Pilihan Terbaik Servis Berkala Antara 6 Bulan Atau 10.000 Km

17/06/2020

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Pilihan Terbaik Servis Berkala Antara 6 Bulan Atau 10.000 Km
Pabrik merekomendasikan pemilik mobil melakukan servis berkala di bengkel resmi setiap 6 bulan atau 10.000 km. Lantas, mana yang terbaik antara keduanya?

Perawatan menjadi syarat mutlak agar mobil selalu terjaga kenyamanan dan performanya. Selain itu perawatan juga penting untuk menjaga keawetan kendaraan. Untuk hal yang satu ini, pabrik merekomendasikan pemilik mobil melakukan servis berkala di bengkel resmi sesuai jarak atau waktu yang ditentukan. Misalnya, setiap 6 bulan atau 10.000 km.

Sebagian pemilik terkadang terlalu fanatik dengan salah satu pilihan. Ada yang memilih waktu sebagai patokan. Saat mobil belum mencapai 6 bulan tidak akan diservis meski jaraknya sudah panjang. Ada yang memilih jarak sebagai acuan. Pemilik akan melakukan servis jika jarak sudah terpenuhi. Lantas mana yang terbaik antara keduanya?

6 bulan atau 10.000 km?

Tidak ada pilihan paling ideal antara keduanya. Namun yang pasti dan harus jadi acuan adalah mana yang dicapai lebih dulu.

Dijelaskan Auto2000 di laman resminya, bahwa pemilik mobil memiliki karakter yang berbeda satu sama lain. Termasuk dalam hal waktu pemakaian mobil, cara mengoperasikan mobil, hingga detail-detail terkecil yang berhubungan dengan mobil. Efek dari perbedaan karakter tersebut adalah berbedanya kondisi mobil setelah sekian waktu digunakan atau sekian jarak ditempuh.

>>> Auto2000 Berikan Promo Servis Berkala Sebagai Persiapan New Normal

Gambar menunjukkan Interval Servis Berkala mobil Toyota

Pilihan servis berkala, waktu atau jarak tempuh

Bagi pemilik yang sering beraktivitas menggunakan mobil menempuh jarak jauh seperti urusan kerja atau pelesiran, jarak 10.000 km mudah tercapai dalam waktu singkat kurang dari 6 bulan. Karenanya, patokan jarak lebih diutamakan. Saat mobil sudah mencapai 10.000 km segera lakukan servis meski jarak waktu dengan servis sebelumnya masih kurang dari 6 bulan.

Berbeda dengan mobil yang jarang digunakan atau sering digunakan namun untuk jarak pendek-pendek, jarak 10.000 km biasanya sulit didapat dalam 6 bulan. Karenanya, patokan waktu menjadi lebih penting. Saat waktu sudah mencapai 6 bulan dari servis sebelumnya segera bawa mobil ke bengkel untuk diservis lagi, meskipun kilometernya masih rendah.

Alasan

Satu alasan pasti mobil sering dipakai atau sering menganggur adalah penurunan kualitas part/komponen. Untuk mobil yang sering dipakai, komponen-komponen pada mobil terus bergerak. Cairan-cairan kendaraan seperti oli mesin juga terus bekerja melumasi komponen.

Mobil yang jarang dipakai pun demikian, meski tidak semasif mobil yang selalu digunakan beberapa part dalam mobil harus diganti karena mengalami penurunan. Diantaranya gasket, oli mesin, dan saringan oli (filter).

>>> Rajin Servis Berkala ke Bengkel Bisa Bikin Pengendara Untung

Foto menunjukkan Bengkel Toyota Auto2000

Penting mengetahui kondisi mobil yang sebenarnya

Selain alasan di atas, servis 6 bulan atau 10.000 km penting untuk memastikan part dalam kondisi baik. Diantara aki, sasis, kandungan emisi, klakson, ban, lampu-lampu, minyak power steering, sistem pengereman dan kopling, sistem pendingin mesin, sistem pembakaran, wiper serta washer.

Kesimpulannya, yang terbaik antara 6 bulan atau 10.000 km untuk servis berkala adalah yang dicapai lebih dulu.

>>> Baca Tips dan trik menarik lainnya seputar perawatan mobil!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top