Inilah Mobil Eropa Paling Bandel, Rekomendasi Redaksi Cintamobil.com

18/08/2021

Jual beli

5 menit

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman dari anggota tim redaksi Cintamobil.com yang sempat 'memelihara' mobil Eropa paling bandel, mobilnya apa saja ya?

Durabilitas alias daya tahan mobil yang prima seakan sudah menjadi nilai jual utama terhadap mobil-mobil lansiran Jepang. Hal tersebut terbukti dari mobil bermerek keluaran Negeri Matahari Terbit tersebut yang cukup minim masalah dan keluhan bila dibandingkan dengan mobil Eropa.

Toyota Camry Hybrid 2016

Durabilitas jadi kekuatan mobil Jepang, adakah mobil Eropa sekuat Jepang?

Tapi tidak semua orang menyukai mobil Jepang, sehingga ada saja yang bertanya-tanya mengenai mobil Eropa mana saja yang masuk kategori 'bandel'. Atas dasar itu kami mencoba untuk mengumpulkan beberapa mobil Eropa paling bandel menurut tim Cintamobil.com.

BMW 320 G20 2021

Apakah mobil Eropa terbaru seperti ini bisa seawet mobil-mobil Eropa lawas?

O ya, mobil-mobil yang masuk di list ini merupakan pendapat kami ya, sebab artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman dari anggota tim redaksi Cintamobil.com yang sempat 'memelihara' mobil Eropa paling bandel tersebut, lantas mobilnya apa saja ya?

1. BMW Seri-3 E36

Menurut salah seorang tim kami, yakni Purwananda 'Nanda' Budyandaka terhadap mobil Eropa yang paling minim keluhan, semakin tua maka akan semakin awet dan durabel. "Kalo BMW ya (Seri-3) E36," tukas pria yang juga sibuk shooting untuk menyajikan tayangan di YouTube CintamobilTV ini.

BMW E36 Seri 3

BMW Seri-3 E36 dipercaya Nanda jadi mobil Eropa yang punya durabilitas baik

Alasannya sederhana, "Mobil ini masih enggak banyak sensor, (secara umum) Enggak ada masalah spesifik di mobil itu, karena cenderung tua yang pasti bodi harus jadi perhatian utama, semua (hal) bisa jadi PR (Pekerjaan Rumah), namanya mobil tua. Wajib dicek semua, keropos bodi, kondisi ring piston, packing," bebernya.

Mesin BMW M43B18

Karena mobilnya sudah tua, pastikan kesehatannya prima

BMW seri 3 berkode bodi E36 saat ini sedang menjadi hype di kalangan generasi muda di Indonesia. Bukan karena hanya digunakan sebagai basis mobil untuk latihan drifting, tetapi karena kini harga terjangkau dan juga dipadu dengan keasyikan berkendara yang masih mumpuni.

>>> Duit Tak Sampai Rp 200 Juta Mending Beli Toyota Avanza atau BMW Bekas?

2. Mercedes-Benz E-Class W124 Boxer

Lain Nanda lain pula Michael Boerma. Menurut pria yang akrab disapa Mike ini lebih menjagokan rival dari BMW yakni Mercedes-Benz. "Kalo Mercy yang paling durable dan reliable itu menurut gue W124 Boxer," papar pria yang juga pemegang lisensi FAA / DGCA Certified Commercial Pilot ini.

Mercedes-Benz Boxer W124

Mercy W124 Boxer punya durabilitas yang baik

Lebih lanjut Mike juga menambahkan, "Karena pada jamannya mobil itu udah over engineered dan build quality-nya luar biasa. Apalagi Mercy (Mercedes-Benz) W124 masih menggunakan Jetronic, jadi belom menggunakan ECU (Electronic Control Unit)," tambah Mike.

Interior Mercedes-Benz W124 Boxer

Mobil Eropa ini punya kualitas buatan yang solid

"Jetronic-nya mati pun mobil masih bisa jalan. Mungkin lebih boros sedikit dan kasar tapi supaya lebih alus tinggal setel rpm lebih tinggi dikit aja udah halus seperti normal. Extra fan pun kalo rusak switch-nya tinggal ganti dengan harga murah atau di langsungin sama ignition," jelasnya.

