Menanti Mobil Listrik KIA Mengaspal di Indonesia

06/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Menanti Mobil Listrik KIA Mengaspal di Indonesia
KIA sudah memiliki deretan produk mobil listrik yang dijual di beberapa negara. Sayangnya, bagi masyarakat Indonesia masih harus menanti kehadirannya.

Hampir seluruh pabrikan otomotif di dunia sudah memiliki mobil listrik sebagai salah satu andalannya. Sayangnya, mobil listrik dari para pabrikan itu masih jarang terlihat di Indonesia. 

Kalau diperhatikan, mobil listrik yang disokong oleh tenaga baterai baru dihadirkan oleh BMW lewat i3s 120Ah. Kemudian ada juga Tesla yang diboyong oleh Improtir Umum Prestige Image Motorcars. 

Salah satu kendala besarnya adalah masih minimnya infrastuktur tempat pengisian ulang baterai mobil listrik. Kemudian, aturan perpajakan juga belum rampung sepenuhnya.

>>> KIA Mau Nebeng Produksi Mobil di Pabrik Hyundai Indonesia?

Sudah Punya Produknya

Mobil listrik KIA

Soul bertenaga listrik jadi andalan KIA saat ini

Tetapi hal itu tak lantas membuat pabrikan asal Korea Selatan KIA menyerah mendaratkan mobil listrik ke Tanah Air. Diakui Marketing and Development Division Head PT Kreta Indo Artha Ario Soerjo, pihaknya telah meminta prinsipalnya di Negeri Ginseng itu untuk serta menghadirkan mobil listrik KIA bagi masyarakat Indonesia. 

"Mereka sudah ada beberapa mobil listrik yang dijual umum contohnya KIA Soul EV dan Nero, tadinya kita juga ingin mempelajari dan sudah ada di daftar kita untuk mempelajari potensi dari market ini sendiri tetapi karena pandemi ini jadi diurungkan," ungkap Ario dalam bincang virtual bersama Forwot baru-baru ini. 

Bicara harga, mobil listrik di Indonesia memang terbilang masih sangat tinggi untuk digunakan secara massal. Harga mobil tanpa asap itu berada di atas rata-rata mobil massal yang laris manis yakni kisaran Rp 200-300 jutaan. Mengambil contoh, mobil listrik dari BMW i3s dibanderol Rp 1,487 miliar ataupun Tesla seharga di kisaran Rp 3 miliaran.

>>> KIA Yakin Bakal Bawa Sonet ke Indonesia

Kehadiran Mobil Listrik KIA Masih Tunggu Aturan Rampung

Hal tersebut pun turut dipikirkan oleh KIA jika nantinya mendatangkan mobil listriknya ke Indonesia. Setidaknya,mobil listrik KIA bisa menjadi daya tarik buat orang Indonesia nantinya.

"Kalau tanya modelnya apa yang kita sudah ada, untuk harga dan lain-lain dan mudah-mudahan juga kalau saudara kita (Hyundai) sukses karena pakai platform sama akan memudahkan KIA untuk juga mengikuti jejak karena basis mobilnya pun sama," jelas Ario. 

Sayangnya, Ario masih menutup rapat informasi mobil listrik KIA model apa yang akan diboyong ke Indonesia.

Pabrik mobil listrik hyundai

Sang saudara, Hyundai tengah membangun pabrik kendaraan listrik di Cikarang

Di samping itu, KIA juga masih menunggu aturan soal mobil listrik termasuk perpajakannya terlebih dulu rampung. Baru kemudian memutuskan langkah selanjutnya di Indonesia. 

"Klasifikasi kendaraan mungkin Oktober 2021 kalau juklak (petunjuk pelaksanaan) sudah jelas, akan merubah yang namanya peta permobilan karena ini akan merubah pajak bukan hanya listrik tapi juga mobil sedan dan mobil MPV lain. Sedan akan lebih murah akan ada pergeran," ungkap Ario. 

"Nanti kita pelajari, banyak keringan pajak untuk siapapun yang bisa merakit kendaraan listrik di Indonesia. Jadi treatmen kendaraan CBU dan rakit akan beda. Keringanan pajak paling besar kalau kita bisa merakit di indonesia. Kalau di tanya kapan kalau bisa secapatnya sambil menunggu aturan jelas," pungkas Ario. 

>>> Berita otomotif terbaru lainnya ada di sini

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top