Wells Vertige 2022, Sports Car Kreasi Garasi  

08/07/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Wells Vertige, hasil kreasi Robin Wells yang ingin membuat sports car performa tinggi yang sesuai dengan selera sendiri dan bisa di-custom sekehendak hati

Bicara soal sports car, Inggris adalah  salah satu surganya. Jadi kalau mau utak-atik sports car ya tidak ada habis-habisnya di negeri pemilik bendera Union Jack itu. Ibaratnya, setiap garasi rumah di negeri Ratu Elizabeth II itu bisa membuat sports car untuk dipakai sendiri.

Berangkat dari tradisi tersebut, sebuah usaha kecil rintisan di Inggris membuat sports car yang siap meramaikan “the Goodwood Festival of Speed” dalam pekan ini.

>>> Inilah Perbedaan Sportcar, Supercar dan Hypercar Dalam Dunia Otomotif

Kreasi Sendiri

Mari kita sambut Wells Vertige 2022, sports car hasil karya tangan dingin pengusaha Robin Wells (makanya sports car tersebut diberi nama sesuai nama belakang kreatornya).

gambar mobil

Sports car hasil buatan sendiri yang sesuai dengan selera

Menurut Robin Wells, sports car hasil kreasinya menawarkan tiga kata mungkin; didesain secantik mungkin, semudah mungkin untuk dipakai, dan seasyik mungkin saat dikemudikan. Maklum saja, Robin Wells sejak tahun 2014 sudah bermimpi untuk membuat sendiri sports car.  

Teknologi Sport

Sebagai sports car, Wells Vertige 2022 menganut resep dasar bobot ringan melalui bodi komposit yang dipadu sasis monocoque baja super-stiff disertai tubular steel roll-cage. Sedangkan sub-frame model tubular menjadi tumpuan suspensi double wishbone depan belakang yang didukung lengan ayun cast-aluminium versi custom.

gambar mobil  

Semua aspek dibuat dengan resep standar sports car

 

Hasilnya? Berat total 850 kg dalam kondisi siap pakai di jalan (pengemudi tinggal nge-gas). Pada sisi lain, Robin Wells memilih paduan velg alloy Speedline dan ban Pirelli Pilot Sport 4 berukuran 205/45 R17 atas pertimbangan harga dan ketersediaan agar tidak menyusahkan pemiliknya.  

gambar mobil

Pintu dengan bukaan ke atas mirip dengan McLaren

Penerapan pintu model McLaren memudahkan akses masuk keluar penumpang dan pengemudi. Uniknya lagi, tata letak cockpit dan posisi mesin tengah belakang (MR) masih memungkinkan mobil sport ini membawa ban serep ukuran standar (full size) dan memiliki ruang bagasi yang cukup layak.  

Dimensi dan Performa

Ukuran panjang 4 meter (setara Ford Fiesta) dan lebar 1,75 meter memberikan keunggulan manuver yang gesit dan lincah bagi Wells Vertige 2022. Dalam hal performa, Wells Vertige didukung mesin Ford 4 silinder segaris 2,0 liter normally aspirated yang terpasang melintang dan transmisi manual 6-speed.

gambar mobil

Posisi mesin tengah belakang menghasilkan distribusi berat yang ideal

Dalam kondisi standar, mesin menghasilkan tenaga  208 hp (bisa di-upgrade sesuai permintaan konsumen). Kombinasi 208 hp dan 850 kg  memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 5 detik dan mencapi top speed di atas 225 km/jam.

gambar mobil

Dibuat tujuh unit dulu untuk keluarga dan teman sebelum diproduksi secara eksklusif

Kabarnya, Robin Wells hanya akan memproduksi Wells Vertige sebanyak 25 unit per tahun demi menjaga nilai eksklusifnya dengan harga US$ 80.000 per unit. Saat ini ada 7 unit .Wells Vertige yang sedang dirpoduksi di Northamptonshire dan akan dirilis musim semi 2002 untuk "keluarga dan teman", Selanjutnya produksi  Wells Vertige akan dipusatkan di WArwickshire, Inggris.   

>>> Lotus Emira, Sports Car Terakhir Lotus Bermesin Konvensional

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top