (Indonesia-Australia Comprehensive Economy Partnership Agreement yang sudah berlaku sejak 5 Juli 2020. 

Pemerintah memang menargetkan bahwa sektro industri otomotif nasional bisa menjadi pemain global. Indonesia juga akan menjadi ekspor hub kendaraan bermotor, baik untuk kendaraan berbasis bahan bakar minyak atau internal combustion engine (ICE) maupun kendaraan listrik atau electrical vehicle (EV).

"Australia merupakan negara yang dekat dengan Indonesia yang penting sama setir kanan jadi tidak perlu lagi membangun di pabrik fasilitas masing-masing, itu yang bicara dari industri tersebut. Mereka sangat paham FTA (Free Trade Agreement) ini," terang Agus. 

>>> Mitsubishi Outlander PHEV Dirakit di Thailand, Jadi Basis Ekspor ASEAN?

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top