Jarang Diketahui, Ini Dia Beragam Lokasi Ban Serep Mobil

01/07/2021

Perawatan dan service

4 menit

Share this post:
Lokasi ban serep berlainan antara mobil yang satu dengan mobil lain karena disesuaikan mengikuti pembagian ruang yang tersedia di dalam kabin kendaraan.

Ban cadangan atau ban serep mempunyai fungsi vital sebagai pengganti ban yang bermasalah di tengah perjalanan. Karena tidak tahu kapan akan digunakan, ban pengganti harus disimpan dengan baik dan harus siap pakai. Masalahnya, ruang simpan ban cadangan harus berbagi dengan ruang lainnya dalam mobil. Itu sebabnya lokasi ban serep kerap berlainan antara mobil yang satu dengan mobil yang lainnya.

1. Bagasi Mobil 

gambar ban serep

Penyimpanan yang paling aman untuk ban serep 

Sebagian mobil mempunyai lokasi ban serep di dalam ruang bagasi. Di atas lokasi ban serep biasanya ditutup lembaran sejenis kayu yang berlapis karet atau plastik sebagai partisi ruang bagasi. Posisi penyimpanan seperti ini paling baik dari segi keamanan, keselamatan dan kebersihan. Kondisi ban selalu bersih, aman dari pencurian dan aman dari tabrakan belakang. 

gambar ban serep

Ban cadangan jenis temporer untuk menghemat ruang simpan ban dalam bagasi 

Pada sisi lain, posisi simpan di ruang bagasi merepotkan saat harus mengangkat ban terutama bagi mereka yang bermasalah dengan pinggang. Selain itu, pemilik mobil sering malas untuk mengecek kondisi ban karena harus membongkar isi bagasi. Ada beberapa mobil yang memakai ban serep jenis temporer (berukuranmlebih kecil daripada ban standar). Penyimpanan ban serep dalam bagasi digunakan pada city car, hatchback dan sedan.

>>> KNKT: Vulkanisir Ban Truk & Bus Itu Aman, Asal...

2. Bawah Mobil

 gambar ban serep

Penyimpanan ban cadangan di bawah mobil dengan metode derek/katrol dan rantai 

Secara umum ada 2 jenis penyimpanan ban serep di bawah dek lantai belakang. Pertama, ban di dalam sangkar batangan logam yang digantung ke sasis dan proses naik turun ban dilakukan dengan memutar baut penahan memakai kunci roda. Kedua, ban digantung ke sasis melalui sistem derek/katrol dengan rantai dan proses naik turun ban memakai pemutar dongkrak.

gambar ban serep

Rawan dicuri, rawan lepas di jalan dan cepat kotor 

Posisi simpan ban di kolong mobil lebih rawan dalam hal keamanan (pencurian), keselamatan (kencangkan dengan benar agar ban tidak lepas jika terjadi tabrakan dari arah belakang) dan kebersihan (mudah kotor). Lebih baik jika dilengkapi kunci pengaman tambahan.

Pada sisi lain, ban serep kolong membuat kabin dan ruang bagasi menjadi bersih dan lapang. Umumnya, mobil jenis MPV menganut metode ban cadangan kolong karena mengutamakan kabin penumpang. Sementara SUV dan pick-up memilih ban serep kolong karena faktor dimensi (besar dan berat).

>>>  Harus Rutin Diperiksa, Jangan Sampai Ban Serep Kempes Saat Mau Dipakai 

3. Belakang Mobil

gambar ban serep

Lokasi ban cadangan favorit untuk SUV dan punya julukan "konde"

Ban cadangan di belakang mobil memiliki 2 macam penempatan. Pertama, ban serep digantung secara langsung ke pintu belakang. Kedua, ban pengganti dipasang pada dudukan khusus secara terpisah. Karena tampilannya unik, kerap disebut dengan istilah "konde". Letaknya memudahkan proses bongkar pasang dengan cepat, namun ban cepat kotor dan gampang dicuri sehingga wajib dilengkapi kunci pengaman tambahan. Umumnya SUV menganut posisi ban serep belakang.

gambar ban serep

Dudukan khusus yang lebih kuat untuk ban serep belakang

Untuk lokasi ban serep yang pertama, ban dipasang pada dudukan di pintu belakang mobil. Nilai minusnya adalah engsel pintu sering “turun” karena memanggul langsung ban sehingga pintu kerap miring dan sulit ditutup rapat. Jadi selalu gunakan ban standar ya!

Solusi masalah itu adalah dudukan khusus yang lebih kuat dan terpisah untuk lokasi ban serep sehingga tidak membebani engsel pintu belakang. Hanya saja akses pintu belakang menjadi terhambat karena harus membuka dudukan ban lebih dahulu jika ingin membuka pintu belakang.

4. Tire Sealant Kit

gambar sealant

Cairan penambal ban yang mudah dan praktis 

Belakangan, sejumlah pabrikan mobil meniadakan ban serep dan sebagai gantinya memberikan tire sealant kit untuk alasan keamanan dan keselamatan. Perangkat tersebut ditempatkan di bagasi dan dipakai saat ban kempis dalam perjalanan.

Cukup sambungkan selang kaleng cairan penambal ban ke pentil ban lalu pompa ban dengan kompresor portabel. Mudah dan praktis. O iya selalu cek kondisi kesiapan kompresor portabel dan  cairan penambal ban.  

5. Ban Run Flat

gambar ban

Bebas khawatir sejauh 80 km dan 80 km/jam, tinggal siapkan anggaran tambahan

Kini semakin banyak pabrikan mobil yang menjadikan ban run flat sebagai kelengkapan standar. Dengan demikian tidak ada lagi ban serep dan tidak ada lagi tyre sealant kit. Ban kempis? Ya jalan terus hingga sejauh 80 km dan 80 km/jam untuk mencapai lokasi aman. Jadi semakin aman, mudah dan praktis. Hanya saja siapkan anggaran tambahan untuk ban run flat yang harganya beberapa kali lipat lebih mahal daripada ban non run flat.

>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top