Komparasi MG ZS vs Suzuki Ignis, Tampil Segar Jadi Daya Pikat  

22/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Komparasi MG ZS vs Suzuki Ignis menjadi ajang pertaruhan dari setiap merek untuk memikat konsumen melalui tawaran nama besar, harga, fitur dan efisiensi

MG ZS dan Suzuki Igni sama-sama telah menjalani program penyegaran penampilan sebagai daya tarik untuk memikat hati konsumen. Jika mengurut waktu, maka Suzuki Ignis versi facelift lebih dahulu tampil hadir (April 2020). Sedangkan MG ZS versi facelift muncul pada September 2021. 

Dengan segenap pembaharuan tersebut, mampukah SUV penganut Brit Dynamic ini memikat konsumen penyuka merek Jepang untuk pindah ke lain hati? Yuk mari kita simak bersama melalui sajian komparasi MG ZS vs Suzuki Ignis GX AGS berikut ini. 

>>> 5 Keunggulan MG ZS yang Harus Anda Ketahui 

Penyegaran 

gambar suzuki ignis

Mendapatkan penyegaran sektor interior dan eksterior 

Untuk Suzuki Ignis, penyegaran penampilan mencakup pembaharuan desain bemper depan belakang (ditambah diffuser dan reflektor), grille, fog lamp dan bezel. Sementara kabin ditambah  desain  seat cover model baru, aksen  silver untuk  konsol tengah,  door trim dan  keyless lebih kecil sehingga mudah disimpan.

gambar mg zs

Bukan sekadar penyegaran, lebih kepada product improvement 

Sedangkan MG ZS tampil segar melalui fascia depan dengan pembaharuan pada bemper, grille, dan lampu depan LED projector. Beralih pada sektor kabin, terdapat head unit 10,1 inci  dengan konektivitas lebih baik,  6-way  driver seat, EPB (electronic parking brake) dan EBA (electronic brake assist). Selain itu, ada tambahan transmisi CVT 8-speed  kamera 360°, 6 airbag, Hill-start Assist dan Hill-descent Control. Dengan demikian, komparasi MG ZS vs Suzuki Ignis GX AGS ini semakin kompetitif.  

Harga

Dalam website resminya, MG Motor Indonesia sudah memasang harga MG ZS yang tersedia dalam tiga pilihan varian mulai dari Activate (Rp 269.800.000), Ignite (Rp 289.800.000) dan  Magnify (Rp 309.800.000).  

Di sisi lain, Suzuki Ignis dipasarkan dalam empat pilihan varian mulai dari  Ignis GL MT (Rp 179.000.000),  Ignis GL AGS (Rp 189.000.000),  Ignis GX MT (Rp 198.000.000), Ignis GX AGS (Rp 208.000.000). 

Dengan demikian terlihat harga MG ZS jauh di atas Suzuki Ignis. Varian termurah MG ZS adalah  Activate dengan harga Rp 269.800.000. Sementara varian termahal Suzuki Ignis adalah GX AGS dengan harga Rp 208.000.000. Artinya, varian termurah MG ZS masih lebih mahal  daripada varian Suzuki Ignis yang paling tinggi.  

>>> Komparasi Suzuki S-Presso vs Suzuki Ignis, Mana Lebih Menarik?

Dimensi 

gambar mg zs

Menawarkan kabin lapang dan bagasi luas 

Bicara soal dimensi, MG ZS terbaru mempunyai ukuran panjang 4.314 mm, lebar 1.809 mm, tinggi 1.624 mm, wheelbase 2.585 mm dan ground clearance 165 mm. Dari data tersebut, MG ZS menawarkan ruang kabin yang lebih lapang. Selain itu, ukuran bodi yang lebih besar menghasilkan volume ruang barang yang mencapai 488 liter. 

gambar suzuki ignis

Gesit dan lincah bermanuver dalam kawasan perkotaan 

Sebaliknya, Ignis memiliki ukuran panjang 3.700 mm, lebar 1.690 mm, tinggi  1.595 mm, wheelbase 2.435 mm dan ground clearance 180 mm sehingga lebih optimal untuk bermanuver di perkotaan. Pada sisi lain, Ignis menawarkan ground clearance  180 mm yang lebih aman untuk melalui jalan rusak atau tergenang air. Ruang kargo Suzuki Ignis berkapasitas 260 liter (kursi baris kedua terpasang) hingga 469 liter (jok belakang dilipat).    

Mesin dan Sistem Penggerak 

gambar mg zs 

Kini didukung transmisi CVT 8-speed yang efisien dan halus 

MG ZS mengandalkan mesin 4 silinder segaris 1,5 liter 15S4C didukung teknologi VTi-TECH dan bertenaga 112,5 hp serta torsi 150 Nm. Terkait performa, mesin MG ZS meraih konsumsi bensin rata-rata 14 km/liter (klaim untuk transmisi otomatis 4-speed). Setelah improvement, transmisi berganti dari otomatis 4-speed menjadi CVT 8-speed yang diklaim lebih halus dan lebih efisien sehingga secara teori, konsumsi bahan bakar akan lebih baik.   

gambar suzuki ignis

Hemat bensin menjadi nilai jual unggulan

Pindah ke Suzuki Ignis, SUV kota nan kompak ini didukung mesin K12M 4 silinder segaris 1,2 liter (1.197 cc) disertai tenaga 82 hp dan torsi 113 Nm. Suzuki Ignis tersedia dengan pilihan transmisi manual 5-speed dan AMT (manual auto clutch) 5-speed. Untuk konsumsi bahan bakar, pengujian oleh  BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan BT2MP (Balai Teknologi Termodinamika, Motor dan Propulsi) mencapai hasil  rata-rata  23,64 km/liter (transmisi manual) dan  23,44 km/liter (AGS).  

Fitur 

Dalam hal fitur, MG ZS dibekali dengan Electric IMAX Panoramic Sunroof, PM 2.5 Filter Air Purifying System dan 360 Omni Directional Camera. Setelah improvement, ada tambahan  5 USB port untuk charging ponsel, digital instrument cluster 7 inci untuk memantau kondisi mobil,  TPMS, bahan bakar, kecepatan  mobil, dan kondisi mobil. Selanjutnya   6 airbag, auto open lock saat mobil tabrakan,  electronic parking brake, hill start assist, dan hill descent control.  

Bicara fitur, Ignis menawarkan auto climate AC, push start-stop button, keyless entry, multi function steering wheel, dual airbag, ABS/EBD, isofix.  

Kesimpulan

Keputusan akhir berada di tangan konsumen. Mari kita memilah selisih harga antara vaian termurah MG ZS yakni Activate seharga Rp 269.800.000 dengan varian termahal Ignis GX AGS yang dijual Rp 208.000.000. Dari selisih harga Rp 61,8 juta, rasanya lebih tepat memilih MG ZS atas dasar pertimbangan deretan fitur yang lengkap dan melimpah. Namun demikian, tentunya konsumen punya pertimbangan lain-lain yang tidak melulu karena harga.     

>>> Mumpung Masih Ada! Ignis VIN 2020 Diskon Rp 19 Juta

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top