Blueprint Mercedes-Benz W124

Mercy ini masih racikan Daimler-Benz

Mike juga menambahkan, "Mercy gue jetronic-nya udah enggak fungsi, nah itu cara gue akalinnya, any (semua) Mercedes-Benz sebenernya yang masih manufactured by Daimler-Benz jauh lebih reliable dari (yang sudah buatan) Daimler-Chrysler," kekehnya.

>>> 

3. Mercedes-Benz C-Class W202

Masih dari brand Mercedes-Benz, selain E-Class ada adiknya yakni C-Class yang berkode bodi W202. "Mercy W202 juga masih enak dirawat, sebenernya semua mobil sama aja, selama rajin ngerawat, dan punya uang buat rawatnya. Kalo dua itu nggak bisa ya (mending) enggak usah," sebut Nanda.

Mercedes-Benz W202

Mobil Eropa yang satu ini juga punya durabilitas yang baik

Masih menurut Nanda, "Kalo beli mobil bekas tua, habis beli langsung rekondisi dan cek semua, udah pasti enggak ada masalah setelah itu," tambahnya. Perihal W202 ternyata Mike punya pandangan tersendiri, "W202, W210 dan lain-lain ke atas. Build quality Daimler-Chrysler menurun," salip Mike.

Eksterior samping Merecedes-Benz W202

Harga bekas mobil ini sudah terjangkau

Menurut Mike yang kenyang pengalaman piara mobil tua ini, ternyata di Mercedes racikan Daimler-Chrysler tersebut "Banyak parts-parts ringkih dan gampang patah. Electrical juga bikin pusing dan pasti akan ada masalah." wantinya.

4. Land Rover Defender 300TDi

Selain dua brand tadi, ternyata ada satu brand yang mengejutkan yakni Land Rover asal Inggris. Pengalaman ini didapat dari saya selaku penulis ketika berkesempatan 'piara' spesies lansiran tahun 1994 ini di rumah bersama dengan jip-jip lainnya seperti Toyota FJ40, Daihatsu Taft Rocky sampai Suzuki Jimny SJ dan LJ series.

Land Rover Defender 300TDi 1994

Siapa sangka Land Rover masuk jadi salah satu mobil Eropa yang 'kuat'?

Land Rover Defender yang dimaksud penulis adalah yang varian 300 TDi (mesin turbo diesel 2.500 cc non common-rail). Sejak akhir tahun 2009 hingga tahun 2013 penulis sempat membantu orang tua untuk turut merawat mobil tersebut, dan selama kurang lebih 5 tahun pemakaian tak ditemukan masalah berarti.

Speedometer Land Rover Defender 300 TDi

Land Rover yang penulis miliki saat itu seperti ini panel instrumennya, tak ada takometer

Hanya saja di sekitar tahun 2011 sempat ganti satu set pelat kopling berikut dekrupnya karena terbakar. Disinyalir saat itu ada kesalahan pemakaian oleh ayah penulis. Mentang-mentang mesin diesel bertorsi besar, beliau sering berkendara dengan kecepatan rendah dengan gigi tinggi walhasil part tersebut 'kalah'.

Mesin Land Rover Defender 300TDi

Mesin juga lebih 'badak' dari Defender yang sudah pakai mesin 'Puma' by Ford

Selain itu, Land Rover Defender 300TDi yang keluarga penulis gunakan juga bandel dan tidak pernah mogok, serta hanya perlu diisi solar biasa saja. Hingga mobil ini akhirnya harus dijual tahun 2013 karena ayah penulis sudah pensiun dan merawat mobil hobi seperti ini butuh uang yang tidak sedikit.

>>> CintamobilTV: Beli Mobil Bekas Taksi Bisa Bikin Anda Rugi?

Jadi itulah empat mobil Eropa yang masuk rekomendasi tim Cintamobil.com dan punya durabilitas tak kalah dengan produk Jepang, Anda punya rekomendasi lainnya? Beri tahu kami dengan cara komentar di Facebook Cintamobil.com atau YouTube CintamobilTV ya...

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top