Tahun 2020 lalu, tim kami menemukan info bahwa PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sedang giat mengembangkan the next gen dari Suzuki Karimun. Alih-alih mengambil basis dari Suzuki S-Presso, kabarnya Karimun generasi keempat ini akan punya 'rasa' yang Indonesia banget.
S-Presso lebih pas gantikan Karimun?
Sayangnya, sudah lewat 365 hari alias 1 tahun sejak kabar tersebut tercium oleh kami, salah satu 'orang dalam' perusahaan Jepang tersebut malah memberikan kabar ke kami bahwa belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai generasi penerus Suzuki Karimun tersebut dari PT SIS.
Lebih Masuk Akal
Disinyalir, PT SIS memiliki alasan tersendiri mengapa Suzuki S-Presso lebih terlihat masuk akal dibandingkan mengembangkan mobil baru dari nol. Donny Saputra, selaku direktur marketing 4W Suzuki Indonesia pernah 'ngobrol' dengan kami di suatu kesempatan, bahwa membuat mobil model baru itu butuh proses yang tidak pendek.
Kesuksesan New Carry tak didapat dalam waktu semalam...
Donny sapaan akrab Donny Saputra pun mengatakan bahwa pengembangan suatu produk dari nol itu bisa memakan waktu 4 hingga 5 tahun contohnya Suzuki New Carry Pick Up. Dibutuhkan riset mendalam dengan dana yang tidak sedikit, belum lagi jika terjadi pergeseran tren oleh konsumen.
SUV kompak kini sedang ngetren, tapi S-Presso tak akan melawan mobil ini
Contohnya saat ini, di mana produk SUV kecil dengan dimensi panjang di bawah 4,3 meter sedang populer. Mulai dari merek Korea seperti KIA dengan Sonet, Nissan Magnite, Renault Kiger, Toyota Raize, Hyundai Creta, hingga Daihatsu Rocky. Tentunya, Suzuki tak ingin ketinggalan.
S-Presso jadi strategi pintar Suzuki?
Memang, Suzuki S-Presso yang digadang-gadang akan didaulat sebagai produk anyar Suzuki tak akan head to head dengan produk-produk yang kami sebutkan tadi. Namun, di sanalah pintarnya Suzuki. Buat apa 'bertarung' di kelas yang berdarah-darah dengan potensi kemenangan minim?
Strategi Jitu?
Lebih baik PT SIS fokus ke ceruk pasar baru yang memang pemainnya sedikit. Suzuki S-Presso punya garis-garis desain Sport Utility Vehicle (SUV) kental dengan lekuk body yang kokoh dan macho. Bisa dibilang Suzuki hanya perlu 'melawan' Renault Kwid saja di kelas ini. Otomatis, peluang untuk menang lebih besar.
Kwid cocok jadi rival S-Presso
Terlebih fakta menunjukkan bahwa Suzuki S-Presso secara dimensi bisa dibilang 'beti' alias beda tipis dengan Suzuki Karimun Wagon R. S-Presso panjangnya lebih pendek 70 mm dari Karimun, namun lebih lebar 45 mm dari city car andalan Suzuki tersebut, meski tingginya terpangkas 121 mm dari Karimun Wagon R.
Suzuki S-Presso harganya akan murah (sekali)?
Beredar juga rumor bahwa S-Presso akan dijual dengan harga yang menarik, bahkan beberapa media ada yang menyebutkan harga jualnya akan di bawah mobil kelas Low Cost Green Car (LCGC). Tentunya ini akan jadi senjata utama PT SIS menarik minat konsumen.
>>> Suzuki Jimny LCV, Cara Suzuki Mengakali Regulasi
Kompromi Soal Harga
Tapi harga jual yang terjangkau tersebut bukan tanpa kompromi, jika menilik S-Presso spek India dan Filipina, ada beberapa fitur esensial yang 'disunat' seperti ketiadaan electric mirror, serta power window hanya untuk pengemudi dan penumpang depan saja. Penumpang belakang? Silahkan pakai engkol.
Tak ada gading yang tak retak, harga pasti akan kompromi ke fitur
Meski demikian, dimensi mungil berpadu dengan desain yang SUV look, berpotensi membuatnya laris manis. Prediksi kami, agar tak saling 'makan' di pasar Karimun vs S-Cross, ada kemungkinan Karimun Wagon R akan discontinue atau masih dijual spot order atau bisa jadi hanya khusus untuk ekspor saja.
Karimun akan discontinue? We'll see... Kami harap tidak
Memang sedih rasanya, apalagi bagi pecinta Suzuki Karimun yang sudah mengaspal di jalanan Tanah Air sejak tahun 1999, tapi di kondisi sulit seperti ini tentunya pabrikan harus berpikir rasional. Toh, PT SIS sudah mendaulat Suzuki Carry, Suzuki Ertiga dan Suzuki XL7 sebagai produk utamanya di sini.
Perkembangan Terakhir Mengenai Suzuki S-Presso
Saat ini nama S-Presso sudah didaftarkan sebagai paten pada situs Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Fakta tersebut semakin menunjukkan gelagat PT SIS yang hendak mempergunakan mobil ini sebagai 'senjata' berikutnya di tahun ini setelah facelift Suzuki Carry awal tahun ini.
S-Presso menggendong mesin yang sama dengan Wagon R
Info terakhir yang kami dapat seputar S-Presso adalah ia sedang dites jalan di tempat rahasia. Tak ingin bola liar bergulir begitu saja, kami pun langsung konfirmasi, "Haha, Aku belom bisa kasi informasinya," tutup Yulius Purwanto, selaku Head of 4W Product Development PT SIS saat tim Cintamobil.com tanya mengenai progress mobil ini.







