Lebih Dekat Dengan Suzuki S-Presso 2021, Versi Indonesia Bakal Gini?

30/08/2021

Mobil baru

2 menit

Share this post:
Berkat rekan kami di ASEAN yakni Philkotse, kami bisa melihat lebih dekat Suzuki S-Presso 2021, versi setir kiri ini akan mirip dengan unit versi Indonesia?

Suzuki S-Presso 2021 tampaknya akan menjadi salah satu line-up jagoan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Sebab, saat ini nama S-Presso sudah didaftarkan sebagai paten pada situs Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Eksterior depan Suzuki S-Presso 2021

Suzuki S-Presso ini adalah versi Filipina

Nah, berkat salah satu jaringan rekan media kami di wilayah ASEAN yakni Philkotse, kita bisa melihat lebih dekat mobil Suzuki S-Presso 2021 ini. Memang, ia masih mengusung format setir kiri (Left Hand Drive), tetapi disinyalir S-Presso versi Indonesia tak akan jauh beda dari ini. Simak ulasan tim Cintamobil.com berikut ini.

Dimensi Kompak

Dari sisi eksterior, kami rasa tak ada yang bisa menyangkal jika aura gagah cukup tercermin dari tampilan luar mobil ini, Mulai dari bentuk grill S-Presso yang terinspirasi dari SUV andalan Suzuki lainnya seperti Jimny dan Vitara, hingga lampu belakang dengan C-shape yang jadi signature dari S-Presso.

Eksterior belakang Suzuki S-Presso 2021

Dimensi kompak jadi keunggulan Suzuki S-Presso

Dimensi bodi S-Presso versi Filipina ini sama dengan yang beredar di India. Tetap kompak untuk bisa diandalkan di dalam kota. Secara dimensi S-Presso memiliki dimensi panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.549 mm, dan jarak sumbu roda 2.380 mm.

Eksterior samping Suzuki S-Presso 2021

Wheelbase tak sampai 2,5 meter

Jika ditelaah dimensi tersebut berbeda tipis dengan Suzuki Karimun Wagon R. S-Presso panjangnya lebih pendek 70 mm dari Karimun, namun lebih lebar 45 mm dari city car 'current model' andalan Suzuki tersebut, serta tingginya lebih rendah 121 mm dari Karimun Wagon R.

Eksterior Suzuki S-Presso 2021

Aura gagah khas SUV tetap tercermin dari mobil ini

Untuk sektor kaki-kaki S-Presso menggunakan ban dengan tapak lebar 165, tebal 70, dan ring 14 inchi (atau ring 13 inchi untuk trim standar). Velgnya sendiri juga hanya steel saja ditutup dengan dop bermotif 'one piece' selayaknya mobil murah racikan India.

>>> Suzuki S-Presso Lebih Cocok Di Indonesia Dari Karimun Baru?

Interior Sederhana

Masuk ke dalam kabin mobil ini, aura ceria langsung terpancar di layout dasbor mobil ini. Canter console-nya terlihat terinspirasi dari pabrikan mobil asal Inggris yakni MINI. Tapi itu bukanlah hal buruk, mengingat kabin MINI Cooper adalah salah satu mobil dengan layout yang keren.

Dashboard Suzuki S-Presso 2021

Interior sederhana namun tetap stylish, sayang tak ada lining warna oranye di sini seperti di India

Spidometer digital berada di tengah mengingatkan akan Toyota Vios generasi pertama. Meski tanpa kehadiran takometer namun sepertinya panel instrumen tersebut tetap mudah dipantau. Apalagi juga terdapat trim yang ada lining berwarna oranye di kisi AC dan panel tengah yang membuat kesan enerjik.

Kursi Suzuki S-Presso 2021

Interior cukup lega

Sistem hiburan atau in-car-entertainment pada Suzuki S-Presso ini patut diacungi jempol. Karena, meskipun ia hanya terdapat 4 buah speaker plus 2 tweeter yang biasa saja, tapi konektivitas di S-Presso patut dipuji.

Audio Suzuki S-Presso

Audio Suzuki S-Presso cukup patut diacunggi jempol

Head unit yang tertanam di center console S-Presso ini sudah mampu terhubung dengan Android Auto maupun Apple Car Play. Sebuah konektivitas kekinian yang akan diidolakan oleh anak muda. Interior mobil ini juga cukup lega untuk ukuran dimensinya.

>>> Tahun 2021, Suzuki Fokus Penyegaran Produk di Indonesia

Mesin Bertenaga

Mesin yang tertanam di balik kap mesin Suzuki S-Presso ini adalah unit potensial dengan kode mesin K10B. Mesin 3 silinder ini memiliki performa yang baik, dan juga irit bahan bakar.

Mesin K10B Suzuki S-Presso

Unit K10B persis di Karimun

Torsi yang dihasilkan dari mesin mungil ini adalah 90 Nm pada putaran mesin serendah 3.500 rpm serta tenaga puncak di 67,1 Hp atau sekitar 50 KW pada kitiran 5.500 rpm. Mesin dengan karakter alami overstroke ini memang punya karakter kuat tenaganya di putaran rendah.

Transmisi Suzuki S-Presso

Transmisi manual 5-percepatan tetap tersedia

Mesin imut ini menyalurkan tenaganya ke dua buah roda depan dengan transmisi manual 5 percepatan ataupun AMT (Automated Manual Transmission) sebagai penghantar tenaga. Kombinasi ini membuat S-Presso enak digunakan pada rute perkotaan maupun stop and go di jalan yang padat.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top