
Sistem pengereman mobil modern kini semakin kompleks. Teknologi perangkat penghenti laju kendaraan ini pun dari tahun ke tahun terus saja berkembang. Diantaranya keberadaan teknologi rem ABS dan EBD.
>>> Rem Mobil Berdecit? 2 Komponen Ini Penyebabnya
Apa sih sebenarnya teknologi rem ABS dan EBD? Karena sudah canggih, perlukah merawat rem ABS dan EBD ini secara rutin? Dan bagaimana cara merawat rem ABS dan EBD? Berikut ulasan selengkapnya.
1.Rem ABS
ABS membuat roda tidak mengunci ketika direm mendadak
>>> Promo mobil baru terbaik cek disini
ABS merupakan singkatan dari Anti lock Braking System. Yakni sebuah teknologi yang mampu mencegah roda terkunci saat dilakukan pengereman mendadak. Tujuannya agar pengemudi masih dapat mengarahkan laju roda sesuai kebutuhan untuk mengindari objek di depannya.
Saat sensor ABS mendeteksi adanya penguncian roda, maka sistem pada rem ini akan melepas piston rem sedikit dalam tempo sepersekian detik untuk kemudian piston diperintahkan menjepit kampas rem lagi. Hal itu berguna agar roda tetap berputar walau pengereman berlangsung. Akibatnya saat di rem roda akan terasa bergetar.
>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini
2. Rem EBD
EBD biasanya disandingkan dengan ABS
Selain ABS, ada juga teknologi perengereman yang disebut Electronic Brake Distribution (EBD). Teknologi ini biasanya dipaketkan dengan ABS. Fungsi utamanya adalah mengatur teknan minyak rem sesuai kebutuhan kendaraan, seperti bergantung pada beban, kecepatan, serta kondisi jalan.
Bersama dengan ABS, EBD akan mengatur tekanan minyak rem ke setiap roda sehingga roda tetap tidak kehilangan daya cengkram namun tetap masih dapat terkontrol lajunya.
>>> Tips merawat kendaraan Anda cek disini
3. Merawat Rem ABS dan EBD
Selalu perhatikan kondisi minyak rem
Sistem pengereman ABS dan EBD menggunakan sensor yang terletak pada beberapa bagian, satu diantaranya pada kaliper rem. Untuk merawatnya, semprotkan cairan pembersih khusus kaliper rem. Lakukan perawatan setidaknya dalam dua bulan sekali.
Perhatikan juga kondisi minyak rem. Jangan sampai minyak rem kurang atau bahkan habis. Perhatikan warna dari minyak rem tersbeut, jika sudah cokelat pekat, maka sebaiknya minyak rem diganti. Merawat rem ABS dan EBD lainnya adalah jangan terlalu sering mengocok pedal rem ketika mobil berhenti. Hal ini bisa menyebabkan sensor ABS cepat rusak.