Kisah Toyota Avanza dari Penerus Kijang Jadi Mobil Sejuta Umat

26/10/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Toyota Avanza sukses menjadi penerus Kijang hingga mendapat julukan mobil sejuta umat. Bagaimana kisah Avanza itu bermula? Simak ceritanya berikut ini.

Kalau bicara mobil terlaris di Indonesia, mungkin salah satu model yang terlintas di pikiran Anda adalah Toyota Avanza. Wajar, Avanza pasti sering Anda lihat wara-wiri di banyak jalanan Indonesia. Sejak perdana lahir tahun 2003, Avanza masih eksis hingga saat ini dan sanggup bersaing dengan para rival yang masih baru. 

Avanza memang begitu fenomenal. Tapi tahukah Anda bagaimana akhirnya Avanza bisa lahir di Indonesia? Lahirnya Toyota Avanza rupanya berawal dari krisis moneter yang melanda Tanah Air tahun 1998. Singkat cerita, harga mobil pada tahun krisis itu meroket karena mata uang Rupiah terdepresiasi. 

>>> Bisakah Toyota Raize Ikuti Jejak Avanza Jadi Mobil Sejuta Umat?

Toyota Avanza Jadi Penerus Kijang

Tak tanggung-tanggung, peningkatan harga mobil bisa tiga kali lipat. Harga mobil Kijang yang saat ini menjadi salah satu andalan keluarga di Indonesia juga turut melambung hingga akhirnya secara perlahan mulai kehilangan pasar. 

Foto Toyota Kijang Kapsul tipe LGX

Harga Kijang ikut melambung saat krisis moneter tahun 1998

"Segmen yang dimiliki oleh Kijang, waktu itu Kijang kapsul dan kotak relatively gone. Mereka nggak punya pilihan saat itu, mungkin ada tapi terbatas lah ya. Itulah kenapa Avanza di introduce. Tahun 2000 kita getol bagaiamana mengambil lagi customer Kijang ini balik lagi ke Toyota dengan menggunakan produk baru, jadi Avanza didesain untuk mengambil segmen itu," beber Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy belum lama ini. 

Tanpa diduga, Toyota Avanza yang menjadi penerus sukses memikat hati masyarakat Indonesia. Penjualannya dari tahun ke tahun masih moncer dan kalau diperhatikan tak pernah absen dari daftar mobil paling diburu di Indonesia. Mengutip laman Gaikindo, Avanza yang dijual mulai 2004 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Di tahun pertama, Toyota hanya menjual 40 ribu hingga 50 ribu unit Avanza per tahun.

Toyota Avanza

Avanza masih menjadi yang terlaris

Namun di tahun-tahun berikutnya, penjualan Toyota Avanza naik menjadi sekitar 100 ribu unit per tahun. Sampai akhirnya Toyota bisa menjual 1 juta unit yang tercapai pada tahun 2013. Bilamana ditotal sejak tahun 2004 hingga bulan Juli 2013, setidaknya sudah 1.020.103 unit Avanza yang ‘terbang’ ke garasi konsumen. Hal ini lantas membuat Toyotya Avanza dijuluki 'Mobil Sejuta Umat'.

>>> 'Saktinya' Toyota Avanza, Sering Dicibir Tapi Tetap Laris Manis

Kapan Bisa 2 Juta Unit?

Kiprah Avanza tentu tak berhenti sampai di situ. Produksinya masih akan terus berlanjut lantaran model baru disebut tengah disiapkan untuk meluncur. Seperti diketahui bersama, beberapa pekan terakhir wujud Veloz terbaru yang merupakan varian tertinggi dari Avanza muncul di sosial media.

Tampilannya berubah amat drastis dengan wujud menyerupai SUV. Pun demikian dengan fitur di dalamnya. Tak ketinggalan transmisi dan penggerak rodanya juga ikut berubah. 

Foto logo Hybrid di Toyota Corolla Cross Hybrid

Avanza versi hybrid segera hadir?

Belum lagi kabar mengenai Avanza versi hybrid juga santer terdengar belakangan. Kehadiran Avanza hybrid disebut merupakan salah satu langkah Toyota menuju era elektrifikasi yang tengah digaungkan pemerintah. Dengan sederet kemungkinan mobil baru itu bukan tak mungkin penjualan Avanza bakal melampaui 2 juta unit ke depannya. 

"Kita di TAM nggak pernah mikir kaya gitu-gitu sih. 1 juta it happens, kita ingin menjual mobil yang sesuai dengan kondisi pasar bukan kita (targetkan) ingin menjual 1 juta unit," kata Anton. 

>>> Inikah Sebab Toyota Avanza Terbaru Rela Tinggalkan RWD Demi FWD?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top