Komparasi Suzuki S-Presso vs Karimun Wagon R, Mana yang Lebih Baik?

08/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Rumor peluncuran Suzuki S-Presso di Indonesia semakin santer terdengar. Mobil kompak ini kemungkinan akan menemani Suzuki Karimun Wagon R di segmen yang serupa.

Saat ini nama S-Presso sudah didaftarkan sebagai paten pada situs Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kami berasumsi bahwa PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan memperkenalkan Compact SUV ini dalam waktu dekat.

Tentu kita penasaran bagaimana mobil ini jika dibandingkan dengan pendahulunya, Suzuki Karimun Wagon R. Karena desain adalah hal yang subjektif, dan belum ada yang tahu akan selengkap apa fitur yang disematkan oleh SIS, mari kita bandingkan lewat spesifikasinya.

Gambar Suzuki Karimun Wagon R

Apakah kedatangan S-Presso menjadi sinyal diskontinu bagi Karimun Wagon R?

Dimensi

Suzuki S-Presso memiliki panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.565 mm. Sedangkan Karimun Wagon R memiliki panjang 3.635 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.670 mm.

>>> Lebih Dekat Dengan Suzuki S-Presso 2021, Versi Indonesia Bakal Gini?

Secara wheelbase, Karimun masih sedikit lebih panjang dengan 2.400 mm dibanding S-Presso yang memiliki wheelbase 2.380 mm. Namun untuk ground clearance, S-Presso dengan jarak terdekat dengan tanah mencapai 180 mm mengungguli Karimun 10 mm.

Gambar Suzuki S-Presso

Dimensi kedua mobil sebenarnya tak jauh berbeda, bahkan ground clearancenya

Sebenarnya dimensi kedua mobil ini cukup mirip, Karimun hanya sedikit lebih panjang dan lebih tinggi. Perbedaan ground clearance 1 cm pun kami rasa tak berpengaruh banyak terhadap kemampuan mobil untuk melewati jalanan rusak atau genangan air.

Jika harus memilih, rasanya kami masih lebih memilih Wagon R yang nampaknya memberikan leg room dan head room lebih baik. Kita tunggu saja fakta di lapangan seperti apa karena semua ini masih berbasis pada asumsi.

Dapur Pacu

Dalam hal dapur pacu, nampaknya Suzuki S-Presso yang akan diluncurkan di Indonesia menggunakan mesin yang sama dengan S-Presso di India dan Filipina. Jika dugaan kami benar, maka mesin tersebut adalah unit K10B yang saat ini digunakan oleh Karimun Wagon R.

>>> 3 Hal Ini Bikin Suzuki S-Presso Lincah Bermanuver

Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga 67 HP di 5.500 rpm dan torsi maksimal 90 Nm di 3.500 rpm. Cukup bertenaga di putaran bawah dengan karakter mesin overstroke K10B.

Gambar Mesin K10B

Mesin K10B, sama dengan yang digunakan oleh Karimun Wagon R saat ini

Dari segi transmisi, dengan asumsi Suzuki S-Presso yang akan diluncurkan kurang lebih sama dengan yang dipasarkan di negara tetangga, berarti kedua mobil sama-sama memiliki opsi transmisi AGS (Auto Gear Shift) dan manual 5-percepatan.

Kesimpulan

Melihat penjabaran di atas, kita bisa melihat bahwa Suzuki S-Presso dan Karimun Wagon R sebenarnya cukup mirip di luar desain yang tentu sangat berbeda. Setidaknya mobil ini menawarkan sebuah kebaruan dan penyegaran dari Karimun yang sudah lama beredar di Tanah Air.

Kami rasa Suzuki butuh fitur atau harga yang menarik agar mobil ini bisa bersaing dengan mobil-mobil rival di segmen yang serupa. Karena seperti yang kita tahu, Suzuki Karimun Wagon R yang menjadi pendahulunya saja kesulitan untuk bersaing dengan para rivalnya seperti dengan Daihatsu Ayla, bahkan Honda Brio Satya.

Gambar Suzuki Karimun Wagon R

Yang kami tahu, segmen mobil kompak Suzuki memang butuh penyegaran untuk bisa bersaing dengan para rival yang baru diluncurkan

Apakah mobil ini menjadi peningkatan dibanding Karimun Wagon R? Tentu saja. Perlu diingat bahwa mobil ini akan membawa (setidaknya) sistem infotainment yang lebih baik dan desain yang lebih menarik dibanding mobil kompak 'current model' Suzuki tersebut.

>>> Tahun 2021, Suzuki Fokus Penyegaran Produk di Indonesia

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top