Senjata KIA Sonet 7-Seater Hadapi Persaingan Sengit Rush-Terios

08/04/2021

Mobil baru

5 menit

Share this post:
KIA Sonet 7-Seater harus siap menghadapi persaingan panas di segmen yang sudah lebih dulu diisi Rush-Terios. Lalu apa senjata yang disiapkan Sonet 7 Seater?

Mobil berkapasitas tujuh penumpang memang identik dengan Indonesia. Kalau diperhatikan, mobil yang memiliki kapasitas tujuh penumpang mendominasi penjualan ketimbang model lainnya. Pun demikian dengan modelnya.

Kalau semula mobil tujuh penumpang identik dengan MPV, kini mulai beralih ke SUV. Ini lantaran mobil jenis SUV tengah digemari masyarakat Indonesia. SUV yang lebih biasanya hanya menampung lima orang, di Indonesia justru tujuh penumpang. Tercatat mulai dari SUV di segmen Low seperti Rush, Terios, hingga yang High sekelas Fortuner, Pajero Sport mampu mengangkut tujuh orang di dalamnya. 

Kia Sonet 7

Toyota Rush kedatangan rival baru saat Sonet 7 hadir

>>> KIA Sonet 7-Seater Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp 199 Jutaan!

Segmen Low SUV Makin Panas

Hal itu rupanya juga diamati oleh produsen asal Korea Selatan, KIA. President & CEO of KIA Asia Pacific Ta Hun (Ted) Lee pun mengamini soal kebutuhan orang Indonesia akan mobil tujuh penumpang. Ted menjelaskan bahwa mobil tujuh penumpang merupakan kunci agar bisnisnya bisa bertahan di Indonesia. 

"KIA bertekad mengembangkan SUV kompak berkapasitas 7 penumpang. Selama merancang dan mengembangkan model kami menghadapi banyak tantangan teknis tetapi akhirnya saya berdiri di sini untuk mengumumkan peluncuran Sonet 7 secara resmi," ungkap Ted saat peluncuran KIA Sonet 7 Seater, Kamis (8/4/2021). 

Kehadiran KIA Sonet 7 artinya membuat segmen Low SUV makin panas. Sonet saat ini harus siap berhadapan dengan para pendahulunya yakni si kembar Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Bukan rahasia lagi kalau keduanya memang amat mendominasi di segmen tersebut. Ada juga Suzuki XL7 yang menawarkan keunggulannya tersendiri. 

Kia Sonet 7

Tak ada perubahan dimensi pada Sonet meskipun kini bisa memuat 7 orang

Lantas apa saja 'senjata' yang disiapkan KIA Sonet 7-Seater untuk merebut hati masyarakat Indonesia? 

1. Tenaga KIA Sonet 7 Seater

KIA Sonet 7 Seater mengusung mesin 1.5L Gamma II Smartstream Engine. Mesin 4-silinder 1493cc ini menghasilkan tenaga puncak 115 PS dan torsi maksimal 144 Nm yang disandingkan dengan transmisi manual 6-speed atau transmisi iVT (Intelligent Variable Transmission) dengan 8-speed virtual gear. Kalau dibandingkan dengan rivalnya, tenaga KIA Sonet ini lebih besar ketimbang Rush-Terios yang hanya 104 PS. 

Foto mesin Gamma II, Smartstream KIA Sonet

Mesin 1.5L Gamma II Smartstream Engine khusus dirancang untuk Indonesia

2. Fitur Sonet 7

Kemudian dari sisi fitur, KIA Sonet 7 dibekali 6 airbag, sistem pengereman ABS, EBD dan Brake Assist, Electronic Stability Control (ESC), Hill Assist Control dan Emergency Stop Signal. Selain itu, masih ada rear camera dengan dynamic parking guide. 

Selain itu masih ada lagi beragam fitur mulai dari Remote Engine Start, Wireless Smartphone Charger, dan Tire Pressure Monitor System. Kemudahan berkendara juga masih didukung dengan adanya Drive Mode dan Traction Control yang dimilikinya.

Kia Sonet 7

Interior Sonet 7

KIA Sonet 7 Seater hadir dengan enam  pilihan warna, yaitu Clear White, Intelligency Blue, Intense Red, Steel Silver, Aurora Black Pearl dan Beige Gold.

3. Harga KIA Sonet 7

Senjata selanjutnya yang ditawarkan KIA pada Sonet 7 adalah soal harganya. Perlu diketahui saat ini KIA Sonet 7 dijual mulai Rp 199,5 jutaan. Harga pada varian Sonet terendah ini menjadi yang termurah dibandingkan Rush ataupun Terios. Untuk Terios, varian termurah setelah mendapat PPnBM dibanderol Rp 200 juta. Sementara Rush termurah dijual Rp 240,5 juta. Untuk perbandingan, berikut daftar lengkap harga Sonet 7 Seater di Tanah Air. 

KIA Sonet Standard 7 MT     Rp 199.500.000,-
KIA Sonet Smart 7 MT     Rp 245.500.000,-
KIA Sonet Smart 7 iVT     Rp 258.500.000,-
KIA Sonet Dynamic 7  iVT Rp 272.000.000,-
KIA Sonet Premiere 7 iVT Rp 296.000.000,-

>>> Bengkel Garasi Motor, Servis KIA dan Hyundai Disini Tempatnya

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top