Ini Pilihan BBM dan Oli Yang Bagus Buat Mobil LCGC Menurut BOS

24/10/2018
Punya status mobil murah bukan berarti boleh sembarangan pilih BBM dan oli untuk mobil LCGC. Keduanya tetap harus mendapatkan perhatian agar mobil bisa beroperasi dengan kondisi yang terbaik dan terhindar dari risiko kerusakan lebih cepat. So, ini pilihan BBM dan oli yang bagus buat mobil LCGC menurut BOS.

Foto model bersama Suzuki Karimun Wagon R di pameran

Karimun Wagon R, mobil LCGC unggulan Suzuki yang lama bertahan di Indonesia

Mobil Low Cost Green Car (LCGC) memang identik dengan mobil untuk konsumen kelas bawah karena harganya yang paling terjangkau dibanding mobil segmen lain macam city car, MPV dan SUV. Meski demikian untuk soal pilih memilih bahan bakar (BBM) dan oli tidak boleh dibaikan alias harus diperhatikan dengan seksama.

Jangan mentang-mentang mobil murah terus sembarangan pakai BBM dan oli sebab keduanya berpotensi merusak mesin mobil kalau pemilihannya tidak pas. Berikut pilihan BBM dan oli yang bagus buat mobil LCGC menurut BOS alias bengkel Ban Oli Service Cabang Jatimurni, Pondok Melati, Bekasi belum lama ini.

Pertama; BBM minimal RON 92

Secara garis besar, apapun mobilnya bahan bakar yang digunakan harus sesuai dengan kompresi mesin. Khusus mobil LCGC karena rata-rata kompresinya adalah 10:1, bahan bakar yang digunakan minimal RON 92.

"Bahan bakar kan ada minimal. yaitu Ron-nya 92," tutur Wandi, Supervisor BOS.

Di Indonesia ada beberapa BBM yang punya nilai RON 92 bahkan lebih seperti yaitu Pertamax 92, Pertamax Turbo 98, Shell Super dan Shell V-Power. Kalau mau yang paling murah, pilih Pertamax 92 buatan Pertamina yang harganya saat ini Rp 10.400 per liter di SPBU.

>>> Mobil Honda Diklaim Aman Pakai Premium, Benarkah?

Foto seorang petugas SPBU sedang mengisi Pertamax ke mobil pelanggan

BBM mobil LCGC minimal Pertamax RON 92

Kedua; Oli yang encer

Sama dengan penggunaan BBM yang harus sesuai kompresi, dalam memilih oli juga harus merujuk pada rekomendasi pabrik. Mobil LCGC disarankan menggunakan oli yang tidak begitu kental alias encer dengan ukuran kekentalan 0W-20 agar kinerja mesin lebih ringan. Kalau dipaksakan pakai oli kental seperti 20W-50, mesin akan bekerja lebih keras yang berefek pada ngelitik.

"LCGC-kan mesinnya kecil, itu butuh oli yang encer. Karena motel-motelnya presisi, lubang oli-nya kecil juga, ketika dikasih oli yang kental membuat sirkulasi jadi terhambat. Efeknya ngelitik pasti," kata Wandi.

>>> Tertarik membeli mobil baru? Klik disini untuk informasi lebih lanjut

Foto oli mesin SAE 0W-20

Paling bagus pilih oli sesuai rekomendasi pabrikan

>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

Fatchur Sag

Ulasan anda