Mengenang Lahirnya Mercedes AMG yang Bermula dari Trek Balap

30/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Siapa yang tidak mengenal Mercedes AMG yang merupakan divisi mobil mewah berperforma tinggi. Namun apakah Anda sudah tahu lahirnya sejarah divisi ini?

Setiap produsen mobil pastinya mempunyai ciri khasnya tersendiri untuk menjadi pembeda dengan pabrikan lainnya. Salah satunya merek Mercedes AMG yang secara khusus menangani mobil mewah dengan performa tinggi.

>>> Ini Cara Baru Mercedes-Benz Perangi Tesla di Era Mobil Listrik

Gambar menunjukan Mobil

Brand AMG berhasil meraih reputasi di dunia balap hanya dalam waktu satu malam

 

Awal Mula Berdirinya Mercedes AMG

Nama perusahaan AMG belum dikenal secara luas pada tahun 1971, terutama bagi para pecinta mobil Mercedes-Benz yang memiliki ketertarikan di dunia balap. Nama AMG merupakan akronim huruf pertama yang diambil dari nama keluarga Aufrecht, Melcher dan kota Großaspach (di mana kedua pendiri bekerja pada mesin balap bersama untuk pertama kalinya di tahun 1960-an). Pusat AMG sebelumnya merupakan sebuah pabrik yang berada di kota tetangga Burgstall.

Pada akhir tahun 1971 di ajang balapan 24 Hours of Spa-Francorchamps, brand AMG telah meraih reputasi di dunia balap hanya dalam waktu satu malam. Hans Heyer dan Clemens Schickentanz membawa 300 SEL 6.8 sampai garis finish di posisi kedua dan berhasil mendapatkan kemenangan di kelasnya.

>>> Bawa 5 Mesin, Mercedes AMG Black Series Ini Bisa Berjalan di Air!

Gambar menunjukan Mobil

Mobil 300 SEL 6.8 behasil melesat ke posisi kedua 

Posisi Kedua yang Luar Biasa

Kala itu sedan besar dengan berat 1.635 kilogram (masih 195 kilogram lebih ringan dari versi seri) ini harus menegaskan bahwa mobil tersebut gesit dalam kompetisi di lintasan Belgia. 

Untungnya, kendaraan ini cocok dengan jalur Spa-Francorchamps - sepanjang 14.863 kilometer dengan banyak lintasan lurus yang dapat dikendarai dengan kecepatan penuh. Mobil 300 SEL 6.8 ini dapat bertahan dan melaju dengan andal sepanjang malam karena semakin banyak kendaraan yang keluar dari balapan: saat dini hari, 23 mobil masih melajui; seluruh produsen kendaraan telah menarik perwakilannya. Sementara, orang luar dari Affalterbach tetap berada di jalur nya dan pada akhirnya menjadi kendaraan kedua dari 18 mobil balap yang tersisa untuk melewati garis finish.

Majalah "Road & Track" meninjau tindakan penyeimbangan yang sukses antara tenaga performa dan berat: Selama balapan, V8 besar sangat haus bahan bakar, juga karena bobotnya berarti bannya dapat cepat rusak. Namun, kecepatan garis lurus Red Pig lebih dari sekedar menutupu ketidakefisienannya di lintasan lurus panjang Spa-Francorchamps, dan setelah 24 jam, mobil tersebut akhirnya melesat ke posisi kedua di belakang Ford Capri.

>>> Tips Mengemudi Aman di Malam Hari

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top