3 Hal Ini Bikin Suzuki S-Presso Lincah Bermanuver

17/08/2021

Mobil baru

2 menit

Tim Cintamobil.com kali ini akan menganalisis mengapa Suzuki S-Presso nantinya akan punya kemampuan bermanuver yang lincah dan cocok untuk mobil perkotaan

Beberapa hari terakhir ini Suzuki S-Presso memang menjadi trending topic di berbagai media top di Tanah Air. Hal tersebut salah satunya karena nama S-Presso sudah terdaftar di sebagai paten pada situs Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Suzuki S-Presso

Nama Suzuki S-Presso kini sudah terdaftar di Kemenkumham Republik Indonesia

Memang, hingga saat artikel ini diturunkan belum ada kejelasan lebih lanjut, apalagi pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) belum banyak membuka suara mengenai hal ini. Tapi, melihat pangsa pasar di negara tetangga yakni India dan Filipina mobil ini diduga kuat akan didaulat sebagai jagoan di dalam kota.

Suzuki S-Presso India

Suzuki S-Presso kini sudah dijual di India (2019) dan Filipina setahun kemudian

Untuk itu, 'divisi teknik' tim Cintamobil.com mencoba untuk menganalisis mobil ini, setidaknya menilik spesifikasi yang ada di India dan Filipina. Kami menemukan terdapat tiga hal yang dapat membuat Suzuki S-Presso ini nantinya akan lincah meliuk di kepadatan dalam kota. Apa saja ya?

1. Dimensi Bodi

Bodi kompak menjadi salah satu keunggulan mobil ini untuk bisa diandalkan di dalam kota. Secara dimensi S-Presso memiliki panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.549 mm, dan jarak sumbu roda 2.380 mm.

Tampak belakang Suzuki S-Presso

Secara dimensi ia lebih pendek dan rendah dari Karimun

Dimensi tersebut ternyata bisa dibilang 'beti' alias beda tipis dengan Suzuki Karimun Wagon R. S-Presso panjangnya lebih pendek 70 mm dari Karimun, namun lebih lebar 45 mm dari city car 'current model' andalan Suzuki tersebut, serta tingginya lebih rendah 121 mm dari Karimun Wagon R.

>>> Ini alasan Suzuki S-Presso juga cocok dipasarkan di Indonesia

2. Ukuran Ban

Hal kedua yang membutnya lincah bermanuver adalah pemilihan ban dan velgnya. S-Presso menggunakan ban dengan tapak lebar 165, tebal 70, dan ring 14 inchi (atau ring 13 inchi untuk trim standar). Velgnya sendiri juga hanya steel saja ditutup dengan dop bermotif 'one piece' selayaknya mobil murah racikan India.

Ban dan velg Suzuki S-Presso

Ban S-Presso di India umumnya pakai ban CEAT Milaze 165/70R17

Namun, bukan PT SIS namanya jika tak melakukan ubahan 'dress up' terhadap mobil ini andai nanti jadi dijual di Tanah Air. PT SIS bisa saja menambahkan opsi velg alloy yang lebih menarik dan tentunya lebih cocok untuk pasar di Tanah Air yang suka dengan mobil yang stylish.

>>> Booking dan dapatkan penawaran menarik Suzuki S-Presso sekarang! Dengan mengisi form di bawah ini secara lengkap

 

3. Radius Putar

Terakhir aspek teknis yang mampu mengkompensasi lincahnya mobil ini adalah radius putarnya. Di brosur S-Presso tercatat radius putar (jari-jari) mobil ini adalah 4,5 meter saja. Hal tersebut makin terbantu dengan aplikasi Electronic Power Steering (EPS) pada mobil ini.

Suzuki S-Presso silver

Radius putar S-Presso lebih baik dari Karimun

Memang jika menilik angka, 4,5 meter bukan sesuatu yang istimewa mengingat Toyota Avanza berbodi lebih besar mampu melakukan manuver putar balik dengan angka yang hanya lebih buruk 0,2 meter alias di angka 4,7 meter.  Namun bagi sebuah city car itu sudah cukup, dan angka 4,5 meter tersebut lebih baik 0,1 meter dari Karimun.

>>> Menerka Fitur di Dalam Suzuki S-Presso

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top